Follow Us :              

Fokus Wujudkan Swasembada Pangan pada 2026, Pemprov Jateng Siapkan 14 Program Penunjang

  24 November 2025  |   09:00:00  |   dibaca : 405 
Kategori :
Bagikan :


Fokus Wujudkan Swasembada Pangan pada 2026, Pemprov Jateng Siapkan 14 Program Penunjang

24 November 2025 | 09:00:00 | dibaca : 405
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berfokus untuk mewujudkan swasembada pangan, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Hal itu bertujuan untuk meneguhkan posisi Jateng sebagai lumbung pangan nasional. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam Rapat Paripurna Bersama DPRD Jateng dengan agenda Penjelasan Gubernur atas Raperda Rancangan APBD 2026 dan Nota Keuangannya, di Gedung Berlian, Kota Semarang pada Senin, 24 November 2025. 

"Dari program tersebut, struktur rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, yakni Pendapatan Daerah sebesar Rp23,74 triliun; Belanja Daerah Rp24,15 triliun; dan Pembiayaan Daerah Rp414,5 miliar," ucapnya.

Guna mewujudkan swasembada pangan, Pemprov Jateng akan melakukan berbagai upaya, antara lain meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan, pangan, kehutanan, kelautan, dan perikanan. Selain itu, penguatan infrastruktur yang mampu mendukung kontinuitas produksi pangan juga akan diupayakan.

"Serta penguatan pengendalian harga pangan untuk menjamin aksesibilitas pangan," ucap Wagub.

Meskipun demikian, Pemprov Jateng tetap akan memperhatikan keselarasan prioritas pembangunan nasional yang ditetapkan pada tahun 2026.

Adapun untuk mewujudkan Jateng sebagai penumpu pangan nasional, setidaknya ada 14 program dan kegiatan penunjang yang akan dilaksanakan pada tahun depan, antara lain:
1. Penyaluran benih, pupuk, serta sarana dan prasarana pertanian 
2. Penyediaan bibit dan pakan ternak benih untuk inseminasi buatan, serta dukungan pembudidayaan perikanan
3. Rehabilitasi jaringan irigasi
4. Rehabilitasi pelabuhan
5. Premi asuransiuntuk petani dan nelayan
6. Penyediaan cadangan pangan pemerintah serta subsidi bahan pangan guna stabilisasi harga pangan, penanganan daerah lahan pangan, stunting, dan kemiskinan
7. Melakukan pelatihan dan pendampingan usaha di bidang pangan
8. Memberikan fasilitasi distribusi pangan melalui kios pangan murah 
9. Penyaluran stimulan alat pengolah pangan lokal
10. Penyaluran permodalan kepada kelompok usaha bersama dan perorangan
11. Edukasi ketahanan pangan 
12. Rehabilitasi hutan dan lahan
13. Penanaman dan pemberian bibit tanaman keras untuk masyarakat di sekitar hutan
14. Pemeliharaan daerah aliran sungai.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan berfokus untuk mewujudkan swasembada pangan, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Hal itu bertujuan untuk meneguhkan posisi Jateng sebagai lumbung pangan nasional. 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, dalam Rapat Paripurna Bersama DPRD Jateng dengan agenda Penjelasan Gubernur atas Raperda Rancangan APBD 2026 dan Nota Keuangannya, di Gedung Berlian, Kota Semarang pada Senin, 24 November 2025. 

"Dari program tersebut, struktur rancangan APBD Tahun Anggaran 2026, yakni Pendapatan Daerah sebesar Rp23,74 triliun; Belanja Daerah Rp24,15 triliun; dan Pembiayaan Daerah Rp414,5 miliar," ucapnya.

Guna mewujudkan swasembada pangan, Pemprov Jateng akan melakukan berbagai upaya, antara lain meningkatkan produktivitas pertanian, peternakan, pangan, kehutanan, kelautan, dan perikanan. Selain itu, penguatan infrastruktur yang mampu mendukung kontinuitas produksi pangan juga akan diupayakan.

"Serta penguatan pengendalian harga pangan untuk menjamin aksesibilitas pangan," ucap Wagub.

Meskipun demikian, Pemprov Jateng tetap akan memperhatikan keselarasan prioritas pembangunan nasional yang ditetapkan pada tahun 2026.

Adapun untuk mewujudkan Jateng sebagai penumpu pangan nasional, setidaknya ada 14 program dan kegiatan penunjang yang akan dilaksanakan pada tahun depan, antara lain:
1. Penyaluran benih, pupuk, serta sarana dan prasarana pertanian 
2. Penyediaan bibit dan pakan ternak benih untuk inseminasi buatan, serta dukungan pembudidayaan perikanan
3. Rehabilitasi jaringan irigasi
4. Rehabilitasi pelabuhan
5. Premi asuransiuntuk petani dan nelayan
6. Penyediaan cadangan pangan pemerintah serta subsidi bahan pangan guna stabilisasi harga pangan, penanganan daerah lahan pangan, stunting, dan kemiskinan
7. Melakukan pelatihan dan pendampingan usaha di bidang pangan
8. Memberikan fasilitasi distribusi pangan melalui kios pangan murah 
9. Penyaluran stimulan alat pengolah pangan lokal
10. Penyaluran permodalan kepada kelompok usaha bersama dan perorangan
11. Edukasi ketahanan pangan 
12. Rehabilitasi hutan dan lahan
13. Penanaman dan pemberian bibit tanaman keras untuk masyarakat di sekitar hutan
14. Pemeliharaan daerah aliran sungai.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu