Follow Us :              

Ganjar dan Ombudsman RI Diskusikan Strategi Pelayanan Publik

  28 May 2021  |   13:00:00  |   dibaca : 386 
Kategori :
Bagikan :


Ganjar dan Ombudsman RI Diskusikan Strategi Pelayanan Publik

28 May 2021 | 13:00:00 | dibaca : 386
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) , Bobby Hamzar Rafinus, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Semarang, Jumat (28/5/2021). 

Ganjar menyampaikan, pertemuan tersebut mendiskusikan banyak hal, termasuk saran dari ORI terkait pelayanan publik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

"Satu yang penting adalah Kabupaten/Kota harus meningkatkan pelayanan publik. Komitmennya mesti dilaksanakan. ASN dan kepala daerah seperti saya ini kan yang bayar rakyat, kalau kami melaksanakan (pelayanan) buruk ya ORI harus bertindak. Kita dukung penuh ORI," tegas Ganjar. 

Bagi Ganjar, melayani masyarakat dengan baik wajib hukumnya bagi pejabat publik, ASN maupun kepala daerah. Selain harus taat pada peraturan, mereka juga dituntut memiliki inovasi-inovasi. 

"Maka tadi saya usulkan ada OTT pelayanan publik. Jadi semua yang ngeyel dan ndableg itu ditangkap sama ORI. Penangkapannya itu tentu tidak seperti OTT KPK, artinya ORI bisa datang, memeriksa, dan mengevaluasi karena (mereka) punya hak," ujar Ganjar. 

Kepada Kepala Daerah dan seluruh ASN di Jawa Tengah, Ganjar berpesan agar mereka tidak kuatir dengan hal itu. Tugas dan tanggung jawab ORI memang  memberikan jaminan dan peningkatan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. 

"Teman-teman tidak usah takut, kalau kita diskusikan itu bisa untuk memperbaiki. Umpama, layanan jangan manual terus maka saya bilang gunakan medsos (media sosial) untuk melayani publik, sehingga pelayanan bisa lebih cepat. Ini cara yang bisa dipakai," katanya mencontohkan. 

Wakil Ombudsman Republik Indonesia, Bobby Hamzar Rafinus, menyambut antusias usulan Ganjar  terkait OTT pelayanan publik. Ia menilai ide itu sangat baik dan ia berjanji akan membahas lebih lanjut pada tingkat pimpinan di ORI. 

"Ada beberapa ide dari Gubernur, (salah satunya) istilah beliau itu OTT pelayanan publik. Kami akan bahas dengan pimpinan karena memang sebagai pimpinan baru kami sedang mengembangkan inovasi-inovasi. Laporan masyarakat semakin hari semakin banyak dan dituntut untuk cepat penyelesainnya," kata Bobby. 

Adapun terkait upaya penyelesaian laporan masyarakat, ORI sendiri sudah banyak melakukan inovasi, salah satunya adalah menerima dan verifikasi laporan secara on the spot. Melalui cara tersebut sudah banyak laporan yang berhasil di selesaikan. 

"Kami sudah ada PVL (Penerimaan dan Verifikasi Laporan) On The Spot, jadi penerimaan dan verifikasi langsung di tempat. Di Jateng sudah ada hasilnya, terutama terkait Dukcapil. Jadi masyarakat yang mengalami kesulitan mengurus KK dan KTP dengan cara ini bisa langsung diselesaikan," ungkapnya.


Bagikan :

SEMARANG -Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menerima kunjungan Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) , Bobby Hamzar Rafinus, di Rumah Dinas Puri Gedeh, Semarang, Jumat (28/5/2021). 

Ganjar menyampaikan, pertemuan tersebut mendiskusikan banyak hal, termasuk saran dari ORI terkait pelayanan publik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. 

"Satu yang penting adalah Kabupaten/Kota harus meningkatkan pelayanan publik. Komitmennya mesti dilaksanakan. ASN dan kepala daerah seperti saya ini kan yang bayar rakyat, kalau kami melaksanakan (pelayanan) buruk ya ORI harus bertindak. Kita dukung penuh ORI," tegas Ganjar. 

Bagi Ganjar, melayani masyarakat dengan baik wajib hukumnya bagi pejabat publik, ASN maupun kepala daerah. Selain harus taat pada peraturan, mereka juga dituntut memiliki inovasi-inovasi. 

"Maka tadi saya usulkan ada OTT pelayanan publik. Jadi semua yang ngeyel dan ndableg itu ditangkap sama ORI. Penangkapannya itu tentu tidak seperti OTT KPK, artinya ORI bisa datang, memeriksa, dan mengevaluasi karena (mereka) punya hak," ujar Ganjar. 

Kepada Kepala Daerah dan seluruh ASN di Jawa Tengah, Ganjar berpesan agar mereka tidak kuatir dengan hal itu. Tugas dan tanggung jawab ORI memang  memberikan jaminan dan peningkatan pelayanan publik yang baik kepada masyarakat. 

"Teman-teman tidak usah takut, kalau kita diskusikan itu bisa untuk memperbaiki. Umpama, layanan jangan manual terus maka saya bilang gunakan medsos (media sosial) untuk melayani publik, sehingga pelayanan bisa lebih cepat. Ini cara yang bisa dipakai," katanya mencontohkan. 

Wakil Ombudsman Republik Indonesia, Bobby Hamzar Rafinus, menyambut antusias usulan Ganjar  terkait OTT pelayanan publik. Ia menilai ide itu sangat baik dan ia berjanji akan membahas lebih lanjut pada tingkat pimpinan di ORI. 

"Ada beberapa ide dari Gubernur, (salah satunya) istilah beliau itu OTT pelayanan publik. Kami akan bahas dengan pimpinan karena memang sebagai pimpinan baru kami sedang mengembangkan inovasi-inovasi. Laporan masyarakat semakin hari semakin banyak dan dituntut untuk cepat penyelesainnya," kata Bobby. 

Adapun terkait upaya penyelesaian laporan masyarakat, ORI sendiri sudah banyak melakukan inovasi, salah satunya adalah menerima dan verifikasi laporan secara on the spot. Melalui cara tersebut sudah banyak laporan yang berhasil di selesaikan. 

"Kami sudah ada PVL (Penerimaan dan Verifikasi Laporan) On The Spot, jadi penerimaan dan verifikasi langsung di tempat. Di Jateng sudah ada hasilnya, terutama terkait Dukcapil. Jadi masyarakat yang mengalami kesulitan mengurus KK dan KTP dengan cara ini bisa langsung diselesaikan," ungkapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu