Follow Us :              

Khotbah Jumat Taj Yasin: Jangan Kucilkan Siapapun yang Terkena COVID-19

  08 January 2021  |   12:00:00  |   dibaca : 570 
Kategori :
Bagikan :


Khotbah Jumat Taj Yasin: Jangan Kucilkan Siapapun yang Terkena COVID-19

08 January 2021 | 12:00:00 | dibaca : 570
Kategori :
Bagikan :

Foto : Irfani (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Irfani (Humas Jateng)

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta masyarakat tidak bersedih dan mengucilkan siapapun yang terkena COVID-19. Adanya wabah atau Tha'un (dalam bahasa arab) termasuk COVID-19 diberikan kepada orang-orang yang beriman kepada Allah sebagai rahmat. 

Hal itu disampaikan saat khotbah salat Jumat di Masjid Baiturrahman Kota Semarang, Jumat (8/01/2021). 

"Terkadang musibah yang diberikan oleh-Nya itu bersifat pelajaran  juga rahmat bagi orang-orang beriman," tutur Taj Yasin. 

Gus Yasin, sapaan Akrab Taj Yasin menjelaskan bahwa wabah bersifat umum, siapa saja bisa terkena termasuk tokoh politik, tokoh agama dan masyarakat. 

"Hingga hari ini, pada detik ini kita masih diuji oleh Allah melalui COVID-19. Rasulullah pernah ditanya oleh Aisyah dalam suatu hadis tentang wabah, kalau sekarang adalah COVID-19," katanya. 

Dalam hadis tersebut, Aisyah istri Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Rasulullah tentang Tha'un dan Nabi memberitahukan bahwa Tha'un adalah azab yang dikirim Allah bagi barang siapapun yang dia kehendaki, dan Allah menetapkannya sebagai rahmat bagi orang-orang beriman.  

"Kemudian pada akhir hadis tersebut disampaikan, bahwa orang-orang beriman kepada Allah yang meninggal karena COVID-19, diberikan tempat termulia seperti orang-orang yang meninggal syahid. Mudah-mudahan kita diberi perlindungan dari Allah SWT," terangnya.


Bagikan :

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta masyarakat tidak bersedih dan mengucilkan siapapun yang terkena COVID-19. Adanya wabah atau Tha'un (dalam bahasa arab) termasuk COVID-19 diberikan kepada orang-orang yang beriman kepada Allah sebagai rahmat. 

Hal itu disampaikan saat khotbah salat Jumat di Masjid Baiturrahman Kota Semarang, Jumat (8/01/2021). 

"Terkadang musibah yang diberikan oleh-Nya itu bersifat pelajaran  juga rahmat bagi orang-orang beriman," tutur Taj Yasin. 

Gus Yasin, sapaan Akrab Taj Yasin menjelaskan bahwa wabah bersifat umum, siapa saja bisa terkena termasuk tokoh politik, tokoh agama dan masyarakat. 

"Hingga hari ini, pada detik ini kita masih diuji oleh Allah melalui COVID-19. Rasulullah pernah ditanya oleh Aisyah dalam suatu hadis tentang wabah, kalau sekarang adalah COVID-19," katanya. 

Dalam hadis tersebut, Aisyah istri Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Rasulullah tentang Tha'un dan Nabi memberitahukan bahwa Tha'un adalah azab yang dikirim Allah bagi barang siapapun yang dia kehendaki, dan Allah menetapkannya sebagai rahmat bagi orang-orang beriman.  

"Kemudian pada akhir hadis tersebut disampaikan, bahwa orang-orang beriman kepada Allah yang meninggal karena COVID-19, diberikan tempat termulia seperti orang-orang yang meninggal syahid. Mudah-mudahan kita diberi perlindungan dari Allah SWT," terangnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu