Follow Us :              

Hari Santri, Ustaz Das'ad Pesan Pada Ganjar Keberlanjutan Pesantren Tetap Dijaga

  22 October 2021  |   19:00:00  |   dibaca : 203 
Kategori :
Bagikan :


Hari Santri, Ustaz Das'ad Pesan Pada Ganjar Keberlanjutan Pesantren Tetap Dijaga

22 October 2021 | 19:00:00 | dibaca : 203
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ustaz Das'ad Latif tertarik pada sarung batik yang dipakai tuan rumah. 

"Sarungnya bagus, Pak Ganjar," ujar Ustaz Das'ad Latif saat Ganjar menyambutnya di teras Rumah Dinas Puri Gedeh, Jumat (22/10/2021) 

Sarung batik Ganjar itu sebenarnya sudah populer dengan brand Lar Gurda. Sarung itu diproduksi para santri Al-Muayyad, Mangkuyudan, Solo. Nama Lar Gurda sendiri terilhami dari Garuda Pancasila sebagai lambang negara. 

Usaha sarung batik Lar Gurda dirintis oleh Irfan Nuruddin sejak tahun 2017 lalu. Saat ini sarung itu sudah banyak dikenal dan dikenakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo. 

Mendengar sejarah keberadaan sarung ini, Das'ad semakin tertarik. Dia mengatakan akan mengunjungi workshop sarung La Gurda jika suatu saat berkunjung ke Solo. 

Pertemuan yang berlangsung hangat itu, keduanya berbincang banyak hal. Salah satunya terkait peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Terkait pertemuan tersebut Ustaz Das'ad menyampaikan bahwa sore itu beliau sengaja mampir ke rumah Ganjar setelah mengisi ceramah di Pemerintah Kota Semarang. 

"Beliau orangnya welcome. Saya cuma WhatsApp beliau kalau ada di Semarang, beliau bilang wajib mampir ke rumah." 

Gubernur Ganjar mengungkapkan dirinya adalah salah satu penggagum Ustaz Das'ad. Selai sosoknya egaliter dan menyenangkan, dakwah-dakwah yang dibawakan Ustad Das'ad juga selalu membuat orang senang. Terkait peringatan Hari Santri Nasional, gubernur Jawa Tengah ini mendapat pesan khusus dari Ustaz Das'ad. 

"Jadi tadi kita ngobrol-ngobrol dengan beliau. Pesan beliau itu, ketika pabriknya tidak habis maka akan banyak lahir ulama-ulama, pabriknya itu ya Pondok Pesantren. Itulah yang kemudian musti kita rawat. Beliau sampaikan musti kerja sama antara ulama dan umaro, maka tadi ketemulah kita," kata Ganjar.


Bagikan :

SEMARANG - Berkunjung ke Rumah Dinas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ustaz Das'ad Latif tertarik pada sarung batik yang dipakai tuan rumah. 

"Sarungnya bagus, Pak Ganjar," ujar Ustaz Das'ad Latif saat Ganjar menyambutnya di teras Rumah Dinas Puri Gedeh, Jumat (22/10/2021) 

Sarung batik Ganjar itu sebenarnya sudah populer dengan brand Lar Gurda. Sarung itu diproduksi para santri Al-Muayyad, Mangkuyudan, Solo. Nama Lar Gurda sendiri terilhami dari Garuda Pancasila sebagai lambang negara. 

Usaha sarung batik Lar Gurda dirintis oleh Irfan Nuruddin sejak tahun 2017 lalu. Saat ini sarung itu sudah banyak dikenal dan dikenakan oleh para tokoh agama dan masyarakat, termasuk Gubernur Ganjar Pranowo. 

Mendengar sejarah keberadaan sarung ini, Das'ad semakin tertarik. Dia mengatakan akan mengunjungi workshop sarung La Gurda jika suatu saat berkunjung ke Solo. 

Pertemuan yang berlangsung hangat itu, keduanya berbincang banyak hal. Salah satunya terkait peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Terkait pertemuan tersebut Ustaz Das'ad menyampaikan bahwa sore itu beliau sengaja mampir ke rumah Ganjar setelah mengisi ceramah di Pemerintah Kota Semarang. 

"Beliau orangnya welcome. Saya cuma WhatsApp beliau kalau ada di Semarang, beliau bilang wajib mampir ke rumah." 

Gubernur Ganjar mengungkapkan dirinya adalah salah satu penggagum Ustaz Das'ad. Selai sosoknya egaliter dan menyenangkan, dakwah-dakwah yang dibawakan Ustad Das'ad juga selalu membuat orang senang. Terkait peringatan Hari Santri Nasional, gubernur Jawa Tengah ini mendapat pesan khusus dari Ustaz Das'ad. 

"Jadi tadi kita ngobrol-ngobrol dengan beliau. Pesan beliau itu, ketika pabriknya tidak habis maka akan banyak lahir ulama-ulama, pabriknya itu ya Pondok Pesantren. Itulah yang kemudian musti kita rawat. Beliau sampaikan musti kerja sama antara ulama dan umaro, maka tadi ketemulah kita," kata Ganjar.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu