Follow Us :              

Kunjungi Pengungsi Tanah Gerak Tegal, Wagub Minta Pembangunan Huntara Dipercepat

  17 February 2026  |   19:00:00  |   dibaca : 52 
Kategori :
Bagikan :


Kunjungi Pengungsi Tanah Gerak Tegal, Wagub Minta Pembangunan Huntara Dipercepat

17 February 2026 | 19:00:00 | dibaca : 52
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

KAB TEGAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengunjungi korban bencana tanah gerak di Pondok Pesantren Al Adalah 2 dan posko pengungsian di Desa Padasari, Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Dalam kunjungan itu, Wagub bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, sempat berdialog dengan para pengungsi untuk memastikan kondisi mereka. Tak hanya itu, sejumlah bantuan pun disalurkan untuk para warga. 

Walaupun para pengungsi dalam kondisi sehat, ia meminta proses pembangunan hunian sementara (huntara) dipercepat, mengingat warga sudah cukup lama berada di pengungsian. 

“Yang membuat tak nyaman karena bukan rumah sendiri, dan sampai kapan (tinggal di pengungsian). Maka yang kita butuhkan, percepatan huntaranya," ucap Wagub. 

Terkait kebutuhan huntara, Wagub mengungkapkan, dibutuhkan sebanyak 900 rumah. Saat ini, sudah dibangun sekitar 550 huntara dan masih dibutuhkan lahan untuk 350 rumah lainnya. 

"Ini yang harus kita kawal, nanti kita carikan solusinya. Di sini sebenarnya lahan luas, cuma masih belum direkomendasikan oleh BMKG dan ESDM, karena tanahnya sebagian masih labil, sehingga kita benar-benar memastikan tanah yang pas," imbuhnya.

Memasuki bulan Ramadan, Wagub juga berpesan agar para pengungsi tetap menjalankan ibadah puasa. Ia memastikan, Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Sekretariat Daerah Provinsi Jateng menyediakan tempat ibadah dan musala yang layak. 

"Kami pastikan dari pemerintah untuk menyiapkan sahur dan buka puasa, insyaa Allah sudah kita siapkan semuanya,” ucapnya.  

Dalam kunjungan itu, Wagub juga menyerahkan bantuan logisik berupa makanan, nonpermakanan, obat-obatan, vitamin, tas, alat tulis, beras, dan lainnya. Total bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Jateng mencapai Rp239.315.923.

Sebagai informasi, tanah gerak mulai terjadi pada Minggu (1/2/2026). Bencana ini mengakibatkan sedikitnya 2.453 jiwa atau sekitar 596 KK mengungsi, dan 900-an rumah mengalami kerusakan. 

Adapun tiga lahan alternatif yang disiapkan untuk relokasi hunian warga, berada di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.


Bagikan :

KAB TEGAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengunjungi korban bencana tanah gerak di Pondok Pesantren Al Adalah 2 dan posko pengungsian di Desa Padasari, Jatinegara, Kabupaten Tegal pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Dalam kunjungan itu, Wagub bersama istrinya, Nawal Arafah Yasin, sempat berdialog dengan para pengungsi untuk memastikan kondisi mereka. Tak hanya itu, sejumlah bantuan pun disalurkan untuk para warga. 

Walaupun para pengungsi dalam kondisi sehat, ia meminta proses pembangunan hunian sementara (huntara) dipercepat, mengingat warga sudah cukup lama berada di pengungsian. 

“Yang membuat tak nyaman karena bukan rumah sendiri, dan sampai kapan (tinggal di pengungsian). Maka yang kita butuhkan, percepatan huntaranya," ucap Wagub. 

Terkait kebutuhan huntara, Wagub mengungkapkan, dibutuhkan sebanyak 900 rumah. Saat ini, sudah dibangun sekitar 550 huntara dan masih dibutuhkan lahan untuk 350 rumah lainnya. 

"Ini yang harus kita kawal, nanti kita carikan solusinya. Di sini sebenarnya lahan luas, cuma masih belum direkomendasikan oleh BMKG dan ESDM, karena tanahnya sebagian masih labil, sehingga kita benar-benar memastikan tanah yang pas," imbuhnya.

Memasuki bulan Ramadan, Wagub juga berpesan agar para pengungsi tetap menjalankan ibadah puasa. Ia memastikan, Biro Kesejahteraan Rakyat dan Pengentasan Kemiskinan Sekretariat Daerah Provinsi Jateng menyediakan tempat ibadah dan musala yang layak. 

"Kami pastikan dari pemerintah untuk menyiapkan sahur dan buka puasa, insyaa Allah sudah kita siapkan semuanya,” ucapnya.  

Dalam kunjungan itu, Wagub juga menyerahkan bantuan logisik berupa makanan, nonpermakanan, obat-obatan, vitamin, tas, alat tulis, beras, dan lainnya. Total bantuan yang disalurkan oleh Pemerintah Provinsi Jateng mencapai Rp239.315.923.

Sebagai informasi, tanah gerak mulai terjadi pada Minggu (1/2/2026). Bencana ini mengakibatkan sedikitnya 2.453 jiwa atau sekitar 596 KK mengungsi, dan 900-an rumah mengalami kerusakan. 

Adapun tiga lahan alternatif yang disiapkan untuk relokasi hunian warga, berada di Desa Padasari, Lebakwangi, dan Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu