Follow Us :              

Wagub Imbau Warga Tak Ragu Lapor Jika Terpapar Covid-19

  14 July 2021  |   19:00:00  |   dibaca : 485 
Kategori :
Bagikan :


Wagub Imbau Warga Tak Ragu Lapor Jika Terpapar Covid-19

14 July 2021 | 19:00:00 | dibaca : 485
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

SEMARANG -Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak semua komponen masyarakat memerangi dan menyelamatkan warga dari Covid-19. Diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan, tidak menjauhi penderita Covid-19, serta mewaspadai fitnah tentang Covid-19. 

"Saya doakan semoga panjenengan sedaya, kita semua dihindarkan dari Covid-19 dan seluruh marabahaya serta fitnah, itu yang penting. Fitnah dari musibah ini yang perlu kita waspadai," ujar Taj Yasin dalam sambutan pada istigosah dan tahlil "Berdoa untuk Keselamatan Bangsa dari Pandemi Covid-19" melalui Zoom Meeting di rumah dinasnya, Rabu (14/7/2021). 

Menurut Taj Yasin, hal terpenting yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan memakai sabun, dan mengurangi mobilitas. Untuk memastikan kedisiplinan ini bisa terus berjalan, ia melanjutkan, sangat penting antar masyarakat saling mengingatkan. 

Taj Yasin juga meminta masyarakat yang positif terpapar virus corona tidak takut untuk melapor agar mendapat penanganan dan dipantau tenaga kesehatan. Ia meyakinkan, Covid-19 bukanlah penyakit yang harus dijauhi apalagi dikucilkan. 

"Tidak sedikit warga yang ragu dan takut mengakui terkena Covid-19 karena takut dijauhi masyarakat. Perlu kita luruskan, bahwa Covid-19 bukanlah penyakit yang harus kita jauhi, orang yang terkena Covid-19 jangan kita jauhi karena mereka bisa sembuh," terangnya.  

Covid-19 memang sangat menular, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat penularannya bisa dikendalikan. 

Kejadian lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir ini yang membuat banyak pasien berjuang untuk mendapat kesembuhan. Pada kondisi ini, Gus Yasin berharap kepada para penyintas atau orang-orang yang telah sembuh dari Covid -19 tergerak hatinya untuk membantu dengan menjadi donor plasma konvalesen. Terlebih di tengah kebutuhan permintaan masyarakat yang terus meningkat seperti sekarang ini. 

Kepada para ulama, tokoh masyarakat, serta pemangku kebijakan yang pernah terpapar Covid-19, Taj Yasin berharap mereka bisa memberikan contoh kepedulian dengan mendonorkan plasma konvalesen.  Ia yakin, jika semua penyintas Covid-19 yang memenuhi syarat menyumbangkan plasma konvalesen, maka kematian akibat Covid-19 dapat ditekan. 

Sebagai pemimpin pemerintahan sekaligus pemimpin agama, yang juga penyintas Covid-19, Taj Yasin telah melakukan donor plasma konvalesen beberapa waktu lalu. 

"Ternyata apa yang disampaikan Allah, bahwa dalam sebuah kesulitan ada atau disertai upaya-upaya pencegahannya. Maka dari itu, mari kita donorkan plasma konvalesen," pungkasnya.


Bagikan :

SEMARANG -Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak semua komponen masyarakat memerangi dan menyelamatkan warga dari Covid-19. Diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan, tidak menjauhi penderita Covid-19, serta mewaspadai fitnah tentang Covid-19. 

"Saya doakan semoga panjenengan sedaya, kita semua dihindarkan dari Covid-19 dan seluruh marabahaya serta fitnah, itu yang penting. Fitnah dari musibah ini yang perlu kita waspadai," ujar Taj Yasin dalam sambutan pada istigosah dan tahlil "Berdoa untuk Keselamatan Bangsa dari Pandemi Covid-19" melalui Zoom Meeting di rumah dinasnya, Rabu (14/7/2021). 

Menurut Taj Yasin, hal terpenting yang harus dilakukan oleh masyarakat adalah menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari memakai masker, menghindari kerumunan, mencuci tangan memakai sabun, dan mengurangi mobilitas. Untuk memastikan kedisiplinan ini bisa terus berjalan, ia melanjutkan, sangat penting antar masyarakat saling mengingatkan. 

Taj Yasin juga meminta masyarakat yang positif terpapar virus corona tidak takut untuk melapor agar mendapat penanganan dan dipantau tenaga kesehatan. Ia meyakinkan, Covid-19 bukanlah penyakit yang harus dijauhi apalagi dikucilkan. 

"Tidak sedikit warga yang ragu dan takut mengakui terkena Covid-19 karena takut dijauhi masyarakat. Perlu kita luruskan, bahwa Covid-19 bukanlah penyakit yang harus kita jauhi, orang yang terkena Covid-19 jangan kita jauhi karena mereka bisa sembuh," terangnya.  

Covid-19 memang sangat menular, tetapi dengan protokol kesehatan yang ketat penularannya bisa dikendalikan. 

Kejadian lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir ini yang membuat banyak pasien berjuang untuk mendapat kesembuhan. Pada kondisi ini, Gus Yasin berharap kepada para penyintas atau orang-orang yang telah sembuh dari Covid -19 tergerak hatinya untuk membantu dengan menjadi donor plasma konvalesen. Terlebih di tengah kebutuhan permintaan masyarakat yang terus meningkat seperti sekarang ini. 

Kepada para ulama, tokoh masyarakat, serta pemangku kebijakan yang pernah terpapar Covid-19, Taj Yasin berharap mereka bisa memberikan contoh kepedulian dengan mendonorkan plasma konvalesen.  Ia yakin, jika semua penyintas Covid-19 yang memenuhi syarat menyumbangkan plasma konvalesen, maka kematian akibat Covid-19 dapat ditekan. 

Sebagai pemimpin pemerintahan sekaligus pemimpin agama, yang juga penyintas Covid-19, Taj Yasin telah melakukan donor plasma konvalesen beberapa waktu lalu. 

"Ternyata apa yang disampaikan Allah, bahwa dalam sebuah kesulitan ada atau disertai upaya-upaya pencegahannya. Maka dari itu, mari kita donorkan plasma konvalesen," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu