Follow Us :              

Kunjungi Tlogopakis, Gus Yasin Promosikan Produk Beras Hitam

  15 September 2021  |   20:00:00  |   dibaca : 639 
Kategori :
Bagikan :


Kunjungi Tlogopakis, Gus Yasin Promosikan Produk Beras Hitam

15 September 2021 | 20:00:00 | dibaca : 639
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

PEKALONGAN - Saat kunjungan kerja ke Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/09/2021) Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendapat sajian kuliner langka dari warga setempat, yakni nasi hitam. 

"Salah satu (produk) unggulan di Tlogopakis itu beras hitam jawa. Kalau masyarakat yang punya diabetes, (atau) untuk kecantikan, bisa mengkonsumsi ini, beras hitam," tutur Taj Yasin mempromosikan. 

Taj Yasin mengaku, karena tidak terbiasa mengkonsumsi beras hitam, dia merasakan hambar. Meski tidak seenak beras putih, dengan lauk ikan asin dan sayur pakis yang nikmat,  rasa hambar nasi hitam bisa tersamarkan. 

Budi, warga yang menyuguhkan sajian beras hitam mengatakan, beras hitam adalah jenis beras varietas lokal dari Tlogopakis yang membutuhkan lama untuk memanennya. Dari menyemai hingga memanen butuh waktu hingga 6 bulan. 

"Jadi ini sangat langka. Bahkan harga jualnya 1 kilo itu sampai Rp 50.000," terangnya kepada Wagub. 

Meski harganya tergolong mahal, tapi beras hitam mulai banyak dicari, seiring dengan gaya hidup sehat di era sekarang.  Sebab, padi jenis ini kandungan gulanya lebih rendah dibandingkan dengan padi putih. 

Selain mencicipi nasi hitam, Wagub Taj Yasin juga merasakan renyahnya snack manggleng singkong. Meskipun sama-sama olahan singkong yang dipotong tipis lalu digoreng, berbeda dengan keripik yang dipotong bulat, mangleng dipotong memanjang. 

Di tangan Mariana, manggleng singkong diberi beberapa varian rasa. Banyaknya pilihan rasa ini menjadikan manggleng dari Tlogopakis istimewa dan mendapat tempat tersendiri bagi konsumennya.


Bagikan :

PEKALONGAN - Saat kunjungan kerja ke Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono Kabupaten Pekalongan, Rabu (15/09/2021) Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendapat sajian kuliner langka dari warga setempat, yakni nasi hitam. 

"Salah satu (produk) unggulan di Tlogopakis itu beras hitam jawa. Kalau masyarakat yang punya diabetes, (atau) untuk kecantikan, bisa mengkonsumsi ini, beras hitam," tutur Taj Yasin mempromosikan. 

Taj Yasin mengaku, karena tidak terbiasa mengkonsumsi beras hitam, dia merasakan hambar. Meski tidak seenak beras putih, dengan lauk ikan asin dan sayur pakis yang nikmat,  rasa hambar nasi hitam bisa tersamarkan. 

Budi, warga yang menyuguhkan sajian beras hitam mengatakan, beras hitam adalah jenis beras varietas lokal dari Tlogopakis yang membutuhkan lama untuk memanennya. Dari menyemai hingga memanen butuh waktu hingga 6 bulan. 

"Jadi ini sangat langka. Bahkan harga jualnya 1 kilo itu sampai Rp 50.000," terangnya kepada Wagub. 

Meski harganya tergolong mahal, tapi beras hitam mulai banyak dicari, seiring dengan gaya hidup sehat di era sekarang.  Sebab, padi jenis ini kandungan gulanya lebih rendah dibandingkan dengan padi putih. 

Selain mencicipi nasi hitam, Wagub Taj Yasin juga merasakan renyahnya snack manggleng singkong. Meskipun sama-sama olahan singkong yang dipotong tipis lalu digoreng, berbeda dengan keripik yang dipotong bulat, mangleng dipotong memanjang. 

Di tangan Mariana, manggleng singkong diberi beberapa varian rasa. Banyaknya pilihan rasa ini menjadikan manggleng dari Tlogopakis istimewa dan mendapat tempat tersendiri bagi konsumennya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu