Follow Us :              

Berkat Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng, Perjalanan Jadi Aman dan Nyaman

  28 March 2026  |   10:00:00  |   dibaca : 162 
Kategori :
Bagikan :


Berkat Program Mudik dan Balik Rantau Gratis Pemprov Jateng, Perjalanan Jadi Aman dan Nyaman

28 March 2026 | 10:00:00 | dibaca : 162
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG – Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai banyak apresiasi. Berkat program tersebut, para peserta merasakan bahwa perjalanan mudik dan balik rantaunya menjadi lebih aman dan nyaman. 

Bahkan, hal itu juga dirasakan oleh keluarga yang mengantarkan para peserta Mudik dan Balik Rantau Gratis. 

Salah seorang warga Simongan, Kota Semarang, Tyas, bercerita bahwa ia mengantarkan anaknya, Aurelia, untuk kembali merantau ke Jakarta melalui program tersebut. 

Tyas mengisahkan, anaknya kehabisan tiket kereta untuk pulang kampung. Beruntung, ada informasi program Mudik dan Balik Gratis ke Jateng, sehingga ia dan anaknya bisa berkumpul saat Lebaran.

"Terima kasih dengan acara ini masyarakat bisa beraktivitas, dengan aman dan aman," ucapnya usai mengantarkan anaknya mengikuti Program Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng, di Terminal Mangkang pada Sabtu, 28 Maret 2026. 

Pemudik lainnya, Kristianti, memberikan apresiasi kepada Pemprov Jateng yang peduli dengan nasib para perantau. Ia mengungkapkan, dirinya merasa terbantu karena bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. 

"Terima kasih dan sangat terbantu, senang pokoknya. Semoga kami sampai Jakarta dengan selamat, dan (bisa) kembali bekerja. Semoga kita jumpa kembali di Mudik Gratis tahun depan," kata warga Kabupaten Semarang itu. 

Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Pemprov Jateng kembali melepas para peserta program Balik Rantau Gratis 2026 untuk kembali ke Jakata. Diketahui, terdapat 3 titik pemberangkatan, yaitu Asrama Haji Donohudan; Terminal Mangkang, Kota Semarang; dan Terminal Bulupitu, Kabupaten Banyumas. 

Acara ini dibuka serentak oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Asrama Haji Donohudan, yang diikuti secara daring oleh para peserta dari Terminal Bulupitu dan Terminal Mangkang. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang mengikuti acara dari Terminal Mangkang mengatakan, ada sebanyak 550 orang peserta Balik Rantau Gratis yang diberangkatkan dari Terminal Mangkang. Ratusan peserta dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Jepara itu akan kembali ke Jakarta menggunakan 11 armada bus. 

Pada kesempatan itu, Sekda melakukan flag off serta menyapa para pemudik di atas bus. Ia memberikan semangat kepada para pemudik agar mereka bekerja dengan baik untuk mendapatkan rejeki yang halal dan berkah bagi keluarganya. 

Sekda menyampaikan, program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para peserta agar bisa melakukan perjalanan kembali ke perantauan dengan nyaman. 

"Kebahagiaan bertemu keluarga ini bisa menjadi penyemangat mereka untuk mencari nafkah di tempat perantauan," jelasnya. 

Ia bersyukur, penyelenggaraan Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 berjalan dengan lancar.   

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyelenggarakan program Mudik Gratis 2026. Secara keseluruhan, rangkaian program Mudik-Balik Rantau Gratis dari Pemprov Jateng tahun 2026 menjangkau sebanyak 21.975 orang. Rinciannya, program Mudik Gratis memberangkatkan 1.288 penumpang kereta api dan 16.186 penumpang bus, sementara program Balik Rantau Gratis terdiri dari 320 penumpang kereta api dan 4.181 penumpang bus.


Bagikan :

SEMARANG – Program Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menuai banyak apresiasi. Berkat program tersebut, para peserta merasakan bahwa perjalanan mudik dan balik rantaunya menjadi lebih aman dan nyaman. 

Bahkan, hal itu juga dirasakan oleh keluarga yang mengantarkan para peserta Mudik dan Balik Rantau Gratis. 

Salah seorang warga Simongan, Kota Semarang, Tyas, bercerita bahwa ia mengantarkan anaknya, Aurelia, untuk kembali merantau ke Jakarta melalui program tersebut. 

Tyas mengisahkan, anaknya kehabisan tiket kereta untuk pulang kampung. Beruntung, ada informasi program Mudik dan Balik Gratis ke Jateng, sehingga ia dan anaknya bisa berkumpul saat Lebaran.

"Terima kasih dengan acara ini masyarakat bisa beraktivitas, dengan aman dan aman," ucapnya usai mengantarkan anaknya mengikuti Program Balik Rantau Gratis 2026 Pemprov Jateng, di Terminal Mangkang pada Sabtu, 28 Maret 2026. 

Pemudik lainnya, Kristianti, memberikan apresiasi kepada Pemprov Jateng yang peduli dengan nasib para perantau. Ia mengungkapkan, dirinya merasa terbantu karena bisa melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. 

"Terima kasih dan sangat terbantu, senang pokoknya. Semoga kami sampai Jakarta dengan selamat, dan (bisa) kembali bekerja. Semoga kita jumpa kembali di Mudik Gratis tahun depan," kata warga Kabupaten Semarang itu. 

Pada Sabtu, 28 Maret 2026, Pemprov Jateng kembali melepas para peserta program Balik Rantau Gratis 2026 untuk kembali ke Jakata. Diketahui, terdapat 3 titik pemberangkatan, yaitu Asrama Haji Donohudan; Terminal Mangkang, Kota Semarang; dan Terminal Bulupitu, Kabupaten Banyumas. 

Acara ini dibuka serentak oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Asrama Haji Donohudan, yang diikuti secara daring oleh para peserta dari Terminal Bulupitu dan Terminal Mangkang. 

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang mengikuti acara dari Terminal Mangkang mengatakan, ada sebanyak 550 orang peserta Balik Rantau Gratis yang diberangkatkan dari Terminal Mangkang. Ratusan peserta dari Kabupaten Demak, Kota Semarang, dan Kabupaten Jepara itu akan kembali ke Jakarta menggunakan 11 armada bus. 

Pada kesempatan itu, Sekda melakukan flag off serta menyapa para pemudik di atas bus. Ia memberikan semangat kepada para pemudik agar mereka bekerja dengan baik untuk mendapatkan rejeki yang halal dan berkah bagi keluarganya. 

Sekda menyampaikan, program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para peserta agar bisa melakukan perjalanan kembali ke perantauan dengan nyaman. 

"Kebahagiaan bertemu keluarga ini bisa menjadi penyemangat mereka untuk mencari nafkah di tempat perantauan," jelasnya. 

Ia bersyukur, penyelenggaraan Mudik dan Balik Rantau Gratis 2026 berjalan dengan lancar.   

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah menyelenggarakan program Mudik Gratis 2026. Secara keseluruhan, rangkaian program Mudik-Balik Rantau Gratis dari Pemprov Jateng tahun 2026 menjangkau sebanyak 21.975 orang. Rinciannya, program Mudik Gratis memberangkatkan 1.288 penumpang kereta api dan 16.186 penumpang bus, sementara program Balik Rantau Gratis terdiri dari 320 penumpang kereta api dan 4.181 penumpang bus.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu