Follow Us :              

Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah

  30 June 2026  |   15:30:00  |   dibaca : 236 
Kategori :
Bagikan :

Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah

30 June 2026 | 15:30:00 | dibaca : 236
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah
Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah
Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah
Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah
Pimpin ALTI Jateng, Sekda Bidik Event Trail Run di Seluruh Daerah

Foto : Mizan (Humas Jateng)

SEMARANG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, resmi dilantik menjadi Ketua Umum Pengurus Daerah Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Jawa Tengah Periode 2025-2029.

Ia dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto, di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Selasa, 30 Juni 2026.

Bagi Sekda, amanah untuk memimpin ALTI Jateng bukan pekerjaan yang bisa dijalankan sendiri. Ia menekankan, pentingnya kolaborasi antarpengurus cabang untuk bergerak bersama mengembangkan trail run di Jawa Tengah.

Ia mengatakan, salah satu target utama kepengurusan baru adalah membangun kalender event trail run yang melibatkan berbagai daerah. Bukan sekadar event milik satu kabupaten, tetapi menjadi agenda bersama yang membawa nama Jateng.

“Kalau bisa event trail run diselenggarakan di semua kabupaten/kota. Ini yang akan kita lakukan. Kita saling support antarkabupaten, untuk duduk bersama membuat time schedule (jadwal) bersama, sehingga event-nya bukan event kabupaten, tetapi event Jawa Tengah,” katanya.

Sekda menilai, potensi alam Jawa Tengah sangat mendukung pengembangan olahraga tersebut. Banyak kawasan pegunungan hingga jalur alam yang dapat dikembangkan menjadi lokasi trail run sekaligus destinasi wisata baru.

Ia berharap, setiap daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling menguatkan agar setiap event yang digelar memiliki dampak yang lebih besar.

“Jadi semua kabupaten juga support. Saya penginnya Jawa Tengah itu maju bareng-bareng dari semua kabupaten/kota,” ujarnya.

Menurutnya, trail run memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, keberadaan event-event olahraga dapat menggerakkan sektor wisata sekaligus membuka pasar bagi pelaku UMKM lokal.

Sementara itu, Ketua PP ALTI, Bima Arya Sugiarto, menyebut Jawa Tengah memiliki modal kuat menjadi salah satu pusat pengembangan trail run nasional. Selain memiliki banyak pilihan lokasi, daerah ini juga memiliki komunitas pegiat trail run yang cukup besar.

“Jawa Tengah ini punya potensi yang luar biasa, pertama dalam hal lokasi pilihan-pilihan untuk kegiatan trail. Kedua banyak pegiat trail di sini,” ucapnya.

Ia mengapresiasi ALTI Jateng yang ingin menghidupkan event di berbagai kabupaten/kota, karena menurutnya trail run tidak hanya berbicara soal olahraga, tetapi juga dampak ekonomi bagi daerah.

Bima juga mendorong Jateng bersiap menjadi tuan rumah kejuaraan nasional trail run. Salah satu opsi yang sedang dipersiapkan adalah kemungkinan Jawa Tengah menjadi lokasi kejuaraan nasional pada tahun mendatang.

Tak hanya itu, ia mengingatkan pengurus ALTI Jateng agar tidak hanya berfokus untuk memperbanyak event, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang baik.

“Jangan sampai event-nya banyak, tetapi pembinaannya diabaikan. Penting fokus pada pembinaan atlet, sehingga bisa memunculkan atlet-atlet trail yang bisa bertarung, tidak (hanya) di kancah nasional, tetapi juga internasional,” tegasnya.


Bagikan :

SEMARANG — Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, resmi dilantik menjadi Ketua Umum Pengurus Daerah Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Jawa Tengah Periode 2025-2029.

Ia dilantik langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI, Bima Arya Sugiarto, di Wisma Perdamaian, Kota Semarang pada Selasa, 30 Juni 2026.

Bagi Sekda, amanah untuk memimpin ALTI Jateng bukan pekerjaan yang bisa dijalankan sendiri. Ia menekankan, pentingnya kolaborasi antarpengurus cabang untuk bergerak bersama mengembangkan trail run di Jawa Tengah.

Ia mengatakan, salah satu target utama kepengurusan baru adalah membangun kalender event trail run yang melibatkan berbagai daerah. Bukan sekadar event milik satu kabupaten, tetapi menjadi agenda bersama yang membawa nama Jateng.

“Kalau bisa event trail run diselenggarakan di semua kabupaten/kota. Ini yang akan kita lakukan. Kita saling support antarkabupaten, untuk duduk bersama membuat time schedule (jadwal) bersama, sehingga event-nya bukan event kabupaten, tetapi event Jawa Tengah,” katanya.

Sekda menilai, potensi alam Jawa Tengah sangat mendukung pengembangan olahraga tersebut. Banyak kawasan pegunungan hingga jalur alam yang dapat dikembangkan menjadi lokasi trail run sekaligus destinasi wisata baru.

Ia berharap, setiap daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi saling menguatkan agar setiap event yang digelar memiliki dampak yang lebih besar.

“Jadi semua kabupaten juga support. Saya penginnya Jawa Tengah itu maju bareng-bareng dari semua kabupaten/kota,” ujarnya.

Menurutnya, trail run memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sebab, keberadaan event-event olahraga dapat menggerakkan sektor wisata sekaligus membuka pasar bagi pelaku UMKM lokal.

Sementara itu, Ketua PP ALTI, Bima Arya Sugiarto, menyebut Jawa Tengah memiliki modal kuat menjadi salah satu pusat pengembangan trail run nasional. Selain memiliki banyak pilihan lokasi, daerah ini juga memiliki komunitas pegiat trail run yang cukup besar.

“Jawa Tengah ini punya potensi yang luar biasa, pertama dalam hal lokasi pilihan-pilihan untuk kegiatan trail. Kedua banyak pegiat trail di sini,” ucapnya.

Ia mengapresiasi ALTI Jateng yang ingin menghidupkan event di berbagai kabupaten/kota, karena menurutnya trail run tidak hanya berbicara soal olahraga, tetapi juga dampak ekonomi bagi daerah.

Bima juga mendorong Jateng bersiap menjadi tuan rumah kejuaraan nasional trail run. Salah satu opsi yang sedang dipersiapkan adalah kemungkinan Jawa Tengah menjadi lokasi kejuaraan nasional pada tahun mendatang.

Tak hanya itu, ia mengingatkan pengurus ALTI Jateng agar tidak hanya berfokus untuk memperbanyak event, tetapi juga membangun sistem pembinaan atlet yang baik.

“Jangan sampai event-nya banyak, tetapi pembinaannya diabaikan. Penting fokus pada pembinaan atlet, sehingga bisa memunculkan atlet-atlet trail yang bisa bertarung, tidak (hanya) di kancah nasional, tetapi juga internasional,” tegasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu