Follow Us :              

Lepas Mudik Gratis dengan Kereta Api, Gubernur Fasilitasi Ratusan Pemudik Menuju Kampung Halaman

  17 March 2026  |   11:00:00  |   dibaca : 1229 
Kategori :
Bagikan :


Lepas Mudik Gratis dengan Kereta Api, Gubernur Fasilitasi Ratusan Pemudik Menuju Kampung Halaman

17 March 2026 | 11:00:00 | dibaca : 1229
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Fajar (Humas Jateng)

JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., melepas ratusan peserta Mudik Gratis 2026 dengan moda transportasi Kereta Api (KA) dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta menuju ke Stasiun Solo Balapan pada Selasa, 17 Maret 2026.

Semboyan 40 dari Gubernur menandai keberangkatan Kereta Api (KA) Jaka Tingkir yang membawa 648 peserta Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.

Sebelum melepas keberangkatan KA Jaka Tingkir, Gubernur lebih dulu menyapa para pemudik di dalam gerbong. Ia juga memberikan sejumlah suvenir kepada peserta Mudik Gratis yang akan menuju ke berbagai kota di Jateng, seperti Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Klaten, Solo, Sragen, dan lainnya, termasuk ke Yogyakarta.

"Mudik ke mana saja ini? Seneng napa mboten (senang atau tidak) Mudik Gratis? Sudah berapa kali ikut Mudik Gratis? Ini ada suvenir dari Bank Jateng. Semoga selamat sampai tujuan," ucapnya kepada para penumpang. 

Ratusan pemudik yang mengikuti Mudik Gratis datang dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari karyawan swasta, ojek online (ojol), pedagang, dan sebagainya. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur yang telah memfasilitasi Mudik Gratis dengan kereta api. Bahkan, beberapa di antaranya meminta swafoto dengan orang nomor satu di Jateng itu.

"Senang sekali. Maturnuwun sanget (terima kasih banyak) Pak," ujar para pemudik bersautan menjawab pertanyaan Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan, ada beberapa pemberangkatan kereta api dalam program Mudik Gratis Bareng Pemprov Jateng. Pertama, KA Jaka Tingkir (8 kereta) dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan yang diberangkatkan pada pukul 11.50 WIB. 

Kedua, KA Tawang Jaya (8 kereta) dengan tujuan akhir Stasiun Semarang Tawang akan diberangkatkan pada pukul 18.25 WIB. Selain itu, ada 1 KA tambahan yang diberangkatkan pada pukul 14.20 WIB.

"Mudik gratis (dengan) kereta api untuk memfasilitasi (para pemudik) yang tidak dapat kuota mudik gratis dengan bus," katanya usai melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen.

Penyelenggaraan Mudik Gratis bertujuan untuk memfasilitasi para pekerja informal asal Jateng yang ada di Jabodetabek, agar mereka bisa menikmati Lebaran di kampung halaman, dan bisa menyisihkan uang untuk keluarga di kampung.

"Tidak hanya dengan kereta api, tetapi juga ada 325 bus dari Jakarta dan 23 bus dari Bandung yang sudah diberangkatkan kemarin,” ucap Gubernur. 

Salah satu pemudik asal Purworejo, Legiman, mengaku, sudah beberapa kali ikut Mudik Gratis menggunakan kereta api. Tahun lalu, ia mengikuti mudik gratis sendiri, sedangkan tahun ini bersama saudaranya.

"Mudah-mudahan tahun depan ada lagi. Terima kasih Pak Gubernur, ini membantu banget," ujar pria yang sudah bekerja 10 tahun di pabrik ban.

Pemudik lainnya, Rina Setyani dan Nia Retno Setyawati, mengaku baru pertama kali ikut Mudik Gratis. Kakak-beradik asal Purwokerto itu juga mengajak ayahnya ikut mudik menggunakan kereta api. Sebelumnya, ia sempat ikut mendaftar Mudik Gratis menggunakan bus, tetapi sudah kehabisan kuota.

"Saya tahu informasi ini dari Instagram. Awalnya ikut war tiket bus, tetapi nggak dapat. Lalu mencoba Mudik Gratis pakai kereta api, alhamdulillah bisa dapat tiga tiket," ujar Dina yang sudah delapan tahun tinggal di Jakarta tersebut.

