Follow Us :              

KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan

  17 July 2026  |   09:00:00  |   dibaca : 396 
Kategori :
Bagikan :

KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan

17 July 2026 | 09:00:00 | dibaca : 396
Kategori :
Bagikan :

Foto : Mizan (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan
KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan
KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan
KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan
KONI Jateng Luncurkan Si Sakti, Porprov XVII Tampil Lebih Modern dan Transparan

Foto : Mizan (Humas Jateng)

SEMARANG – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026 kini tampil lebih modern dengan menerapkan sistem informasi terintegrasi. 

Sistem baru ini dirancang khusus untuk mengawal seluruh jalannya pelaksanaan kompetisi, sehingga situasi terkini hingga hasil prestasi para atlet di lapangan dapat dipantau secara transparan. 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, memperkenalkan sistem informasi baru bernama Si Sakti untuk mendukung kelancaran gelaran Porprov Jateng XVII. Sistem ini dirancang khusus untuk mengawal seluruh jalannya pelaksanaan acara agar berjalan transparan. 

" Si Sakti adalah satu sistem yang kita gunakan untuk mengawal pelaksanaan Porprov. Dengan demikian, semua _event,_ perkembangan kejadian, dan juga prestasi atlet langsung tercatat secara _real-time,"_ ucapnya saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Kota Semarang pada Jumat, 17 Juli 2026. 

Dengan adanya sistem ini, diharapkan tidak ada keterlambatan (delay) waktu atau kesalahan input data _(entry)_ hasil pertandingan. 

"Harapannya, pada saat pelaksanaan nanti, ini menjadi fasilitas yang baik, transparansi yang baik, dan sekaligus menyajikan informasi yang terpercaya bagi masyarakat," tambahnya.

Persiapan gelaran Porprov Jateng XVII yang akan diselenggarakan pada 25–31 Oktober 2026 tersebut, saat ini sudah dalam tahap finalisasi. 

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan, progres persiapan gelaran tersebut hingga saat ini berjalan dengan baik.

"Hari ini progresnya sudah bagus, tinggal finalisasi. Pendaftaran atlet akan dibuka sampai akhir bulan ini," ucapnya.

Wagub yang juga Ketua Panitia Besar Porprov XVII menjelaskan, Porprov Jateng 2026 akan melibatkan sekitar 10.000 orang, terdiri dari atlet dan ofisial. Secara keseluruhan seluruh lokasi pertandingan atau venue di kabupaten/kota penyelenggara dinyatakan telah siap. 

Semarang Raya menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini, meliputi Kota Semarang, Salatiga, Demak, Kabupaten Semarang, dan Kendal. Sementara itu, dua daerah pendukung lain adalah Kota Surakarta untuk venue balap sepeda track di Velodrome Manahan, serta aeromodeling di Bandara Ngloram, Blora. 

Adapun untuk seremonial, acara pembukaan direncanakan akan berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang. Kemudian, acara penutupan akan diselenggarakan di GOR Kabupaten Kendal.

Dalam kesempatan itu, Wagub menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pemerintah kabupaten/kota yang telah ikut membantu menyokong para atlet. Terlebih, Porprov Jateng menjadi batu loncatan untuk menjaring atlet potensial Jawa Tengah menuju PON 2028.

Ia memprediksi, gelaran tersebut juga akan menjadi daya ungkit bagi perekonomian daerah, khususnya daerah Semarang Raya yang akan menjadi tuan rumah. Perputaran ekonomi di sektor konsumsi, transportasi, hingga tingkat okupansi hotel di sekitar venue dipastikan akan melonjak tajam selama perhelatan Porprov berlangsung.


Bagikan :

SEMARANG – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah Semarang Raya 2026 kini tampil lebih modern dengan menerapkan sistem informasi terintegrasi. 

Sistem baru ini dirancang khusus untuk mengawal seluruh jalannya pelaksanaan kompetisi, sehingga situasi terkini hingga hasil prestasi para atlet di lapangan dapat dipantau secara transparan. 

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, memperkenalkan sistem informasi baru bernama Si Sakti untuk mendukung kelancaran gelaran Porprov Jateng XVII. Sistem ini dirancang khusus untuk mengawal seluruh jalannya pelaksanaan acara agar berjalan transparan. 

" Si Sakti adalah satu sistem yang kita gunakan untuk mengawal pelaksanaan Porprov. Dengan demikian, semua _event,_ perkembangan kejadian, dan juga prestasi atlet langsung tercatat secara _real-time,"_ ucapnya saat beraudiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di Kota Semarang pada Jumat, 17 Juli 2026. 

Dengan adanya sistem ini, diharapkan tidak ada keterlambatan (delay) waktu atau kesalahan input data _(entry)_ hasil pertandingan. 

"Harapannya, pada saat pelaksanaan nanti, ini menjadi fasilitas yang baik, transparansi yang baik, dan sekaligus menyajikan informasi yang terpercaya bagi masyarakat," tambahnya.

Persiapan gelaran Porprov Jateng XVII yang akan diselenggarakan pada 25–31 Oktober 2026 tersebut, saat ini sudah dalam tahap finalisasi. 

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyampaikan, progres persiapan gelaran tersebut hingga saat ini berjalan dengan baik.

"Hari ini progresnya sudah bagus, tinggal finalisasi. Pendaftaran atlet akan dibuka sampai akhir bulan ini," ucapnya.

Wagub yang juga Ketua Panitia Besar Porprov XVII menjelaskan, Porprov Jateng 2026 akan melibatkan sekitar 10.000 orang, terdiri dari atlet dan ofisial. Secara keseluruhan seluruh lokasi pertandingan atau venue di kabupaten/kota penyelenggara dinyatakan telah siap. 

Semarang Raya menjadi tuan rumah ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini, meliputi Kota Semarang, Salatiga, Demak, Kabupaten Semarang, dan Kendal. Sementara itu, dua daerah pendukung lain adalah Kota Surakarta untuk venue balap sepeda track di Velodrome Manahan, serta aeromodeling di Bandara Ngloram, Blora. 

Adapun untuk seremonial, acara pembukaan direncanakan akan berlangsung di GOR Jatidiri, Semarang. Kemudian, acara penutupan akan diselenggarakan di GOR Kabupaten Kendal.

Dalam kesempatan itu, Wagub menyampaikan apresiasinya kepada jajaran pemerintah kabupaten/kota yang telah ikut membantu menyokong para atlet. Terlebih, Porprov Jateng menjadi batu loncatan untuk menjaring atlet potensial Jawa Tengah menuju PON 2028.

Ia memprediksi, gelaran tersebut juga akan menjadi daya ungkit bagi perekonomian daerah, khususnya daerah Semarang Raya yang akan menjadi tuan rumah. Perputaran ekonomi di sektor konsumsi, transportasi, hingga tingkat okupansi hotel di sekitar venue dipastikan akan melonjak tajam selama perhelatan Porprov berlangsung.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu