Follow Us :              

Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa

  16 October 2025  |   10:30:00  |   dibaca : 961 
Kategori :
Bagikan :

Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa

16 October 2025 | 10:30:00 | dibaca : 961
Kategori :
Bagikan :

Foto : Gholib (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa
Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa
Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa
Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa
Gubernur Jateng Dukung GP Ansor Jadi Mitra Pemerintah dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa

Foto : Gholib (Humas Jateng)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberikan dukungan kepada Gerakan Pemuda (GP) Ansor sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo atau Gus Shidqon, menyampaikan undangan kepada Gubernur untuk menghadiri Pelantikan Pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029, yang akan digelar pada 2 November 2025 di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Semarang.

“Inti kedatangan kami untuk mengundang Pak Gubernur hadir dalam pelantikan pengurus baru. Di luar itu, Ansor juga selalu mendukung program-program pemerintah. Kami sudah melakukan sejumlah kolaborasi dengan Pemprov, salah satunya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ujarnya.

Pada pertemuan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor atas kontribusi dan peran aktifnya dalam kegiatan sosial serta pembangunan di daerah. 

Ia menegaskan pentingnya peran organisasi kepemudaan, khususnya yang berakar di masyarakat untuk menginisiasi program gerakan sosial serta menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk pengentasan kemiskinan.

“Selamat atas pelantikannya nanti. Prinsip saya, semua ormas (organisasi masyarakat) termasuk NU (Nahdlatul Ulama) dan Ansor, harus kita gerakkan dan kita openi (jaga/perhatikan). Mereka perlu kita libatkan untuk bekerja bersama masyarakat, terutama di level desa, agar bisa membantu penuntasan kemiskinan,” tegasnya.

Sebagai informasi, GP Ansor merupakan badan otonom NU yang berdiri sejak 24 April 1934 dan berfokus pada pengembangan generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan berjiwa pengabdian.

Melalui kepengurusan baru, GP Ansor diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendorong kemajuan Jawa Tengah serta mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.


Bagikan :

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., memberikan dukungan kepada Gerakan Pemuda (GP) Ansor sebagai salah satu mitra strategis pemerintah dalam upaya pemberdayaan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah pada Kamis, 16 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo atau Gus Shidqon, menyampaikan undangan kepada Gubernur untuk menghadiri Pelantikan Pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029, yang akan digelar pada 2 November 2025 di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Semarang.

“Inti kedatangan kami untuk mengundang Pak Gubernur hadir dalam pelantikan pengurus baru. Di luar itu, Ansor juga selalu mendukung program-program pemerintah. Kami sudah melakukan sejumlah kolaborasi dengan Pemprov, salah satunya melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” ujarnya.

Pada pertemuan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada GP Ansor atas kontribusi dan peran aktifnya dalam kegiatan sosial serta pembangunan di daerah. 

Ia menegaskan pentingnya peran organisasi kepemudaan, khususnya yang berakar di masyarakat untuk menginisiasi program gerakan sosial serta menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk pengentasan kemiskinan.

“Selamat atas pelantikannya nanti. Prinsip saya, semua ormas (organisasi masyarakat) termasuk NU (Nahdlatul Ulama) dan Ansor, harus kita gerakkan dan kita openi (jaga/perhatikan). Mereka perlu kita libatkan untuk bekerja bersama masyarakat, terutama di level desa, agar bisa membantu penuntasan kemiskinan,” tegasnya.

Sebagai informasi, GP Ansor merupakan badan otonom NU yang berdiri sejak 24 April 1934 dan berfokus pada pengembangan generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan berjiwa pengabdian.

Melalui kepengurusan baru, GP Ansor diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendorong kemajuan Jawa Tengah serta mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu