Foto : Sigit (Humas Jateng)
Foto : Sigit (Humas Jateng)
PATI – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan bahwa implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di setiap daerah tetap harus dilaksanakan, tanpa terpengaruh dinamika politik maupun perubahan kepemimpinan.
Hal itu ditegaskannya dalam acara peluncuran Komitmen Pelaksanaan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Pendopo Kabupaten Pati pada Sabtu, 24 Januari 2026 malam.
“Manajemen talenta ini penting untuk memastikan birokrasi tetap bekerja secara profesional dan stabil. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, siapa pun pemimpinnya,” ucapnya.
Sekda mengatakan, penataan ASN berbasis kompetensi menjadi kunci utama agar kinerja pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal serta kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi dapat tetap terjaga.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerapkan manajemen talenta melalui Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2021. Sejak tahun 2022, Pemprov Jateng telah empat kali melaksanakan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama berbasis manajemen talenta, dengan total 27 pejabat mendapatkan promosi dan 28 pejabat mengalami mutasi sesuai kebutuhan organisasi.
“Beban jabatan dalam pemerintahan itu berat. Karena itu, harus diberikan kepada ASN yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk menjalankannya,” ucap Sekda.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menilai penerapan manajemen talenta menjadi strategi penting untuk memastikan jalannya roda pemerintahan.
“Manajemen talenta menjadi strategi bagi kami untuk memastikan birokrasi Kabupaten Pati tetap profesional dan fokus melayani masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrullah, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Pati yang dinilai terus menunjukkan kemajuan, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
“Kami melihat Kabupaten Pati terus bergerak dan berkembang. Sistem yang dibangun tetap bisa berjalan dengan baik, meskipun daerah ini sedang menghadapi musibah,” ucapnya.
PATI – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan bahwa implementasi manajemen talenta aparatur sipil negara (ASN) di setiap daerah tetap harus dilaksanakan, tanpa terpengaruh dinamika politik maupun perubahan kepemimpinan.
Hal itu ditegaskannya dalam acara peluncuran Komitmen Pelaksanaan Pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Pendopo Kabupaten Pati pada Sabtu, 24 Januari 2026 malam.
“Manajemen talenta ini penting untuk memastikan birokrasi tetap bekerja secara profesional dan stabil. Pelayanan publik harus tetap berjalan dengan baik, siapa pun pemimpinnya,” ucapnya.
Sekda mengatakan, penataan ASN berbasis kompetensi menjadi kunci utama agar kinerja pemerintahan dan pelayanan publik berjalan optimal serta kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi dapat tetap terjaga.
Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menerapkan manajemen talenta melalui Peraturan Gubernur Nomor 28 Tahun 2021. Sejak tahun 2022, Pemprov Jateng telah empat kali melaksanakan pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama berbasis manajemen talenta, dengan total 27 pejabat mendapatkan promosi dan 28 pejabat mengalami mutasi sesuai kebutuhan organisasi.
“Beban jabatan dalam pemerintahan itu berat. Karena itu, harus diberikan kepada ASN yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk menjalankannya,” ucap Sekda.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menilai penerapan manajemen talenta menjadi strategi penting untuk memastikan jalannya roda pemerintahan.
“Manajemen talenta menjadi strategi bagi kami untuk memastikan birokrasi Kabupaten Pati tetap profesional dan fokus melayani masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Zudan Arif Fakrullah, mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Pati yang dinilai terus menunjukkan kemajuan, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
“Kami melihat Kabupaten Pati terus bergerak dan berkembang. Sistem yang dibangun tetap bisa berjalan dengan baik, meskipun daerah ini sedang menghadapi musibah,” ucapnya.
Berita Terbaru