Ia juga menceritakan, mudik kali ini sudah dipersiapkan dengan baik. Ia bersama adik dan ayahnya sudah bersiap sejak beberapa hari terakhir, dan berusaha berangkat lebih awal ke stasiun agar tidak ketinggalan kereta.


Bagikan :

JAKARTA — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., melepas ratusan peserta Mudik Gratis 2026 dengan moda transportasi Kereta Api (KA) dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta menuju ke Stasiun Solo Balapan pada Selasa, 17 Maret 2026.

Semboyan 40 dari Gubernur menandai keberangkatan Kereta Api (KA) Jaka Tingkir yang membawa 648 peserta Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.

Sebelum melepas keberangkatan KA Jaka Tingkir, Gubernur lebih dulu menyapa para pemudik di dalam gerbong. Ia juga memberikan sejumlah suvenir kepada peserta Mudik Gratis yang akan menuju ke berbagai kota di Jateng, seperti Purwokerto, Kebumen, Purworejo, Klaten, Solo, Sragen, dan lainnya, termasuk ke Yogyakarta.

"Mudik ke mana saja ini? Seneng napa mboten (senang atau tidak) Mudik Gratis? Sudah berapa kali ikut Mudik Gratis? Ini ada suvenir dari Bank Jateng. Semoga selamat sampai tujuan," ucapnya kepada para penumpang. 

Ratusan pemudik yang mengikuti Mudik Gratis datang dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari karyawan swasta, ojek online (ojol), pedagang, dan sebagainya. Mereka menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur yang telah memfasilitasi Mudik Gratis dengan kereta api. Bahkan, beberapa di antaranya meminta swafoto dengan orang nomor satu di Jateng itu.

"Senang sekali. Maturnuwun sanget (terima kasih banyak) Pak," ujar para pemudik bersautan menjawab pertanyaan Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan, ada beberapa pemberangkatan kereta api dalam program Mudik Gratis Bareng Pemprov Jateng. Pertama, KA Jaka Tingkir (8 kereta) dengan tujuan akhir Stasiun Solo Balapan yang diberangkatkan pada pukul 11.50 WIB. 

Kedua, KA Tawang Jaya (8 kereta) dengan tujuan akhir Stasiun Semarang Tawang akan diberangkatkan pada pukul 18.25 WIB. Selain itu, ada 1 KA tambahan yang diberangkatkan pada pukul 14.20 WIB.

"Mudik gratis (dengan) kereta api untuk memfasilitasi (para pemudik) yang tidak dapat kuota mudik gratis dengan bus," katanya usai melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen.

Penyelenggaraan Mudik Gratis bertujuan untuk memfasilitasi para pekerja informal asal Jateng yang ada di Jabodetabek, agar mereka bisa menikmati Lebaran di kampung halaman, dan bisa menyisihkan uang untuk keluarga di kampung.

"Tidak hanya dengan kereta api, tetapi juga ada 325 bus dari Jakarta dan 23 bus dari Bandung yang sudah diberangkatkan kemarin,” ucap Gubernur. 

Salah satu pemudik asal Purworejo, Legiman, mengaku, sudah beberapa kali ikut Mudik Gratis menggunakan kereta api. Tahun lalu, ia mengikuti mudik gratis sendiri, sedangkan tahun ini bersama saudaranya.

"Mudah-mudahan tahun depan ada lagi. Terima kasih Pak Gubernur, ini membantu banget," ujar pria yang sudah bekerja 10 tahun di pabrik ban.

Pemudik lainnya, Rina Setyani dan Nia Retno Setyawati, mengaku baru pertama kali ikut Mudik Gratis. Kakak-beradik asal Purwokerto itu juga mengajak ayahnya ikut mudik menggunakan kereta api. Sebelumnya, ia sempat ikut mendaftar Mudik Gratis menggunakan bus, tetapi sudah kehabisan kuota.

"Saya tahu informasi ini dari Instagram. Awalnya ikut war tiket bus, tetapi nggak dapat. Lalu mencoba Mudik Gratis pakai kereta api, alhamdulillah bisa dapat tiga tiket," ujar Dina yang sudah delapan tahun tinggal di Jakarta tersebut.

Ia juga menceritakan, mudik kali ini sudah dipersiapkan dengan baik. Ia bersama adik dan ayahnya sudah bersiap sejak beberapa hari terakhir, dan berusaha berangkat lebih awal ke stasiun agar tidak ketinggalan kereta.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu