Foto : Sigit (Humas Jateng)
Foto : Sigit (Humas Jateng)
BOYOLALI — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Boyolali dan sekitarnya untuk terus melestarikan budaya dan menjaga kekayaan alam di Gunung Merbabu.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali yang digelar di Simpang Siaga, Boyolali pada Jumat, 5 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, dan Wakil Bupati, Dwi Fajar Nirwana, serta ribuan masyarakat yang tumpah ruah di lokasi.
"Merbabu adalah aset kita semua. Satu, budaya. Hari ini diadakan Merbabu Art fest. Kedua, kekayaan alam. Merbabu adalah sumber air kita semua, mari kita jaga bersama," ucapnya.
Sebagai putra asli Boyolali, tepatnya di Sukarame, Kecamatan Musuk, Sekda paham betul bagaimana alam di Gunung Merbabu telah memberikan banyak hal untuk warga di sekitarnya, mulai dari lahan pertanian yang subur hingga kekayaan alam lainnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini juga sedang getol-getolnya mengampanyekan pelestarian lingkungan. Segala bentuk eksplorasi sumber daya alam tidak boleh melupakan untuk menjaga lingkungan. Hal itu sekaligus sebagai antisipasi agar tidak terjadi bencana alam yang disebabkan oleh kerusakan alam.
Maka dari itu, puncak peringatan Hari Jadi Boyolali yang digelar dengan memadukan hiburan rakyat dan festival budaya tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran dalam melestarikan budaya dan menjaga alam. Hal itu sebagaimana digambarkan oleh pertunjukan Sendratari Titi Jagad oleh Niken Salindry di panggung Peringatan Hari Jadi Boyolali.
"Selamat Hari Jadi ke-179 untuk Kabupaten Boyolali. Mudah-mudahan semakin maju dan sejahtera. Kami dari Pemprov Jateng sangat mendukung kegiatan ini," ucap Sekda.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-179 Boyolali. Salah satunya, Merbabu Art Fest yang diselenggarakan pada 5–13 Juni 2026.
"Semoga di hari jadi ini, Boyolali lebih maju lagi dan masyarakat lebih sejahtera. Selamat menikmati hiburan dan tetap jaga kebersihan," ujarnya.
Selain Sendratari Titi Jagad yang dimainkan oleh 100 penari dari berbagai sanggar di Boyolali, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagi hiburan rakyat, di antaranya penampilan dari Abah Lala yang merupakan putra daerah Boyolali. Tak hanya itu, digelar pula pameran seni dan UMKM.
BOYOLALI — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Boyolali dan sekitarnya untuk terus melestarikan budaya dan menjaga kekayaan alam di Gunung Merbabu.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali yang digelar di Simpang Siaga, Boyolali pada Jumat, 5 Juni 2026. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Boyolali, Agus Irawan, dan Wakil Bupati, Dwi Fajar Nirwana, serta ribuan masyarakat yang tumpah ruah di lokasi.
"Merbabu adalah aset kita semua. Satu, budaya. Hari ini diadakan Merbabu Art fest. Kedua, kekayaan alam. Merbabu adalah sumber air kita semua, mari kita jaga bersama," ucapnya.
Sebagai putra asli Boyolali, tepatnya di Sukarame, Kecamatan Musuk, Sekda paham betul bagaimana alam di Gunung Merbabu telah memberikan banyak hal untuk warga di sekitarnya, mulai dari lahan pertanian yang subur hingga kekayaan alam lainnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini juga sedang getol-getolnya mengampanyekan pelestarian lingkungan. Segala bentuk eksplorasi sumber daya alam tidak boleh melupakan untuk menjaga lingkungan. Hal itu sekaligus sebagai antisipasi agar tidak terjadi bencana alam yang disebabkan oleh kerusakan alam.
Maka dari itu, puncak peringatan Hari Jadi Boyolali yang digelar dengan memadukan hiburan rakyat dan festival budaya tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran dalam melestarikan budaya dan menjaga alam. Hal itu sebagaimana digambarkan oleh pertunjukan Sendratari Titi Jagad oleh Niken Salindry di panggung Peringatan Hari Jadi Boyolali.
"Selamat Hari Jadi ke-179 untuk Kabupaten Boyolali. Mudah-mudahan semakin maju dan sejahtera. Kami dari Pemprov Jateng sangat mendukung kegiatan ini," ucap Sekda.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-179 Boyolali. Salah satunya, Merbabu Art Fest yang diselenggarakan pada 5–13 Juni 2026.
"Semoga di hari jadi ini, Boyolali lebih maju lagi dan masyarakat lebih sejahtera. Selamat menikmati hiburan dan tetap jaga kebersihan," ujarnya.
Selain Sendratari Titi Jagad yang dimainkan oleh 100 penari dari berbagai sanggar di Boyolali, acara tersebut juga dimeriahkan dengan berbagi hiburan rakyat, di antaranya penampilan dari Abah Lala yang merupakan putra daerah Boyolali. Tak hanya itu, digelar pula pameran seni dan UMKM.
Berita Terbaru