Follow Us :              

Wagub Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama di Jawa Tengah

  15 June 2026  |   09:00:00  |   dibaca : 106 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Umat Beragama di Jawa Tengah

15 June 2026 | 09:00:00 | dibaca : 106
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Mizan (Humas Jateng)

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan umat beragama di wilayahnya. Tercatat, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di Jateng mencapai angka 80,07. 

Hal itu disampaikannya dalam acara “Central Java Prayer Breakfast 2026” Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 15 Juni 2026. 

Wagub mengatakan, Jawa Tengah merupakan provinsi besar dengan populasi penduduk mencapai 37 juta jiwa. Masyarakatnya memiliki latar belakang dan keberagaman yang luar biasa, baik dari segi agama, suku, maupun budaya. Maka dari itu, kerukunan dan kebersamaan antarwarga harus terus dijaga. 

"Syukur alhamdulillah, selama ini semua itu terjaga dengan baik," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, Provinsi Jateng sangat toleran terhadap perbedaan. Bahkan, Kota Salatiga, Kota Magelang, dan Kota Semarang dinobatkan sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia.  

Dalam kesempatan itu, Wagub menyampaikan ucapan terima kasih kepada para romo, pendeta, dan umat yang terhimpun dalam Bamagnas Provinsi Jateng, yang senantiasa berdoa untuk kesejahteraan, kerukunan, kebersamaan, dan ketenteraman Jawa Tengah. 

Ia berpesan agar Bamagnas senantiasa bersinergi dalam menciptakan dan menjaga kerukunan umat beragama, serta memajukan pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

"Saya mengajak seluruh tokoh agama dan elemen-elemen masyarakat Bamagnas untuk selalu menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan membangun kolaborasi demi Jawa Tengah yang harmonis dan sejahtera," ujarnya. 

Ketua DPW Bamagnas Jawa Tengah, Yermia Supra, berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat pelayanan sosial, serta membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Sementara itu, Sekretaris DPW Bamagnas Jawa Tengah, Gouw Ivan Siswanto, menegaskan bahwa sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam membangun Jateng yang harmonis, toleran, sejahtera, dan berkeadilan sosial.


Bagikan :

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kerukunan umat beragama di wilayahnya. Tercatat, Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) di Jateng mencapai angka 80,07. 

Hal itu disampaikannya dalam acara “Central Java Prayer Breakfast 2026” Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas) Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 15 Juni 2026. 

Wagub mengatakan, Jawa Tengah merupakan provinsi besar dengan populasi penduduk mencapai 37 juta jiwa. Masyarakatnya memiliki latar belakang dan keberagaman yang luar biasa, baik dari segi agama, suku, maupun budaya. Maka dari itu, kerukunan dan kebersamaan antarwarga harus terus dijaga. 

"Syukur alhamdulillah, selama ini semua itu terjaga dengan baik," ujarnya. 

Ia mengungkapkan, Provinsi Jateng sangat toleran terhadap perbedaan. Bahkan, Kota Salatiga, Kota Magelang, dan Kota Semarang dinobatkan sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia.  

Dalam kesempatan itu, Wagub menyampaikan ucapan terima kasih kepada para romo, pendeta, dan umat yang terhimpun dalam Bamagnas Provinsi Jateng, yang senantiasa berdoa untuk kesejahteraan, kerukunan, kebersamaan, dan ketenteraman Jawa Tengah. 

Ia berpesan agar Bamagnas senantiasa bersinergi dalam menciptakan dan menjaga kerukunan umat beragama, serta memajukan pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

"Saya mengajak seluruh tokoh agama dan elemen-elemen masyarakat Bamagnas untuk selalu menjaga persatuan, memperkuat kerukunan, dan membangun kolaborasi demi Jawa Tengah yang harmonis dan sejahtera," ujarnya. 

Ketua DPW Bamagnas Jawa Tengah, Yermia Supra, berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memperkuat pelayanan sosial, serta membantu masyarakat yang membutuhkan tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.

Sementara itu, Sekretaris DPW Bamagnas Jawa Tengah, Gouw Ivan Siswanto, menegaskan bahwa sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah sangat penting dalam membangun Jateng yang harmonis, toleran, sejahtera, dan berkeadilan sosial.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu