Follow Us :              

Tepati Janji, Gubernur Jateng Bantu Mahasiswa Rantau Asal Aceh, Sumbar, dan Sumut

  15 January 2026  |   12:00:00  |   dibaca : 27 
Kategori :
Bagikan :


Tepati Janji, Gubernur Jateng Bantu Mahasiswa Rantau Asal Aceh, Sumbar, dan Sumut

15 January 2026 | 12:00:00 | dibaca : 27
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Mizan (Humas Jateng)

SEMARANG – Janji Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., untuk membantu mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang saat ini menempuh pendidikan di Jateng akhirnya terealisasi. 

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu ketiga provinsi itu dilanda bencana yang menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Tak tinggal diam, Gubernur Jateng turun tangan langsung untuk memberikan perhatian, motivasi, dan bantuan bagi para mahasiswa rantau asal tiga provinsi tersebut.  

Pemerintah Provinsi Jateng melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng menyalurkan bantuan biaya tempat tinggal selama tiga bulan bagi 162 mahasiswa. Adapun dari total bantuan senilai Rp332.100.000 itu, setiap mahasiswa sedikitnya akan menerima sebanyak Rp1.950.000.

Bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara dari berbagai perguruan tinggi di Jateng, antara lain Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, dan Universitas Terbuka. 

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jateng pada Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan pesan penyemangat bagi para mahasiswa agar mereka terus mengejar mimpi dan melanjutkan pendidikan, meskipun sedang menghadapi cobaan.

“Pendidikan tidak boleh berhenti. Dalam menempuh pendidikan tentu tidak selalu mulus, selalu ada ujian untuk mencapai cita-cita yang luhur,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, bantuan ini menjadi realisasi komitmen yang disampaikan oleh Gubernur Jateng saat mengunjungi para mahasiswa rantau yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.  

“Harapannya, bantuan ini bisa menjaga semangat belajar mereka, mengejar ilmu, dan kelak kembali membangun daerah asalnya,” ucap Wagub.

Selain bantuan untuk mahasiswa, Pemprov Jateng juga sudah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke tiga provinsi tersebut dengan total mencapai Rp2,5 miliar. 

Ketua Ikatan Mahasiswa Minangkabau, M. Ghazza Al Hafidz Hasbi, menilai, Pemprov Jateng konsisten menepati janji yang disampaikan sejak awal.

“Kami merespons sangat baik. Apa yang dijanjikan saat kunjungan Bapak Gubernur di Asrama Aceh, benar-benar terealisasi dan terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dari sekitar 500 mahasiswa asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan di Jateng, ada 39 orang yang terdampak banjir dan semuanya sudah terdata sebagai penerima bantuan. 

Ghazza mengatakan, wilayah terdampak bencana yang cukup parah di Sumatera Barat, antara lain ada di Kabupaten Agam dan beberapa kawasan di Kota Padang, di mana banyak rumah rusak dan akses jalan terputus akibat banjir.

“Alhamdulillah, 39 mahasiswa yang terdampak dari Sumatera Barat sudah ter-_cover_ bantuan. Ini sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG – Janji Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., untuk membantu mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, yang saat ini menempuh pendidikan di Jateng akhirnya terealisasi. 

Sebagai informasi, beberapa waktu lalu ketiga provinsi itu dilanda bencana yang menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Tak tinggal diam, Gubernur Jateng turun tangan langsung untuk memberikan perhatian, motivasi, dan bantuan bagi para mahasiswa rantau asal tiga provinsi tersebut.  

Pemerintah Provinsi Jateng melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng menyalurkan bantuan biaya tempat tinggal selama tiga bulan bagi 162 mahasiswa. Adapun dari total bantuan senilai Rp332.100.000 itu, setiap mahasiswa sedikitnya akan menerima sebanyak Rp1.950.000.

Bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa asal Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara dari berbagai perguruan tinggi di Jateng, antara lain Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus, dan Universitas Terbuka. 

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di Gedung Merah Putih Kompleks Kantor Gubernur Jateng pada Kamis, 15 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan pesan penyemangat bagi para mahasiswa agar mereka terus mengejar mimpi dan melanjutkan pendidikan, meskipun sedang menghadapi cobaan.

“Pendidikan tidak boleh berhenti. Dalam menempuh pendidikan tentu tidak selalu mulus, selalu ada ujian untuk mencapai cita-cita yang luhur,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, bantuan ini menjadi realisasi komitmen yang disampaikan oleh Gubernur Jateng saat mengunjungi para mahasiswa rantau yang terdampak bencana beberapa waktu lalu.  

“Harapannya, bantuan ini bisa menjaga semangat belajar mereka, mengejar ilmu, dan kelak kembali membangun daerah asalnya,” ucap Wagub.

Selain bantuan untuk mahasiswa, Pemprov Jateng juga sudah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke tiga provinsi tersebut dengan total mencapai Rp2,5 miliar. 

Ketua Ikatan Mahasiswa Minangkabau, M. Ghazza Al Hafidz Hasbi, menilai, Pemprov Jateng konsisten menepati janji yang disampaikan sejak awal.

“Kami merespons sangat baik. Apa yang dijanjikan saat kunjungan Bapak Gubernur di Asrama Aceh, benar-benar terealisasi dan terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dari sekitar 500 mahasiswa asal Sumatera Barat yang menempuh pendidikan di Jateng, ada 39 orang yang terdampak banjir dan semuanya sudah terdata sebagai penerima bantuan. 

Ghazza mengatakan, wilayah terdampak bencana yang cukup parah di Sumatera Barat, antara lain ada di Kabupaten Agam dan beberapa kawasan di Kota Padang, di mana banyak rumah rusak dan akses jalan terputus akibat banjir.

“Alhamdulillah, 39 mahasiswa yang terdampak dari Sumatera Barat sudah ter-_cover_ bantuan. Ini sangat berarti bagi kami,” pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu