Follow Us :              

Lantik Bupati Pekalongan, Ganjar : Layani Masyarakat dan Jangan Korupsi

  27 June 2021  |   11:00:00  |   dibaca : 380 
Kategori :
Bagikan :


Lantik Bupati Pekalongan, Ganjar : Layani Masyarakat dan Jangan Korupsi

27 June 2021 | 11:00:00 | dibaca : 380
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG -Putri pedangdut legendaris A Rafiq, Fadia Arafiq resmi menjabat sebagai Bupati Pekalongan. Fadia dilantik bersama pasangannya, Riswandi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Jika biasanya pelantikan dilaksanakan pada hari kerja, kali ini pelantikan dihelat pada hari libur, Minggu (27/6/2021). Bagi Ganjar, ini pengingat, bahwa pejabat harus setia melayani rakyat tanpa harus di hari kerja. 

"Karena pelantikannya Hari Minggu, maka saya membacanya Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan pasti semangat. Pesan saya, Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan harus mau menghibahkan dirinya untuk melayani rakyat tanpa kenal hari. Harus siap-siap dadi babune rakyat (jadi pelayan rakyat) dan melaksanakan janji-janji kampanyenya," kata Ganjar. 

Ia berharap, dengan dilantiknya Bupati baru, pelayanan masyarakat yang lebih mudah, murah dan cepat benar-benar terwujud di Pekalongan. Pemerintahan harus dijalankan dengan penuh integritas untuk mewujudkan pemerintahan yang baik.  

"Yang paling penting saya minta, jangan korupsi. Layani masyarakat dengan baik dan mudahkan urusan mereka. Wujudnya adalah apakah mereka punya akun medsos, nomor telpon, Whatsapp yang bisa dibagi ke masyarakat dan responsif menindaklanjuti aduan. Kalau itu bisa dilakukan, maka itu akan jadi ukuran seberapa bersih dan responsifnya pemerintahan," tegasnya. 

Ganjar juga berpesan pada Fadia dan Riswandi untuk terus berupaya dalam penanganan Covid-19. Selain membantu UMKM yang terdampak, keduanya juga diminta memetakan data epidemologis di wilayahnya sampai ke tingkat RT. 

"Kalau ada RT masuk zona merah, langsung lockdown. Kurangi kegiatan yang bersifat keramaian. 5 M mesti diperketat dan 3 T harus terus digencarkan. Karena Pekalongan tidak zona merah, maka ini bagus agar dijaga. Harus waspada, karena daerah kiri kanannya sudah masuk zona merah," pungkasnya. 

Fadia Arafiq dan Riswandi menegaskan siap melaksanakan perintah Ganjar itu. Keduanya berjanji akan bekerja optimal untuk melayani masyarakat Pekalongan. 

Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Pekalongan itu dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Tamu yang hadir terbatas, dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain digelar luring, acara juga dihelat secara daring dan disaksikan masyarakat serta jajaran pejabat di Kabupaten Pekalongan.


Bagikan :

SEMARANG -Putri pedangdut legendaris A Rafiq, Fadia Arafiq resmi menjabat sebagai Bupati Pekalongan. Fadia dilantik bersama pasangannya, Riswandi oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Jika biasanya pelantikan dilaksanakan pada hari kerja, kali ini pelantikan dihelat pada hari libur, Minggu (27/6/2021). Bagi Ganjar, ini pengingat, bahwa pejabat harus setia melayani rakyat tanpa harus di hari kerja. 

"Karena pelantikannya Hari Minggu, maka saya membacanya Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan pasti semangat. Pesan saya, Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan harus mau menghibahkan dirinya untuk melayani rakyat tanpa kenal hari. Harus siap-siap dadi babune rakyat (jadi pelayan rakyat) dan melaksanakan janji-janji kampanyenya," kata Ganjar. 

Ia berharap, dengan dilantiknya Bupati baru, pelayanan masyarakat yang lebih mudah, murah dan cepat benar-benar terwujud di Pekalongan. Pemerintahan harus dijalankan dengan penuh integritas untuk mewujudkan pemerintahan yang baik.  

"Yang paling penting saya minta, jangan korupsi. Layani masyarakat dengan baik dan mudahkan urusan mereka. Wujudnya adalah apakah mereka punya akun medsos, nomor telpon, Whatsapp yang bisa dibagi ke masyarakat dan responsif menindaklanjuti aduan. Kalau itu bisa dilakukan, maka itu akan jadi ukuran seberapa bersih dan responsifnya pemerintahan," tegasnya. 

Ganjar juga berpesan pada Fadia dan Riswandi untuk terus berupaya dalam penanganan Covid-19. Selain membantu UMKM yang terdampak, keduanya juga diminta memetakan data epidemologis di wilayahnya sampai ke tingkat RT. 

"Kalau ada RT masuk zona merah, langsung lockdown. Kurangi kegiatan yang bersifat keramaian. 5 M mesti diperketat dan 3 T harus terus digencarkan. Karena Pekalongan tidak zona merah, maka ini bagus agar dijaga. Harus waspada, karena daerah kiri kanannya sudah masuk zona merah," pungkasnya. 

Fadia Arafiq dan Riswandi menegaskan siap melaksanakan perintah Ganjar itu. Keduanya berjanji akan bekerja optimal untuk melayani masyarakat Pekalongan. 

Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Pekalongan itu dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Tamu yang hadir terbatas, dan menerapkan protokol kesehatan ketat. Selain digelar luring, acara juga dihelat secara daring dan disaksikan masyarakat serta jajaran pejabat di Kabupaten Pekalongan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu