Kibarkan Merah Putih di Dada

  15 August 2018  |   20:00:00  |   dibaca : 10220 

Foto : (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu
Daftarkan diri anda terlebih dahulu

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP, Rabu (15/8/2018) malam, mengukuhkan 35 anggotan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka). Mereka nantinya akan mengibarkan bendera merah putih di Lapangan Simpang Lima Semarang saat upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia pada Jumat (17/8/2018).

Pengukuhan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bakti Praja Kantor Gubernur Jawa Tengah dengan disaksikan oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto dan segenap pimpinan OPD Pemprov Jateng.

Dalam sambutannya, Ganjar berpesan pada seluruh anggota Paskibraka agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah diraih. Terpilihnya anggota Paskibraka ini, menurutnya dilakukan dengan proses seleksi yang panjang dan kompetisi yang baik dan fair, sehingga saat melaksanakan tugas  nanti harus dilakukan dengan sebaik-baiknya dan konsentrasi penuh.

Ganjar mengatakan latihan-latihan yang diberikan oleh para pelatih dan senior merupakan proses pembelajaran kedisiplinan, sehingga latihan-latihan tersebut harus dilakukan dengan sungguh-sungguh agar bisa membangun karakter sebagai penerus bangsa dan negara yang tangguh.

“Ibarat dalam pertandingan olahraga latihannya sudah tinggal pertandingan. Maka besuk itu (upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 RI) adalah kemenangan dari latihan yang panjang yang musuhnya tidak kelihatan adalah diri sendiri,” terangnya.

Pada saat dikukuhkan, imbuh Ganjar, para anggota Paskibraka juga telah melakukan proses mencium bendera merah-putih. Tindakan sederhana tersebut mempunyai makna yang dalam karena berdiri dan berkibarnya Sang Saka Merah-Putih hingga saat ini merupakan hasil dari perjuangan para pahlawan yang rela menumpahkan darah dan mengorbankan nyawa demi merebut kemerdekaan dari tangan penjajah.
 
Untuk itulah, sebagai generasi muda penerus bangsa mereka dituntut untuk meneruskan perjuangan dan cita-cita para pahlawan dalam mempertahankan NKRI. Hal ini bisa dilakukan dengan menghayati ideologi Pancasila agar bisa bernegara dengan baik, menjalankan konstitusi yang ada dan menghormati orang-orang yang berbeda dengan kita baik itu warna kulit, rambut, agama, budaya, hingga status sosialnya.

“Mudah-mudahan di dada kalian semua akan berkibar, siapapun tidak akan boleh menggantikan dasar negara, siapapun tidak akan boleh membuat negara ini gagal, siapapun tidak boleh membuat negara ini bubar, siapapun. Dan anda adalah patriot berikutnya yang disiapkan oleh para senior ini untuk mempertahankan itu,”ujarnya.

Mantan anggota DPR RI melanjutkan setelah menjalankan tugas sebagai Paskibraka anak-anak muda ini juga akan kembali menjalankan tugas sebagai pelajar yaitu menggapai cita-cita yang diimpikan. Karenanya, dirinya berpesan untuk terus giat belajar, menghormati orang tua dan guru serta mencintai negara.

Para generasi muda ini akan dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat yakni narkoba, radikalisme dan bahkan ideologi-ideologi lain yang seolah-olah dinilai baik. Sehingga mereka diminta untuk memperbanyak literasi dengan membaca dan selalu mengklarifikasi informasi agar tidak terjebak informasi yang tidak benar atau hoax. Jangan menggali literasi dengan informasi instan dari gadget, namun harus membaca buku secara utuh agar mereka bisa memahami dengan akal yang kritis, berpikir sistematis, dan mampu mencari solusi dari setiap permasalahan.

“Jadilah orang yang membaca utuh, bukan membaca buku satu alinea. Maka kita tidak mau disebut orang dengan pengetahuan hanya satu alinea, tapi pengetahuan kita yang beribu-ribu buku mungkin berjuta juta yang bisa dibaca,” tuturnya.

Ganjar berharap momentum peringatan HUT Kemerdekaan ke-73 RI ini bisa membangkitkan generasi berikutnya untuk bisa menjadi garda terdepan dalam mepertahan, mengembangkan dan menjayakan NKRI.

(Kukuh/Puji/Humas Jateng)

 

Baca juga : Paskibraka Agen Nilai Luhur


Share :
BERITA TERKAIT