Follow Us :              

Jawa Tengah Jadi Provinsi Penggerak Keuangan Terbaik, OJK Anugerahkan 3 Penghargaan

  06 April 2021  |   12:00:00  |   dibaca : 776 
Kategori :
Bagikan :


Jawa Tengah Jadi Provinsi Penggerak Keuangan Terbaik, OJK Anugerahkan 3 Penghargaan

06 April 2021 | 12:00:00 | dibaca : 776
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima tiga piala penghargaan dari OJK pusat. Piala itu diserahkan langsung oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jateng-DIY, Aman Santosa, kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Kantor Gubernur, Selasa (6/4/2021). 

Piala penghargaan itu seharusnya diserahkan pada tahun 2020 lalu. Namun, karena adanya Pandemi COVID-19 dan acara penganugerahan digelar secara virtual, sehingga piala penghargaan baru diberikan saat ini. 

Tiga penghargaan tersebut yaitu, penghargaan provinsi dengan inovasi pengembangan program inklusi keuangan terbaik yang digelar Oktober 2020, penghargaan Simpel Award yang digelar November 2020 dan penghargaan khusus untuk Ganjar sebagai tokoh penggerak program inklusi keuangan terbaik yang digelar pada Januari 2021. 

Ganjar mengatakan, penghargaan yang diberikan itu tidak lepas dari bantuan dan pendampingan OJK. Selama ini, lanjut Ganjar, pengembangan inklusi keuangan memang dipacu agar masyarakat menjadi lebih paham. 

"Penghargaan-penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Jawa Tengah, agar keuangan kita lebih inklusif. Selain itu, kami juga terus mendorong kebiasaan cashless dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat sebagai salah satu cara pengelolaan keuangan," ujarnya. 

Sementara itu, Aman menjelaskan, penghargaan itu diberikan karena Jawa Tengah menjadi provinsi penggerak akses keuangan terbaik se-Indonesia. 

"Beberapa penghargaan ini membuktikan Jateng sebagai penggerak program inklusi terbaik," ujar Aman. 

Ia mengatakan, selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama OJK, memiliki sejumlah program di bidang inklusi. Di antaranya, mengedukasi masyarakat agar memiliki akses terhadap industri jasa keuangan, edukasi tentang jasa keuangan dan beberapa program lainnya, termasuk fasilitas kredit. 

"Program-program itu berjalan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Sehingga, Jateng hampir selalu mendapatkan penghargaan terkait inklusi keuangan ini," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerima tiga piala penghargaan dari OJK pusat. Piala itu diserahkan langsung oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional Jateng-DIY, Aman Santosa, kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Kantor Gubernur, Selasa (6/4/2021). 

Piala penghargaan itu seharusnya diserahkan pada tahun 2020 lalu. Namun, karena adanya Pandemi COVID-19 dan acara penganugerahan digelar secara virtual, sehingga piala penghargaan baru diberikan saat ini. 

Tiga penghargaan tersebut yaitu, penghargaan provinsi dengan inovasi pengembangan program inklusi keuangan terbaik yang digelar Oktober 2020, penghargaan Simpel Award yang digelar November 2020 dan penghargaan khusus untuk Ganjar sebagai tokoh penggerak program inklusi keuangan terbaik yang digelar pada Januari 2021. 

Ganjar mengatakan, penghargaan yang diberikan itu tidak lepas dari bantuan dan pendampingan OJK. Selama ini, lanjut Ganjar, pengembangan inklusi keuangan memang dipacu agar masyarakat menjadi lebih paham. 

"Penghargaan-penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Jawa Tengah, agar keuangan kita lebih inklusif. Selain itu, kami juga terus mendorong kebiasaan cashless dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat sebagai salah satu cara pengelolaan keuangan," ujarnya. 

Sementara itu, Aman menjelaskan, penghargaan itu diberikan karena Jawa Tengah menjadi provinsi penggerak akses keuangan terbaik se-Indonesia. 

"Beberapa penghargaan ini membuktikan Jateng sebagai penggerak program inklusi terbaik," ujar Aman. 

Ia mengatakan, selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama OJK, memiliki sejumlah program di bidang inklusi. Di antaranya, mengedukasi masyarakat agar memiliki akses terhadap industri jasa keuangan, edukasi tentang jasa keuangan dan beberapa program lainnya, termasuk fasilitas kredit. 

"Program-program itu berjalan baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Sehingga, Jateng hampir selalu mendapatkan penghargaan terkait inklusi keuangan ini," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu