Follow Us :              

Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

  20 August 2026  |   10:15:00  |   dibaca : 247 
Kategori :
Bagikan :

Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

20 August 2026 | 10:15:00 | dibaca : 247
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Hari Jadi ke-81 Jateng: Job Fair Buka 4.817 Lowongan, Kesempatan Kerja Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Sebanyak 4.817 lowongan kerja tersedia dalam gelaran Job Fair atau bursa kerja dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah. 

Kegiatan yang diselenggarakan tanggal 20-21 Agustus 2026 itu tampak dipadati pelamar kerja pada Kamis, 20 Agustus 2026. Sebagian membawa berkas lamaran, sementara yang lain mencari informasi perusahaan dan lowongan melalui telepon seluler. Setidaknya 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi milik Disnakertrans Jawa Tengah.

Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, mengatakan, job fair secara tatap muka tetap diminati, meskipun informasi lowongan dapat diakses secara daring selama 24 jam melalui platform Ayo Kerjo.

“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair yang konvensional atau offline, seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Sebanyak 40 perusahaan menempati stan yang tersedia dalam kegiatan tersebut. PT Kawasan Industri Kendal juga hadir dengan membawa 8 perusahaan, sehingga total perusahaan yang membuka kesempatan kerja mencapai 48 perusahaan.

Lowongan yang ditawarkan berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, job fair menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Ia menilai, kegiatan ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan, sedangkan pencari kerja mempunyai akses lebih luas terhadap lowongan yang tersedia.

“Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya,” ujarnya.

Gubernur mengatakan, peluang kerja di Jawa Tengah masih terbuka lebar. Namun, kompetensi pencari kerja harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Job fair juga semakin inklusif, karena membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas. Sejumlah lowongan telah dikurasi dan secara khusus, teman-teman disabilitas dapat mendaftar.

Salah seorang penyandang tuna rungu, Sifa, mengatakan bahwa ia datang dari Jawa Barat, setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Dalam kesempatan itu, ia telah menyerahkan berkas lamaran kepada tiga perusahaan.

“Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas,” ucapnya.

Ia menilai pelayanan yang diberikan kepada peserta disabilitas sudah baik. Sifa berharap, semakin banyak perusahaan membuka kesempatan kerja bagi para penyandang disabilitas.

“Saya berharap, acara ini bisa mendukung teman-teman disabilitas serta memberikan lapangan pekerjaan dan kesempatan bagi mereka,” ujarnya.

Peserta lainnya, Vivi, mengaku baru pertama kali mengikuti job fair. Warga Semarang itu sempat mengalami kendala saat check-in, tetapi setelah mendapat pendampingan dari petugas, ia bisa memasuki area bursa kerja.

“Acara ini membantu saya mencari kerja. Kalau mencari sendiri agak susah, karena lowongannya banyak, saya jadi lebih semangat untuk mendaftar. Walaupun nanti belum tentu lolos, tetap semangat,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan PT JSCorp, Ika, menjelaskan, perusahaannya bergerak di bidang manufaktur di Boyolali. PT JSCorp membuka sekitar 300 lowongan untuk operator sewing, serta mencari pekerja untuk sejumlah posisi staf, mekanik, foreman, quality control, dan assembly.

“Ini pertama kali kami ikut dan ternyata ramai. Kalau posisi staf yang mensyaratkan pendidikan S1, peminatnya lumayan banyak,” kata Ika.

PT JSCorp juga membuka sejumlah posisi bagi penyandang disabilitas. Selain melalui job fair, pelamar dapat mengikuti walk-in interview di pabrik setiap hari pada pukul 07.00-09.00 WIB.

Pemprov Jateng berharap, semakin terbukanya lapangan kerja diharapkan dapat menyerap pertumbuhan angkatan kerja di provinsi ini. Pada Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Jateng mencapai 22,33 juta orang atau bertambah sekitar 455 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi investasi Jateng pada semester I 2026 mencapai Rp59,94 triliun, serta mampu menyerap 213.217 tenaga kerja. Investasi yang masuk diharapkan terus memberikan dampak terhadap pembukaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Bagikan :

SEMARANG — Sebanyak 4.817 lowongan kerja tersedia dalam gelaran Job Fair atau bursa kerja dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah di Halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah. 

Kegiatan yang diselenggarakan tanggal 20-21 Agustus 2026 itu tampak dipadati pelamar kerja pada Kamis, 20 Agustus 2026. Sebagian membawa berkas lamaran, sementara yang lain mencari informasi perusahaan dan lowongan melalui telepon seluler. Setidaknya 5.800 pencari kerja telah mendaftar melalui aplikasi milik Disnakertrans Jawa Tengah.

Kepala Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, mengatakan, job fair secara tatap muka tetap diminati, meskipun informasi lowongan dapat diakses secara daring selama 24 jam melalui platform Ayo Kerjo.

“Berdasarkan pengalaman selama ini, job fair yang konvensional atau offline, seperti ini masih banyak diminati. Mereka bisa bertemu langsung dengan pihak perusahaan, mendalami kondisi kerjanya seperti apa, jabatannya seperti apa, dan lain sebagainya,” ucapnya.

Sebanyak 40 perusahaan menempati stan yang tersedia dalam kegiatan tersebut. PT Kawasan Industri Kendal juga hadir dengan membawa 8 perusahaan, sehingga total perusahaan yang membuka kesempatan kerja mencapai 48 perusahaan.

Lowongan yang ditawarkan berasal dari berbagai sektor, mulai dari manufaktur, agrikultur dan alat berat, industri makanan dan jamu, kesehatan dan farmasi, keuangan, pariwisata dan perhotelan, hingga ritel.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, job fair menjadi jembatan antara kebutuhan perusahaan dan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.

Ia menilai, kegiatan ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. Perusahaan dapat memperoleh tenaga kerja sesuai kebutuhan, sedangkan pencari kerja mempunyai akses lebih luas terhadap lowongan yang tersedia.

“Di satu sisi perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja profesional. Di sisi lain, masyarakat bisa tertampung dari mana pun asalnya,” ujarnya.

Gubernur mengatakan, peluang kerja di Jawa Tengah masih terbuka lebar. Namun, kompetensi pencari kerja harus terus ditingkatkan agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Job fair juga semakin inklusif, karena membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas. Sejumlah lowongan telah dikurasi dan secara khusus, teman-teman disabilitas dapat mendaftar.

Salah seorang penyandang tuna rungu, Sifa, mengatakan bahwa ia datang dari Jawa Barat, setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Dalam kesempatan itu, ia telah menyerahkan berkas lamaran kepada tiga perusahaan.

“Saya merasa bahagia. Acara seperti ini bisa memberikan informasi kepada teman-teman disabilitas,” ucapnya.

Ia menilai pelayanan yang diberikan kepada peserta disabilitas sudah baik. Sifa berharap, semakin banyak perusahaan membuka kesempatan kerja bagi para penyandang disabilitas.

“Saya berharap, acara ini bisa mendukung teman-teman disabilitas serta memberikan lapangan pekerjaan dan kesempatan bagi mereka,” ujarnya.

Peserta lainnya, Vivi, mengaku baru pertama kali mengikuti job fair. Warga Semarang itu sempat mengalami kendala saat check-in, tetapi setelah mendapat pendampingan dari petugas, ia bisa memasuki area bursa kerja.

“Acara ini membantu saya mencari kerja. Kalau mencari sendiri agak susah, karena lowongannya banyak, saya jadi lebih semangat untuk mendaftar. Walaupun nanti belum tentu lolos, tetap semangat,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan PT JSCorp, Ika, menjelaskan, perusahaannya bergerak di bidang manufaktur di Boyolali. PT JSCorp membuka sekitar 300 lowongan untuk operator sewing, serta mencari pekerja untuk sejumlah posisi staf, mekanik, foreman, quality control, dan assembly.

“Ini pertama kali kami ikut dan ternyata ramai. Kalau posisi staf yang mensyaratkan pendidikan S1, peminatnya lumayan banyak,” kata Ika.

PT JSCorp juga membuka sejumlah posisi bagi penyandang disabilitas. Selain melalui job fair, pelamar dapat mengikuti walk-in interview di pabrik setiap hari pada pukul 07.00-09.00 WIB.

Pemprov Jateng berharap, semakin terbukanya lapangan kerja diharapkan dapat menyerap pertumbuhan angkatan kerja di provinsi ini. Pada Februari 2026, jumlah angkatan kerja di Jateng mencapai 22,33 juta orang atau bertambah sekitar 455 ribu orang dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, realisasi investasi Jateng pada semester I 2026 mencapai Rp59,94 triliun, serta mampu menyerap 213.217 tenaga kerja. Investasi yang masuk diharapkan terus memberikan dampak terhadap pembukaan lapangan kerja serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu