Follow Us :              

Rembug Desa Grobogan, Bahas Perpanjangan PPKM dan Dana BST

  03 August 2021  |   10:00:00  |   dibaca : 770 
Kategori :
Bagikan :


Rembug Desa Grobogan, Bahas Perpanjangan PPKM dan Dana BST

03 August 2021 | 10:00:00 | dibaca : 770
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

GROBOGAN -Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyelenggarakan Rembug Desa se-Kabupaten Grobogan, Selasa (3/8/2021). Setelah Banjarnegara, Rembang, Cilacap, Banyumas, Karanganyar dan Klaten, kali ini, ratusan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Grobogan mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Ganjar. 

Berbagai persoalan penanganan Covid-19 disampaikan para Kades Grobogan pada Ganjar melalui rembugan daring ini.
Misalnya Musarokah, Kades Kapung yang bertanya tentang perpanjangan PPKM. 

"Pak, kapan PPKM nya dibuka lagi, mau diperpanjang lagi apa tidak. Diperpanjang sampai kapan Pak?," tanya Musarokah. 

Ganjar mengatakan, sampai kapan PPKM diberlakukan, tidak ada yang tahu pasti. Karena menurutnya yang bisa menentukan adalah masyarakat sendiri. 

"Yang menentukan itu kita, mau diperpanjang apa tidak itu yang menentukan kita. Makanya kita semua kerja keras agar penularannya tidak ada. Sabar dulu njih Bu,warganya diedukasi. Kalau semua bisa menahan diri, maka penyakitnya akan hilang," jelasnya. 

Ganjar menerangkan, ada dua persoalan yang disampaikan dalam acara Rembug Desa dengan Kades se Grobogan kali ini, yaitu soal penyaluran dana BST dan tentang kebosanan warga menghadapi PPKM. 

"Kades-Kades hebat, mereka mengusulkan datanya diperbaiki. Maka kami telah mengirimkan surat ke Kemensos untuk meminta datanya, dan kami overlay (sesuaikan) dengan data dari para Kades ini agar ada perbaikan," jelasnya. 

Terkait kebosanan warga pada PPKM ia kembali menegaskan, 
"Maka saya bilang, yang bisa menyelesaikan ya diri kita sendiri." 

Ganjar bersyukur kasus di Jawa Tengah terus menurun. Grobogan termasuk daerah dengan penurunan yang bagus, dari level 4 ke level 3. 

"Tadi saya tanya Kades juga kasusnya nol. Ini bagus dan ciri-ciri pandemi bisa berakhir karena sudah bisa dikelola. Maka ayo kita semua taat prokes, karena itu adalah desain paling bagus menghentikan Covid-19," pungkasnya.


Bagikan :

GROBOGAN -Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyelenggarakan Rembug Desa se-Kabupaten Grobogan, Selasa (3/8/2021). Setelah Banjarnegara, Rembang, Cilacap, Banyumas, Karanganyar dan Klaten, kali ini, ratusan Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Grobogan mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Ganjar. 

Berbagai persoalan penanganan Covid-19 disampaikan para Kades Grobogan pada Ganjar melalui rembugan daring ini.
Misalnya Musarokah, Kades Kapung yang bertanya tentang perpanjangan PPKM. 

"Pak, kapan PPKM nya dibuka lagi, mau diperpanjang lagi apa tidak. Diperpanjang sampai kapan Pak?," tanya Musarokah. 

Ganjar mengatakan, sampai kapan PPKM diberlakukan, tidak ada yang tahu pasti. Karena menurutnya yang bisa menentukan adalah masyarakat sendiri. 

"Yang menentukan itu kita, mau diperpanjang apa tidak itu yang menentukan kita. Makanya kita semua kerja keras agar penularannya tidak ada. Sabar dulu njih Bu,warganya diedukasi. Kalau semua bisa menahan diri, maka penyakitnya akan hilang," jelasnya. 

Ganjar menerangkan, ada dua persoalan yang disampaikan dalam acara Rembug Desa dengan Kades se Grobogan kali ini, yaitu soal penyaluran dana BST dan tentang kebosanan warga menghadapi PPKM. 

"Kades-Kades hebat, mereka mengusulkan datanya diperbaiki. Maka kami telah mengirimkan surat ke Kemensos untuk meminta datanya, dan kami overlay (sesuaikan) dengan data dari para Kades ini agar ada perbaikan," jelasnya. 

Terkait kebosanan warga pada PPKM ia kembali menegaskan, 
"Maka saya bilang, yang bisa menyelesaikan ya diri kita sendiri." 

Ganjar bersyukur kasus di Jawa Tengah terus menurun. Grobogan termasuk daerah dengan penurunan yang bagus, dari level 4 ke level 3. 

"Tadi saya tanya Kades juga kasusnya nol. Ini bagus dan ciri-ciri pandemi bisa berakhir karena sudah bisa dikelola. Maka ayo kita semua taat prokes, karena itu adalah desain paling bagus menghentikan Covid-19," pungkasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu