Follow Us :              

Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng

  05 November 2026  |   18:00:00  |   dibaca : 12 
Kategori :
Bagikan :

Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng

05 November 2026 | 18:00:00 | dibaca : 12
Kategori :
Bagikan :

Foto : Adit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng
Bertemu Sivitas Akademika dan Alumni UGM, Gubernur Dorong Kolaborasi Bangun Jateng

Foto : Adit (Humas Jateng)

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengajak sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) berserta alumninya untuk bersama-sama ikut membangun Jawa Tengah. 

Hal itu disampaikannya dalam Acara Silaturahmi dan Ramah Tamah Rektor UGM, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pengurus Daerah Jateng, dan kontingen Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-39 UGM di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Kamis, 5 November 2026.

"Pemprov Jateng sudah menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan 123 perguruan tinggi. Kami tunggu pengabdian mahasiswa dan alumni UGM untuk masyarakat Jawa Tengah. Sudah ada contohnya, di Pemprov Jateng ini banyak juga anggota Kagama," ucap Gubernur.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari semangat _collaborative government_ (pemerintahan kolaboratif) yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebab, dalam membangun suatu daerah diperlukan berbagai elemen masyarakat. 

Gubernur menilai, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, mulai dari  riset, kajian ilmiah, pengembangan teknologi tepat guna, serta pendampingan masyarakat. Apalagi, pembangunan di Jateng memiliki tantangan yang cukup beragam, mulai dari kemiskinan, kualitas pendidikan dan kesehatan, ekonomi masyarakat, hingga ketahanan pangan.

Oleh karena itu, Pemprov Jateng berkolaborasi dengan perguruan tinggi, wirausaha, serta seluruh tokoh di masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.

”Ini bentuk _collaborative goverment_ yang merupakan implementasi dari semangat gotong royong masyarakat Jawa Tengah," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memaparkan capaian kinerja Provinsi Jawa Tengah tahun 2026, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang saat ini sebesar 5,82% atau di atas rata-rata nasional, kemudian angka kemiskinan yang sudah turun menjadi 9,21%, hingga angka investasi yang mencapai lebih dari Rp72 triliun per Oktober 2026.

"Itu semua berkat kerja sama dan kolaborasi dari seluruh pihak. Jawa Tengah ini menarik untuk investasi,” ucapnya. 

Sementara itu, Rektor UGM, Ova Emilia, mengatakan, forum silaturahmi ini sangat penting bagi UGM, baik dosen, mahasiswa, maupun Kagama. Ia berharap, forum-forum yang diselenggarakan dapat melahirkan kebermanfaatan bagi sivitas akademika UGM, masyarakat, dan bangsa Indonesia.


Bagikan :

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., mengajak sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM) berserta alumninya untuk bersama-sama ikut membangun Jawa Tengah. 

Hal itu disampaikannya dalam Acara Silaturahmi dan Ramah Tamah Rektor UGM, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Pengurus Daerah Jateng, dan kontingen Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-39 UGM di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Kamis, 5 November 2026.

"Pemprov Jateng sudah menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan 123 perguruan tinggi. Kami tunggu pengabdian mahasiswa dan alumni UGM untuk masyarakat Jawa Tengah. Sudah ada contohnya, di Pemprov Jateng ini banyak juga anggota Kagama," ucap Gubernur.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari semangat _collaborative government_ (pemerintahan kolaboratif) yang diusung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Sebab, dalam membangun suatu daerah diperlukan berbagai elemen masyarakat. 

Gubernur menilai, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pembangunan daerah, mulai dari  riset, kajian ilmiah, pengembangan teknologi tepat guna, serta pendampingan masyarakat. Apalagi, pembangunan di Jateng memiliki tantangan yang cukup beragam, mulai dari kemiskinan, kualitas pendidikan dan kesehatan, ekonomi masyarakat, hingga ketahanan pangan.

Oleh karena itu, Pemprov Jateng berkolaborasi dengan perguruan tinggi, wirausaha, serta seluruh tokoh di masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut.

”Ini bentuk _collaborative goverment_ yang merupakan implementasi dari semangat gotong royong masyarakat Jawa Tengah," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memaparkan capaian kinerja Provinsi Jawa Tengah tahun 2026, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang saat ini sebesar 5,82% atau di atas rata-rata nasional, kemudian angka kemiskinan yang sudah turun menjadi 9,21%, hingga angka investasi yang mencapai lebih dari Rp72 triliun per Oktober 2026.

"Itu semua berkat kerja sama dan kolaborasi dari seluruh pihak. Jawa Tengah ini menarik untuk investasi,” ucapnya. 

Sementara itu, Rektor UGM, Ova Emilia, mengatakan, forum silaturahmi ini sangat penting bagi UGM, baik dosen, mahasiswa, maupun Kagama. Ia berharap, forum-forum yang diselenggarakan dapat melahirkan kebermanfaatan bagi sivitas akademika UGM, masyarakat, dan bangsa Indonesia.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu