Foto : Mizan (Humas Jateng)
Foto : Mizan (Humas Jateng)
SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Hal itu disampaikannya saat menyampaikan materi kepada ratusan mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023 Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Selasa, 3 Februari 2026.
"Dalam belajar akuntansi, mindset (pola pikir) yang tertanam adalah transparan dan akuntabel. Mudah-mudahan adik-adik mahasiswa menjadi virus-virus yang menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah," ucapnya.
Ia berharap, kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Undip ini mampu memberikan gambaran mengenai pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Sebab, selama ini mahasiswa yang belajar di universitas lebih mendalami akuntansi komersial.
"Mudah-mudahan mahasiswa jadi tahu gambarannya, sehingga bisa menyaring informasi mengenai hiruk pikuk APBD di media-media sosial. Selain itu juga bisa menjadi bagian, untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang realita pengelolaan APBD," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kampus lain untuk belajar terkait pengelolaan keuangan pemerintah di Pemprov Jateng.
Menurutnya, belajar tidak harus selalu di meja kuliah. Hal lain yang lebih penting adalah interaksi dan komunikasi dengan banyak pihak, sehingga manfaatnya bisa digunakan saat memasuki dunia kerja.
Hal itu disambut antusiasme para mahasiswa. Banyak dari mereka merespons dan menyampaikan pertanyaan seputar pengelolaan keuangan pemerintah.
Salah seorang perwakilan mahasiswa, Muhammad Dhiya Ulfikri, mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pemprov Jateng yang sudah menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Usai mendengarkan paparan langsung dari Sekda Jateng, ia menjadi tahu bagaimana tata kelola keuangan di pemerintahan.
"Bapak Sekda menjelaskan banyak hal dan memberikan gambaran sistem yang ada di pemerintahan. Ini menjadi bekal bagi kami di beberapa tahun ke depan," ujar mahasiswa yang aktif dalam organisasi Badan Audit Kemahasiswaan Akuntansi 2023 ini.
SEMARANG – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menekankan bahwa pengelolaan keuangan daerah di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Hal itu disampaikannya saat menyampaikan materi kepada ratusan mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023 Fakultas Ekonomika & Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Selasa, 3 Februari 2026.
"Dalam belajar akuntansi, mindset (pola pikir) yang tertanam adalah transparan dan akuntabel. Mudah-mudahan adik-adik mahasiswa menjadi virus-virus yang menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah," ucapnya.
Ia berharap, kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Undip ini mampu memberikan gambaran mengenai pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Sebab, selama ini mahasiswa yang belajar di universitas lebih mendalami akuntansi komersial.
"Mudah-mudahan mahasiswa jadi tahu gambarannya, sehingga bisa menyaring informasi mengenai hiruk pikuk APBD di media-media sosial. Selain itu juga bisa menjadi bagian, untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang realita pengelolaan APBD," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kampus lain untuk belajar terkait pengelolaan keuangan pemerintah di Pemprov Jateng.
Menurutnya, belajar tidak harus selalu di meja kuliah. Hal lain yang lebih penting adalah interaksi dan komunikasi dengan banyak pihak, sehingga manfaatnya bisa digunakan saat memasuki dunia kerja.
Hal itu disambut antusiasme para mahasiswa. Banyak dari mereka merespons dan menyampaikan pertanyaan seputar pengelolaan keuangan pemerintah.
Salah seorang perwakilan mahasiswa, Muhammad Dhiya Ulfikri, mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pemprov Jateng yang sudah menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Usai mendengarkan paparan langsung dari Sekda Jateng, ia menjadi tahu bagaimana tata kelola keuangan di pemerintahan.
"Bapak Sekda menjelaskan banyak hal dan memberikan gambaran sistem yang ada di pemerintahan. Ini menjadi bekal bagi kami di beberapa tahun ke depan," ujar mahasiswa yang aktif dalam organisasi Badan Audit Kemahasiswaan Akuntansi 2023 ini.
Berita Terbaru