Follow Us :              

Ke Mimika, Ganjar Disambut Ratusan Warga Perantauan Jawa

  04 October 2021  |   09:00:00  |   dibaca : 590 
Kategori :
Bagikan :


Ke Mimika, Ganjar Disambut Ratusan Warga Perantauan Jawa

04 October 2021 | 09:00:00 | dibaca : 590
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

PAPUA - Bandara Mozes Kilangin Mimika Papua mendadak ramai oleh ratusan masyarakat, Senin (4/10). Mereka bukan hanya warga asli Papua tetapi juga warga perantauan, termasuk perantau dari Jawa Tengah. 

Mereka datang jauh lebih awal dari prediksi waktu kedatangan. Setelah menunggu lama, akhirnya tamu yang ditunggu-tunggu datang. Dia adalah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. Ganjar sengaja terbang dari Jayapura untuk menghadiri dan menyemangati para atlet Jawa Tengah yang akan bertanding di Mimika. 

Ketika turun dari pesawat sekitar pukul 11.45 WIT, Ganjar langsung disambut Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan beberapa jajaran pejabat di daerah itu. Seperti biasa, sebagai tanda persaudaraan, Ganjar langsung dikalungi Noken dan disematkan topi khas Papua. 

Keluar dari dalam terminal bandara, tanpa diduga ratusan warga yang telah menunggu kedatangannya itu berdesakan di pintu keluar sambil berteriak-teriak memanggil namanya. 

"Pak Ganjar, Pak Ganjar. Selamat datang ke Mimika Pak," teriak mereka. 

"Saya dari Solo Pak." "Saya Pati Pak." "Nyong Banyumas Pak," teriak mereka susul menyusul. 

Uniknya, jika selama Ganjar di sana selalu disambut dengan tarian Papua, kali ini ia disambut tarian tradisional Jawa. Serasa pulang kampung, Ganjar disuguhi kesenian Kuda Lumping dan Kethek Ogleng asal Banyumas Jateng. Dua penari berpakaian seperti kera putih diiringi alunan musik gamelan menari-nari jenaka di depan rombongan. 

Riuh rendah suara mereka seperti menumpahkan rasa rindu dan rasa bangga mereka pada Ganjar dan kampung halaman mereka.
"Kami dari Banyumas Pak, ini kesenian asli Banyumas." "Selamat datang Pak, kami wargamu Pak." 

Memahami kerinduan warganya, Ganjar dengan ramah menyapa melayani masyarakat yang ingin tos dengannya. Beberapa kali juga Ganjar juga menghentikan langkah demi memenuhi keinginan mereka  untuk selfie bersamanya. 

"Sehat-sehat ya semua. Jaga kesehatan," ujar Ganjar mengingatkan mereka semua. 

Di Mimika, Ganjar rencananya akan tinggal selama dua hari. Dia akan melihat secara langsung dan memberi semangat pada para atlet Jawa Tengah yang akan bertanding. Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Mimika adalah  panjat tebing, atletik, basket, terbang layang, judo, tarung drajat, aeromodeling dan beberapa cabang olahraga lainnya. 

Diprediksi sejumlah atlet Jateng berpotensi meraih medali emas dalam cabang-cabang olahraga tersebut.


Bagikan :

PAPUA - Bandara Mozes Kilangin Mimika Papua mendadak ramai oleh ratusan masyarakat, Senin (4/10). Mereka bukan hanya warga asli Papua tetapi juga warga perantauan, termasuk perantau dari Jawa Tengah. 

Mereka datang jauh lebih awal dari prediksi waktu kedatangan. Setelah menunggu lama, akhirnya tamu yang ditunggu-tunggu datang. Dia adalah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah. Ganjar sengaja terbang dari Jayapura untuk menghadiri dan menyemangati para atlet Jawa Tengah yang akan bertanding di Mimika. 

Ketika turun dari pesawat sekitar pukul 11.45 WIT, Ganjar langsung disambut Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob dan beberapa jajaran pejabat di daerah itu. Seperti biasa, sebagai tanda persaudaraan, Ganjar langsung dikalungi Noken dan disematkan topi khas Papua. 

Keluar dari dalam terminal bandara, tanpa diduga ratusan warga yang telah menunggu kedatangannya itu berdesakan di pintu keluar sambil berteriak-teriak memanggil namanya. 

"Pak Ganjar, Pak Ganjar. Selamat datang ke Mimika Pak," teriak mereka. 

"Saya dari Solo Pak." "Saya Pati Pak." "Nyong Banyumas Pak," teriak mereka susul menyusul. 

Uniknya, jika selama Ganjar di sana selalu disambut dengan tarian Papua, kali ini ia disambut tarian tradisional Jawa. Serasa pulang kampung, Ganjar disuguhi kesenian Kuda Lumping dan Kethek Ogleng asal Banyumas Jateng. Dua penari berpakaian seperti kera putih diiringi alunan musik gamelan menari-nari jenaka di depan rombongan. 

Riuh rendah suara mereka seperti menumpahkan rasa rindu dan rasa bangga mereka pada Ganjar dan kampung halaman mereka.
"Kami dari Banyumas Pak, ini kesenian asli Banyumas." "Selamat datang Pak, kami wargamu Pak." 

Memahami kerinduan warganya, Ganjar dengan ramah menyapa melayani masyarakat yang ingin tos dengannya. Beberapa kali juga Ganjar juga menghentikan langkah demi memenuhi keinginan mereka  untuk selfie bersamanya. 

"Sehat-sehat ya semua. Jaga kesehatan," ujar Ganjar mengingatkan mereka semua. 

Di Mimika, Ganjar rencananya akan tinggal selama dua hari. Dia akan melihat secara langsung dan memberi semangat pada para atlet Jawa Tengah yang akan bertanding. Sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di Mimika adalah  panjat tebing, atletik, basket, terbang layang, judo, tarung drajat, aeromodeling dan beberapa cabang olahraga lainnya. 

Diprediksi sejumlah atlet Jateng berpotensi meraih medali emas dalam cabang-cabang olahraga tersebut.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu