Follow Us :              

Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM

  28 September 2026  |   19:30:00  |   dibaca : 212 
Kategori :
Bagikan :

Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM

28 September 2026 | 19:30:00 | dibaca : 212
Kategori :
Bagikan :

Foto : Fajar (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM
Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM
Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM
Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM
Euforia Nobar Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jateng Geliatkan UMKM

Foto : Fajar (Humas Jateng)

SEMARANG — Acara nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan euforia dan keseruan dukungan bagi Skuad Garuda, tetapi juga membawa berkah bagi para pedagang kaki lima (PKL) serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. 

Hal itu sebagaimana terjadi saat acara nobar laga Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia pada Senin, 28 September 2026 malam. 

Salah seorang pedagang wedang ronde, Susilowati, mengaku jika pada hari-hari biasa dagangannya hanya laku kurang lebih 50 porsi, pada acara tersebut 150 porsi wedang rondenya ludes dalam waktu 30 menit.

"Ini tadi bawa 150 porsi, habis dalam setengah jam. Kalau hari biasa, jualan mulai jam 7 malam sampai jam 2 pagi, itu saja kadang tidak habis dan (sisanya) dibawa pulang," ucapnya saat ditemui di sela acara nonton bareng.

Pedagang yang biasa jualan di Jalan Pahlawan, Kota Semarang itu mengaku sangat terbantu dengan adanya nobar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jateng. Sebab, acara tersebut dapat membantu pedagang kaki lima sepertinya.

"Alhamdulillah sudah dua kali ini di-booking untuk acara nonton bareng. Ini rezeki dari Pak Luthfi (Gubernur Jateng)," ujarnya yang sudah berjualan sejak tahun 2014.

Pedagang lainnya, Susi, mengatakan hal yang sama. Kesempatan untuk menjajakan dagangannya di acara yang digelar di Halaman Kantor Gubernur memang tidak rutin, tetapi omzetnya dapat menutup atau menambah penghasilan sehari-hari.

Selama 11 tahun menjalankan usaha Angkringan Om Yanto, pendapatan kotor yang ia dapat setiap hari berkisar Rp500 ribu sampai Rp600 ribu.

"Ini tadi dapat pesanan Rp2 juta. Senang banget UMKM kaki lima bisa digandeng, saya sudah beberapa kali di-booking kalau ada acara seperti ini. Biasanya jualan di depan kampus Undip Pleburan dari jam 4 sore sampai jam 2 pagi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, agenda nonton bareng ini merupakan bentuk dukungan kepada Timnas dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Selain itu, juga untuk menggeliatkan ekonomi UMKM yang berada di sekitar lingkungan Kantor Gubernur Jawa Tengah. 

Acara itu juga sekaligus menegaskan bahwa Kantor Gubernur adalah Rumah Rakyat, masyarakat dapat datang untuk berkomunikasi langsung dan menyampaikan pendapat.

"Di sini ada produk UMKM dan ada makanan. Semua kita sediakan dan sajikan untuk anak-anak, teman-teman, dan saudara-saudara. Kita gratiskan," ucapnya di tengah acara nonton bareng Timnas Indonesia melawan Malaysia.

Ia menyampaikan bahwa olahraga merupakan alat pemersatu bangsa. Laga Timnas sepak bola Indonesia menjadi momentum untuk mempererat masyarakat dan mereduksi konflik sosial. Melalui nonton bareng ini semua permasalahan bisa cair.

"Masyarakat bisa menyampaikan aspirasi. Kita bisa menyatu dengan seluruh masyarakat,” ucap Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno.

Salah seorang penonton, Avanda Amytrias, merasakan betul bagaimana keseruan dan euforia nonton bareng laga Skuad Garuda. Dalam dua kali gelaran nonton bareng, ia selalu hadir bersama dua anaknya, Omar dan Raffa.

Ia mengapresiasi Gubernur Jateng yang telah menyelenggarakan acara nonton bareng laga Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

"Luar biasa. Apresiasi kepada Gubernur. Bagus banget acaranya, kalau bisa sering-sering mengadakan acara seperti ini, supaya euforia sepak bola warga Jawa Tengah lebih kenceng lagi. Ini saya juga ngajak anak-anak biar dapat euforia sepak bola. Sering ajak anak nonton bareng dan nonton di stadion juga," ujarnya usai acara.


Bagikan :

SEMARANG — Acara nonton bareng (nobar) Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah tidak hanya menghadirkan euforia dan keseruan dukungan bagi Skuad Garuda, tetapi juga membawa berkah bagi para pedagang kaki lima (PKL) serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi. 

Hal itu sebagaimana terjadi saat acara nobar laga Timnas Indonesia melawan Timnas Malaysia pada Senin, 28 September 2026 malam. 

Salah seorang pedagang wedang ronde, Susilowati, mengaku jika pada hari-hari biasa dagangannya hanya laku kurang lebih 50 porsi, pada acara tersebut 150 porsi wedang rondenya ludes dalam waktu 30 menit.

"Ini tadi bawa 150 porsi, habis dalam setengah jam. Kalau hari biasa, jualan mulai jam 7 malam sampai jam 2 pagi, itu saja kadang tidak habis dan (sisanya) dibawa pulang," ucapnya saat ditemui di sela acara nonton bareng.

Pedagang yang biasa jualan di Jalan Pahlawan, Kota Semarang itu mengaku sangat terbantu dengan adanya nobar yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jateng. Sebab, acara tersebut dapat membantu pedagang kaki lima sepertinya.

"Alhamdulillah sudah dua kali ini di-booking untuk acara nonton bareng. Ini rezeki dari Pak Luthfi (Gubernur Jateng)," ujarnya yang sudah berjualan sejak tahun 2014.

Pedagang lainnya, Susi, mengatakan hal yang sama. Kesempatan untuk menjajakan dagangannya di acara yang digelar di Halaman Kantor Gubernur memang tidak rutin, tetapi omzetnya dapat menutup atau menambah penghasilan sehari-hari.

Selama 11 tahun menjalankan usaha Angkringan Om Yanto, pendapatan kotor yang ia dapat setiap hari berkisar Rp500 ribu sampai Rp600 ribu.

"Ini tadi dapat pesanan Rp2 juta. Senang banget UMKM kaki lima bisa digandeng, saya sudah beberapa kali di-booking kalau ada acara seperti ini. Biasanya jualan di depan kampus Undip Pleburan dari jam 4 sore sampai jam 2 pagi," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengatakan, agenda nonton bareng ini merupakan bentuk dukungan kepada Timnas dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Selain itu, juga untuk menggeliatkan ekonomi UMKM yang berada di sekitar lingkungan Kantor Gubernur Jawa Tengah. 

Acara itu juga sekaligus menegaskan bahwa Kantor Gubernur adalah Rumah Rakyat, masyarakat dapat datang untuk berkomunikasi langsung dan menyampaikan pendapat.

"Di sini ada produk UMKM dan ada makanan. Semua kita sediakan dan sajikan untuk anak-anak, teman-teman, dan saudara-saudara. Kita gratiskan," ucapnya di tengah acara nonton bareng Timnas Indonesia melawan Malaysia.

Ia menyampaikan bahwa olahraga merupakan alat pemersatu bangsa. Laga Timnas sepak bola Indonesia menjadi momentum untuk mempererat masyarakat dan mereduksi konflik sosial. Melalui nonton bareng ini semua permasalahan bisa cair.

"Masyarakat bisa menyampaikan aspirasi. Kita bisa menyatu dengan seluruh masyarakat,” ucap Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno.

Salah seorang penonton, Avanda Amytrias, merasakan betul bagaimana keseruan dan euforia nonton bareng laga Skuad Garuda. Dalam dua kali gelaran nonton bareng, ia selalu hadir bersama dua anaknya, Omar dan Raffa.

Ia mengapresiasi Gubernur Jateng yang telah menyelenggarakan acara nonton bareng laga Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

"Luar biasa. Apresiasi kepada Gubernur. Bagus banget acaranya, kalau bisa sering-sering mengadakan acara seperti ini, supaya euforia sepak bola warga Jawa Tengah lebih kenceng lagi. Ini saya juga ngajak anak-anak biar dapat euforia sepak bola. Sering ajak anak nonton bareng dan nonton di stadion juga," ujarnya usai acara.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu