Foto : Fajar (Humas Jateng)
Foto : Fajar (Humas Jateng)
SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan beberapa skema terkait efisiensi energi, sembari menunggu surat edaran dari pemerintah pusat.
"Kita masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat,” ucap Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 30 Maret 2026.
Beberapa skema yang disiapkan, antara lain berangkat ke kantor menggunakan sepeda atau kendaraan umum bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta karyawan di lingkungan Pemprov Jateng. Namun, skema itu masih dalam kajian, termasuk skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) juga masih dalam kajian.
"Kita sudah buat rancangan, kalau perlu di hari tertentu, semua ASN naik sepeda, berikut bupati/wali kota. Jadi ke kantor naik sepeda atau naik kendaraan umum," ucap Gubernur.
Ia menegaskan, berbagai skema yang disiapkan sedang dikaji, sembari menunggu arahan dari pemerintah pusat.
"Begitu pemerintah pusat sudah umumkan, Jawa Tengah sudah siap. Target penghematan energi masih dihitung," katanya.
SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan beberapa skema terkait efisiensi energi, sembari menunggu surat edaran dari pemerintah pusat.
"Kita masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat,” ucap Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang pada Senin, 30 Maret 2026.
Beberapa skema yang disiapkan, antara lain berangkat ke kantor menggunakan sepeda atau kendaraan umum bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta karyawan di lingkungan Pemprov Jateng. Namun, skema itu masih dalam kajian, termasuk skema kerja dari rumah atau work from home (WFH) juga masih dalam kajian.
"Kita sudah buat rancangan, kalau perlu di hari tertentu, semua ASN naik sepeda, berikut bupati/wali kota. Jadi ke kantor naik sepeda atau naik kendaraan umum," ucap Gubernur.
Ia menegaskan, berbagai skema yang disiapkan sedang dikaji, sembari menunggu arahan dari pemerintah pusat.
"Begitu pemerintah pusat sudah umumkan, Jawa Tengah sudah siap. Target penghematan energi masih dihitung," katanya.
Berita Terbaru