Follow Us :              

Hari Kedua Pelaksanaan PPKM Darurat, Ganjar Pantau dan Ingatkan Bahaya Makan di Tempat

  04 July 2021  |   07:00:00  |   dibaca : 474 
Kategori :
Bagikan :


Hari Kedua Pelaksanaan PPKM Darurat, Ganjar Pantau dan Ingatkan Bahaya Makan di Tempat

04 July 2021 | 07:00:00 | dibaca : 474
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG -Belasan warung di sejumlah titik di Kota Semarang disambangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sambil bersepeda Minggu (4/7/2021) pagi. Ganjar terpaksa berkali-kali menghentikan perjalanan demi membubarkan kerumunan warga yang sedang makan dan minum untuk segera pulang. 

Kepada para pemilik warung, Ganjar meminta agar mereka tegas menolak pembeli yang akan makan di tempat. Untuk mencegah penularan Covid-19, seharusnya pedagang hanya melayani take away saja. 

"Ayo semua pulang. Makanannya dibungkus saja, jangan makan di tempat. Maaf ya, tapi ini bahaya kalau njenengan semua makan di tempat. Pemilik warung sudah tahu aturannya kan kalau tidak boleh melayani makan di tempat," tegas Ganjar. 

Dua lokasi yang mendapat perhatian serius Ganjar hari ini adalah kawasan Stadion Citarum dan Kawasan Jalan Gajah Raya di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). 

Di kawasan Stadion Citarum, Ganjar dikejutkan dengan masih adanya hiruk pikuk suasana keramaian pasar dadakan. Bahkan, lapak-lapak penjual makanan lesehan penuh oleh pelanggan yang makan di tempat. Beberapa di antaranya bahkan "ngeyel" tidak memakai masker meskipun sudah diperingatkan Ganjar. 

"Pak, maskernya itu dipakai. Ini saya belum selesai bicara njenengan sudah melepas masker lagi. Bapak-Ibu yang beli makanan dibungkus ya, jangan makan di sini," ujarnya. 

Hal serupa juga terjadi di Jalan Gajah Raya dan sekitar MAJT. Di sana Ganjar juga masih melihat  sempat warung-warung makan masih dikerumuni  pelanggan yang makan di tempat. Dan lagi-lagi, masih cukup banyak yang datang ke warung tanpa memakai masker sama sekali. 

"Mas, maskermu mana. Ayo dipakai. Saya bisa menghukum njenengan karena melanggar aturan. Tapi saya tidak mau lakukan itu, saya ingatkan baik-baik," tegas Ganjar sambil memberikan masker. 

Di tengah memantau pelaksanaan PPKM Darurat hari kedua ini, Ganjar menyempatkan menyapa petugas gabungan dari TNI-Polri yang bertugas di depan gerbang MAJT. Ganjar berpesan agar mereka cepat bertindak tegas ketika melihat ada keramaian dan warung-warung yang masih melayani makan di tempat. 

"Pak, minta tolong ya. Itu banyak warga yang makan di tempat. Minta tolong diingatkan ya," pinta Ganjar sebelum menuju perjalanan pulang.


Bagikan :

SEMARANG -Belasan warung di sejumlah titik di Kota Semarang disambangi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sambil bersepeda Minggu (4/7/2021) pagi. Ganjar terpaksa berkali-kali menghentikan perjalanan demi membubarkan kerumunan warga yang sedang makan dan minum untuk segera pulang. 

Kepada para pemilik warung, Ganjar meminta agar mereka tegas menolak pembeli yang akan makan di tempat. Untuk mencegah penularan Covid-19, seharusnya pedagang hanya melayani take away saja. 

"Ayo semua pulang. Makanannya dibungkus saja, jangan makan di tempat. Maaf ya, tapi ini bahaya kalau njenengan semua makan di tempat. Pemilik warung sudah tahu aturannya kan kalau tidak boleh melayani makan di tempat," tegas Ganjar. 

Dua lokasi yang mendapat perhatian serius Ganjar hari ini adalah kawasan Stadion Citarum dan Kawasan Jalan Gajah Raya di sekitar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). 

Di kawasan Stadion Citarum, Ganjar dikejutkan dengan masih adanya hiruk pikuk suasana keramaian pasar dadakan. Bahkan, lapak-lapak penjual makanan lesehan penuh oleh pelanggan yang makan di tempat. Beberapa di antaranya bahkan "ngeyel" tidak memakai masker meskipun sudah diperingatkan Ganjar. 

"Pak, maskernya itu dipakai. Ini saya belum selesai bicara njenengan sudah melepas masker lagi. Bapak-Ibu yang beli makanan dibungkus ya, jangan makan di sini," ujarnya. 

Hal serupa juga terjadi di Jalan Gajah Raya dan sekitar MAJT. Di sana Ganjar juga masih melihat  sempat warung-warung makan masih dikerumuni  pelanggan yang makan di tempat. Dan lagi-lagi, masih cukup banyak yang datang ke warung tanpa memakai masker sama sekali. 

"Mas, maskermu mana. Ayo dipakai. Saya bisa menghukum njenengan karena melanggar aturan. Tapi saya tidak mau lakukan itu, saya ingatkan baik-baik," tegas Ganjar sambil memberikan masker. 

Di tengah memantau pelaksanaan PPKM Darurat hari kedua ini, Ganjar menyempatkan menyapa petugas gabungan dari TNI-Polri yang bertugas di depan gerbang MAJT. Ganjar berpesan agar mereka cepat bertindak tegas ketika melihat ada keramaian dan warung-warung yang masih melayani makan di tempat. 

"Pak, minta tolong ya. Itu banyak warga yang makan di tempat. Minta tolong diingatkan ya," pinta Ganjar sebelum menuju perjalanan pulang.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu