Follow Us :              

Ikuti Trail Run Baturraden dan Tanam Pohon di Kebun Raya, Sekda Ajak Masyarakat Jateng Jaga Kelestarian Alam 

  23 November 2025  |   05:30:00  |   dibaca : 445 
Kategori :
Bagikan :


Ikuti Trail Run Baturraden dan Tanam Pohon di Kebun Raya, Sekda Ajak Masyarakat Jateng Jaga Kelestarian Alam 

23 November 2025 | 05:30:00 | dibaca : 445
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

BANYUMAS – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengikuti kegiatan Trail Run Baturraden, di Kabupaten Banyumas pada Minggu, 23 November 2025. 

Kegiatan yang dilakukan bersama Komunitas Tendbir Semarang ini dimulai dari Curug Bayan dan berakhir di Kebun Raya Baturraden. Setibanya di area kebun raya, Sekda bersama para peserta mananam sebanyak 51 bibit pohon, di antaranya pohon sarangan, pohon mranak, dan lainnya. 

Dalam kesempatan itu, Sekda mengatakan, Kebun Raya Baturraden adalah kawasan konservasi dan pelestarian alam dan tumbuh-tumbuhan. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan konservasi tersebut. 

“Teman-teman di sini mengidentifikasi tanaman-tanaman yang ada di wilayah Jawa Tengah, yang mungkin jumlahnya tidak banyak lagi. Lalu kita tanam di Kebun Raya Baturraden ini," katanya.

Melalui kegiatan konservasi itu, Sekda mengajak masyarakat untuk memahami fungsi tanaman, salah satunya untuk menunjang kawasan Baturraden di lereng Gunung Slamet sebagai daerah resapan air. Sebab, keberadaan air penting untuk memenuhi kebutuhan irigasi dan air baku bagi warga.

"Penanaman pohon di bukit gunung ini, untuk menjaga kelestarian hutan dan melindungi daerah-daerah tangkapan air, sehingga kebutuhan air di Jawa Tengah bisa tetap terpenuhi," katanya.

Harapannya, upaya konservasi itu bisa dilakukan secara meluas oleh berbagai elemen masyarakat, agar kelestarian lingkungan di Jateng tetap terjaga.  

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan, luas Kebun Raya Baturraden mencapai 143,5 hektare. Kawasan tersebut berfungsi untuk lokasi penelitian, pendidikan, wisata, dan konservasi lingkungan.

"Koleksi tanaman di sini adalah tumbuhan pegunungan Jawa. Akan tetapi, juga saling tukar-menukar koleksi (dengan berbagai daerah), sehingga jumlah tanaman pelestariannya tetap dijaga dari seluruh Indonesia," katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini ada 670 spesies tanaman, 3.263 spesimen, 409 genus, dan 129 famili tumbuhan di Kebun Raya Baturraden.


Bagikan :

BANYUMAS – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengikuti kegiatan Trail Run Baturraden, di Kabupaten Banyumas pada Minggu, 23 November 2025. 

Kegiatan yang dilakukan bersama Komunitas Tendbir Semarang ini dimulai dari Curug Bayan dan berakhir di Kebun Raya Baturraden. Setibanya di area kebun raya, Sekda bersama para peserta mananam sebanyak 51 bibit pohon, di antaranya pohon sarangan, pohon mranak, dan lainnya. 

Dalam kesempatan itu, Sekda mengatakan, Kebun Raya Baturraden adalah kawasan konservasi dan pelestarian alam dan tumbuh-tumbuhan. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan konservasi tersebut. 

“Teman-teman di sini mengidentifikasi tanaman-tanaman yang ada di wilayah Jawa Tengah, yang mungkin jumlahnya tidak banyak lagi. Lalu kita tanam di Kebun Raya Baturraden ini," katanya.

Melalui kegiatan konservasi itu, Sekda mengajak masyarakat untuk memahami fungsi tanaman, salah satunya untuk menunjang kawasan Baturraden di lereng Gunung Slamet sebagai daerah resapan air. Sebab, keberadaan air penting untuk memenuhi kebutuhan irigasi dan air baku bagi warga.

"Penanaman pohon di bukit gunung ini, untuk menjaga kelestarian hutan dan melindungi daerah-daerah tangkapan air, sehingga kebutuhan air di Jawa Tengah bisa tetap terpenuhi," katanya.

Harapannya, upaya konservasi itu bisa dilakukan secara meluas oleh berbagai elemen masyarakat, agar kelestarian lingkungan di Jateng tetap terjaga.  

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan, luas Kebun Raya Baturraden mencapai 143,5 hektare. Kawasan tersebut berfungsi untuk lokasi penelitian, pendidikan, wisata, dan konservasi lingkungan.

"Koleksi tanaman di sini adalah tumbuhan pegunungan Jawa. Akan tetapi, juga saling tukar-menukar koleksi (dengan berbagai daerah), sehingga jumlah tanaman pelestariannya tetap dijaga dari seluruh Indonesia," katanya.

Ia mengungkapkan, saat ini ada 670 spesies tanaman, 3.263 spesimen, 409 genus, dan 129 famili tumbuhan di Kebun Raya Baturraden.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu