Follow Us :              

Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah

  24 August 2026  |   10:00:00  |   dibaca : 251 
Kategori :
Bagikan :

Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah

24 August 2026 | 10:00:00 | dibaca : 251
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah
Pengurus MUI Jateng Dikukuhkan, Gubernur Dorong Kolaborasi dan Perkuat Sinergi Bangun Daerah

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menghadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah Masa Khidmat 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 24 Agustus 2026. 

Ia berharap, pengukuhan pengurus ini tidak sekadar pergantian personel, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan pengabdian dan persatuan umat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berharap kolaborasi antara MUI Jateng dengan Pemprov Jateng terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui program maupun kegiatan yang tujuannya untuk membangun daerah. 

“MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun pemerintahan kolaboratif, sekaligus berperan sebagai cooling system dalam menghadapi berbagai persoalan di Jawa Tengah,” ucapnya.

Gubernur mengapresiasi langkah MUI Jateng yang juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya perguruan tinggi, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bank Jateng Syariah, hingga media massa. 

"Aspek persatuan ini yang harus dikedepankan, kami percaya bahwa kolaborasi yang terjalin itu menjadi bagian dalam membangun wilayah," katanya.

Ketua Umum MUI Pusat, M. Anwar Iskandar, mengatakan bahwa MUI memiliki peran sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah. Apalagi, tantangan agama dan bangsa Indonesia tidak kecil, baik di bidang ekonomi, kesejahteraan, dan sebagainya. 

Oleh karena itu, sinergi antara ulama dan pemerintah akan menjadi kekuatan untuk mengatasi setiap tantangan yang ada.

Ia berpesan agar MUI dan pondok pesantren di Jateng juga berfokus pada kaderisasi ulama perempuan. Sebab, ia menantikan lebih banyak ulama perempuan lahir di Jawa Tengah dan ikut berkiprah di MUI.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jateng, Noor Achmad, menyampaikan bahwa MUI Jateng akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk kepentingan masyarakat, baik sinergitas program dengan Pemprov Jateng maupun dalam hal syiar keagamaan yang melibatkan media massa dan instansi pendidikan tinggi.

"Kami bersama Gubernur, (berupaya) membangkitkan ekonomi umat, terutama ekonomi masyarakat Islam. Sudah ada kerja sama dengan masyarakat ekonomi syariah, rektor, dan media massa," ujarnya.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menghadiri Pengukuhan Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Tengah Masa Khidmat 2026-2031 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 24 Agustus 2026. 

Ia berharap, pengukuhan pengurus ini tidak sekadar pergantian personel, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan pengabdian dan persatuan umat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berharap kolaborasi antara MUI Jateng dengan Pemprov Jateng terus terjalin demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui program maupun kegiatan yang tujuannya untuk membangun daerah. 

“MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun pemerintahan kolaboratif, sekaligus berperan sebagai cooling system dalam menghadapi berbagai persoalan di Jawa Tengah,” ucapnya.

Gubernur mengapresiasi langkah MUI Jateng yang juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, di antaranya perguruan tinggi, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Bank Jateng Syariah, hingga media massa. 

"Aspek persatuan ini yang harus dikedepankan, kami percaya bahwa kolaborasi yang terjalin itu menjadi bagian dalam membangun wilayah," katanya.

Ketua Umum MUI Pusat, M. Anwar Iskandar, mengatakan bahwa MUI memiliki peran sebagai pelayan umat dan mitra pemerintah. Apalagi, tantangan agama dan bangsa Indonesia tidak kecil, baik di bidang ekonomi, kesejahteraan, dan sebagainya. 

Oleh karena itu, sinergi antara ulama dan pemerintah akan menjadi kekuatan untuk mengatasi setiap tantangan yang ada.

Ia berpesan agar MUI dan pondok pesantren di Jateng juga berfokus pada kaderisasi ulama perempuan. Sebab, ia menantikan lebih banyak ulama perempuan lahir di Jawa Tengah dan ikut berkiprah di MUI.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Jateng, Noor Achmad, menyampaikan bahwa MUI Jateng akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk kepentingan masyarakat, baik sinergitas program dengan Pemprov Jateng maupun dalam hal syiar keagamaan yang melibatkan media massa dan instansi pendidikan tinggi.

"Kami bersama Gubernur, (berupaya) membangkitkan ekonomi umat, terutama ekonomi masyarakat Islam. Sudah ada kerja sama dengan masyarakat ekonomi syariah, rektor, dan media massa," ujarnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu