Follow Us :              

Investor Asal Malaysia Bidik Investasi Berbagai Sektor di Jawa Tengah

  08 June 2026  |   12:00:00  |   dibaca : 189 
Kategori :
Bagikan :


Investor Asal Malaysia Bidik Investasi Berbagai Sektor di Jawa Tengah

08 June 2026 | 12:00:00 | dibaca : 189
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., beraudiensi dengan investor dari The Marq International Sdn Bhd asal Kuala Lumpur Malaysia, bersama tim teknis Jakarta Konsultan Grup di Kota Semarang pada Senin 8 Juni 2026.

Pertemuan itu membahas tindak lanjut rencana investasi di bidang energi terbarukan, geotermal, pertanian, dan infrastruktur.

Gubernur memberikan apresiasi atas rencana investasi perusahaan tersebut di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung investasi yang masuk ke wilayahnya, baik investor dalam negeri maupun luar negeri. Dukungan itu diwujudkan melalui kemudahan perizinan, kondusivitas wilayah, keberadaan kawasan industri, dan ketersediaan tenaga kerja. 

Dalam pertemuan itu, Gubernur yang juga didampingi oleh direktur sejumlah BUMD menawarkan beberapa peluang investasi yang dapat digarap di Jawa Tengah. 

Misalnya di bidang energi terbarukan, PT Jateng Petro Energi (JPEN) yang merupakan BUMD milik Pemprov Jateng sedang berfokus pada pemanfaatan CNG sebagai alternatif LPG. Begitu pula, PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) menawarkan pengembangan agribisnis dan agrowisata di Jateng. Kemudian, PT Pusat Rekreasi & Promosi Pembangunan (PRPP) menawarkan pengembangan kawasan PRPP secara lebih komprehensif.

Sementara di bidang infrastruktur, Gubernur menawarkan potensi pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang serta Dry Port di Batang dan Kendal untuk mendukung logistik di kawasan industri dan ekonomi khusus.

"Untuk sektor pariwisata, kami punya seribu desa wisata dan aglomerasi wisata. Selain itu, juga sedang kami upayakan pengembangan wisata ramah muslim," katanya.

Dalam pertemuan itu, CEO The Marq International Sdn Bhd, Steven Wei, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Gubernur. Ia menilai, Jawa Tengah merupakan salah satu tempat yang sangat terbuka bagi para investor. 

"Saya gembira karena Pak Gubernur sangat mendukung untuk membuat kerja sama. Tidak hanya dengan Malaysia, tetapi juga China, Korea, dan negara lain yang terhubung dengan kami. Ini waktu yang tepat untuk investasi ke Jawa Tengah," katanya.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., beraudiensi dengan investor dari The Marq International Sdn Bhd asal Kuala Lumpur Malaysia, bersama tim teknis Jakarta Konsultan Grup di Kota Semarang pada Senin 8 Juni 2026.

Pertemuan itu membahas tindak lanjut rencana investasi di bidang energi terbarukan, geotermal, pertanian, dan infrastruktur.

Gubernur memberikan apresiasi atas rencana investasi perusahaan tersebut di wilayahnya. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung investasi yang masuk ke wilayahnya, baik investor dalam negeri maupun luar negeri. Dukungan itu diwujudkan melalui kemudahan perizinan, kondusivitas wilayah, keberadaan kawasan industri, dan ketersediaan tenaga kerja. 

Dalam pertemuan itu, Gubernur yang juga didampingi oleh direktur sejumlah BUMD menawarkan beberapa peluang investasi yang dapat digarap di Jawa Tengah. 

Misalnya di bidang energi terbarukan, PT Jateng Petro Energi (JPEN) yang merupakan BUMD milik Pemprov Jateng sedang berfokus pada pemanfaatan CNG sebagai alternatif LPG. Begitu pula, PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) menawarkan pengembangan agribisnis dan agrowisata di Jateng. Kemudian, PT Pusat Rekreasi & Promosi Pembangunan (PRPP) menawarkan pengembangan kawasan PRPP secara lebih komprehensif.

Sementara di bidang infrastruktur, Gubernur menawarkan potensi pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang serta Dry Port di Batang dan Kendal untuk mendukung logistik di kawasan industri dan ekonomi khusus.

"Untuk sektor pariwisata, kami punya seribu desa wisata dan aglomerasi wisata. Selain itu, juga sedang kami upayakan pengembangan wisata ramah muslim," katanya.

Dalam pertemuan itu, CEO The Marq International Sdn Bhd, Steven Wei, menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari Gubernur. Ia menilai, Jawa Tengah merupakan salah satu tempat yang sangat terbuka bagi para investor. 

"Saya gembira karena Pak Gubernur sangat mendukung untuk membuat kerja sama. Tidak hanya dengan Malaysia, tetapi juga China, Korea, dan negara lain yang terhubung dengan kami. Ini waktu yang tepat untuk investasi ke Jawa Tengah," katanya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu