Follow Us :              

Dongkrak PAD, Sekda Jateng Minta Kinerja BUMD dan BLUD Terus Digenjot

  04 March 2026  |   13:00:00  |   dibaca : 136 
Kategori :
Bagikan :


Dongkrak PAD, Sekda Jateng Minta Kinerja BUMD dan BLUD Terus Digenjot

04 March 2026 | 13:00:00 | dibaca : 136
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di wilayahnya untuk menggenjot kinerja guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Menurutnya, peningkatan kontribusi dari kedua unsur tersebut mampu menumbuhkan kemandirian pendapatan daerah.

"Pak Gubernur punya harapan besar dari kemandirian ini," ucapnya saat membuka Pra Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2026, Penyusunan Rencana Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027, di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng pada Rabu, 4 Maret 2026. 

Sekda menyampaikan, keberadaan BUMD memang diorientasikan untuk bisnis, sehingga dituntut untuk terus berkembang. Dengan begitu, keduanya mampu memberikan kontribusi terhadap PAD secara signifikan. 

 "Kami berharap bahwa pengelolaan yang  lebih maju bisa berkontribusi untuk peningkatan PAD di Jawa Tengah," ucapnya. 

Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Jateng, Masrofi, menambahkan, perlu upaya dan kerja yang lebih keras untuk mencapai target yang telah ditentukan. 

"Kami menyadari bahwa untuk mencapai target pendapatan yang ditetapkan tahun anggaran 2026, masih diperlukan upaya dan kerja lebih keras," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya lebih kreatif dan inovatif dalam mendayagunakan seluruh sarana prasarana maupun sumber daya manusia yang ada untuk menggenjot pendapatan tersebut. 

"Di tahun 2027 diharapkan akan ada terobosan-terobosan baru, dalam mencapai target pendapatan yang ditetapkan," tegasnya.


Bagikan :

SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, meminta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di wilayahnya untuk menggenjot kinerja guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Menurutnya, peningkatan kontribusi dari kedua unsur tersebut mampu menumbuhkan kemandirian pendapatan daerah.

"Pak Gubernur punya harapan besar dari kemandirian ini," ucapnya saat membuka Pra Rapat Koordinasi Pendapatan Tahun 2026, Penyusunan Rencana Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027, di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng pada Rabu, 4 Maret 2026. 

Sekda menyampaikan, keberadaan BUMD memang diorientasikan untuk bisnis, sehingga dituntut untuk terus berkembang. Dengan begitu, keduanya mampu memberikan kontribusi terhadap PAD secara signifikan. 

 "Kami berharap bahwa pengelolaan yang  lebih maju bisa berkontribusi untuk peningkatan PAD di Jawa Tengah," ucapnya. 

Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Jateng, Masrofi, menambahkan, perlu upaya dan kerja yang lebih keras untuk mencapai target yang telah ditentukan. 

"Kami menyadari bahwa untuk mencapai target pendapatan yang ditetapkan tahun anggaran 2026, masih diperlukan upaya dan kerja lebih keras," ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan berupaya lebih kreatif dan inovatif dalam mendayagunakan seluruh sarana prasarana maupun sumber daya manusia yang ada untuk menggenjot pendapatan tersebut. 

"Di tahun 2027 diharapkan akan ada terobosan-terobosan baru, dalam mencapai target pendapatan yang ditetapkan," tegasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu