Follow Us :              

Alokasi Tugas Pembantuan di 10 Daerah di Jateng Didorong untuk Pulihkan Ekonomi

  29 September 2021  |   10:00:00  |   dibaca : 297 
Kategori :
Bagikan :


Alokasi Tugas Pembantuan di 10 Daerah di Jateng Didorong untuk Pulihkan Ekonomi

29 September 2021 | 10:00:00 | dibaca : 297
Kategori :
Bagikan :

Foto : Simon (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Simon (Humas Jateng)

SEMARANG- Sebanyak 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah menerima alokasi anggaran tugas pembantuan dari pemerintah pusat. Dana itu difokuskan untuk pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, perindustrian dan perdagangan, koperasi dan UKM, pertanian dan ketahanan pangan. 

“Ada sekitar 10 kabupaten/kota di Jateng yang saat ini mendapatkan alokasi dana tugas pembantuan dari APBN. Ini mulai dari Brebes, Batang, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Demak, Pati, Jepara, Blora, Sragen,” beber Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Aribowo dalam Rapat Konsolidasi Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Tugas Pembantuan Kabupaten/ Kota 2021 di Hotel Aston, Rabu (29/09/2021) 

Prasetyo menjelaskan, tantangan memulihkan perekonomian sesudah masa pandemi Covid - 19 cukup besar. Dikucurkannya dana tugas pembantuan, diharapkan bisa memantik pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. 

“Sekecil apapun saya kira itu akan sangat berpengaruh, khususnya pada 10 kabupaten/kota terkait. Ini bagian yang tidak gampang dalam pemulihan post pandemi. Jadi kita tahu sebagian besar sekarang ini (pertumbuhan ekonomi) masih tergantung pada konsumsi dan belanja pemerintah,” ungkapnya. 

Dana tugas pembantuan ini, menurut Prasetyo, adalah belanja pemerintah yang didorong untuk membantu pertumbuhan ekonomi di masing-masing kabupaten/kota. Terlebih, daerah yang memeroleh anggaran tersebut memiliki potensi dan kinerja yang cukup baik di sektor masing-masing. 

“Kita lihat potensi kelautan dan perikanan mulai dari Demak, Pati, Jepara, saya kira kekuatannya di situ. Termasuk Batang, Kebumen juga. Untuk industri, UKM, koperasi ini, (di) Banyumas, Banjarnegara, Brebes sudah cukup tinggi. Dan sektor industri perdagangan, koperasi, UKM, hampir semua (dari) 10 kabupaten/kota ini juga memiliki tingkat kinerja yang  baik,” urai dia. 

Prasetyo berpesan agar pelaksanaan anggaran tugas pembantuan bisa dilaksanakan  semaksimal mungkin dan dapat bersinergi bersama pemerintah pusat. Keberhasilan pelaksanaan program ini sangat penting sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi.


Bagikan :

SEMARANG- Sebanyak 10 kabupaten/kota di Jawa Tengah menerima alokasi anggaran tugas pembantuan dari pemerintah pusat. Dana itu difokuskan untuk pembangunan di sektor kelautan dan perikanan, perindustrian dan perdagangan, koperasi dan UKM, pertanian dan ketahanan pangan. 

“Ada sekitar 10 kabupaten/kota di Jateng yang saat ini mendapatkan alokasi dana tugas pembantuan dari APBN. Ini mulai dari Brebes, Batang, Banyumas, Banjarnegara, Kebumen, Demak, Pati, Jepara, Blora, Sragen,” beber Pj Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Prasetyo Aribowo dalam Rapat Konsolidasi Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Tugas Pembantuan Kabupaten/ Kota 2021 di Hotel Aston, Rabu (29/09/2021) 

Prasetyo menjelaskan, tantangan memulihkan perekonomian sesudah masa pandemi Covid - 19 cukup besar. Dikucurkannya dana tugas pembantuan, diharapkan bisa memantik pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. 

“Sekecil apapun saya kira itu akan sangat berpengaruh, khususnya pada 10 kabupaten/kota terkait. Ini bagian yang tidak gampang dalam pemulihan post pandemi. Jadi kita tahu sebagian besar sekarang ini (pertumbuhan ekonomi) masih tergantung pada konsumsi dan belanja pemerintah,” ungkapnya. 

Dana tugas pembantuan ini, menurut Prasetyo, adalah belanja pemerintah yang didorong untuk membantu pertumbuhan ekonomi di masing-masing kabupaten/kota. Terlebih, daerah yang memeroleh anggaran tersebut memiliki potensi dan kinerja yang cukup baik di sektor masing-masing. 

“Kita lihat potensi kelautan dan perikanan mulai dari Demak, Pati, Jepara, saya kira kekuatannya di situ. Termasuk Batang, Kebumen juga. Untuk industri, UKM, koperasi ini, (di) Banyumas, Banjarnegara, Brebes sudah cukup tinggi. Dan sektor industri perdagangan, koperasi, UKM, hampir semua (dari) 10 kabupaten/kota ini juga memiliki tingkat kinerja yang  baik,” urai dia. 

Prasetyo berpesan agar pelaksanaan anggaran tugas pembantuan bisa dilaksanakan  semaksimal mungkin dan dapat bersinergi bersama pemerintah pusat. Keberhasilan pelaksanaan program ini sangat penting sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu