Follow Us :              

Tindak Lanjut Permintaan Warga, Ganjar Pastikan PLN Akan Aliri Listrik Kepulauan Karimunjawa

  22 December 2021  |   14:00:00  |   dibaca : 276 
Kategori :
Bagikan :


Tindak Lanjut Permintaan Warga, Ganjar Pastikan PLN Akan Aliri Listrik Kepulauan Karimunjawa

22 December 2021 | 14:00:00 | dibaca : 276
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berhasil meminta PLN untuk mengambil alih pemenuhan kebutuhan listrik di pulau Parang, Genting dan Nyamuk di kepulauan Karimunjawa. Sebentar lagi, masyarakat di tiga pulau terpencil itu akan mendapat aliran listrik dari PLN. 

Hal ini merupakan tindak lanjut Gubernur atas keluhan warga di tiga pulau tersebut terkait kelangkaan listrik di daerah mereka. Sollar cell yang menjadi memasok listrik selama ini, sudah banyak yang rusak sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. 

"Alhamdulillah hari ini ada info menarik. Listrik di Karimunjawa khususnya di pulau-pulau kecil seperti Parang, Nyamuk dan Genting akan diambil alih oleh PLN. Waktu saya ke sana, memang ada problem dimana sumber energi listrik dari sollar cell (panel tenaga surya) di sana rusak dan masyarakat tidak mampu memperbaiki," katanya. 

Kabar baik itu lanjut Ganjar disampaikan langsung oleh GM PLN unit induk distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Irwansyah saat acara penyerahan bantuan listrik gratis di ruang rapat gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jawa Tengah, Rabu (22/12). 

Saat itu Gubernur juga dinformasikan bahwa  PLN membutuhkan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan persoalan listrik di tiga pulau kecil itu. 

"Barusan pak GM menyampaikan akan di-take over (listrik) PLN. Jaringannya diperbaiki sehingga masyarakat di sana mendapatkan tindakan afirmasi (kepastian). Kebutuhan listrik mereka akan bisa dipenuhi dan tiga bulan lagi selesai," ucapnya. 

Gubernur berharap pengambilalihan listrik oleh PLN akan memberikan kemandirian penerangan yang menjadi impian warga di pulau-pulau kecil itu. 

"Hadirnya PLN mengambil alih kebutuhan listrik di sana menjadi harapan masyarakat," pungkasnya. 

GM PLN unit induk distribusi Jawa Tengah dan DIY, mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara terkait rencana tersebut. Saat ini pihaknya akan melakukan pelengkapan persyaratan dan hal-hal teknis lainnya. 

"Secara teknis akan kami laksanakan. Rencana kita, tiga bulan lagi kita akan bisa mengambil alih untuk kelistrikan di pulau-pulau itu," tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berhasil meminta PLN untuk mengambil alih pemenuhan kebutuhan listrik di pulau Parang, Genting dan Nyamuk di kepulauan Karimunjawa. Sebentar lagi, masyarakat di tiga pulau terpencil itu akan mendapat aliran listrik dari PLN. 

Hal ini merupakan tindak lanjut Gubernur atas keluhan warga di tiga pulau tersebut terkait kelangkaan listrik di daerah mereka. Sollar cell yang menjadi memasok listrik selama ini, sudah banyak yang rusak sehingga mengganggu aktivitas masyarakat. 

"Alhamdulillah hari ini ada info menarik. Listrik di Karimunjawa khususnya di pulau-pulau kecil seperti Parang, Nyamuk dan Genting akan diambil alih oleh PLN. Waktu saya ke sana, memang ada problem dimana sumber energi listrik dari sollar cell (panel tenaga surya) di sana rusak dan masyarakat tidak mampu memperbaiki," katanya. 

Kabar baik itu lanjut Ganjar disampaikan langsung oleh GM PLN unit induk distribusi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Irwansyah saat acara penyerahan bantuan listrik gratis di ruang rapat gedung A lantai 2 kompleks Pemprov Jawa Tengah, Rabu (22/12). 

Saat itu Gubernur juga dinformasikan bahwa  PLN membutuhkan waktu tiga bulan untuk menyelesaikan persoalan listrik di tiga pulau kecil itu. 

"Barusan pak GM menyampaikan akan di-take over (listrik) PLN. Jaringannya diperbaiki sehingga masyarakat di sana mendapatkan tindakan afirmasi (kepastian). Kebutuhan listrik mereka akan bisa dipenuhi dan tiga bulan lagi selesai," ucapnya. 

Gubernur berharap pengambilalihan listrik oleh PLN akan memberikan kemandirian penerangan yang menjadi impian warga di pulau-pulau kecil itu. 

"Hadirnya PLN mengambil alih kebutuhan listrik di sana menjadi harapan masyarakat," pungkasnya. 

GM PLN unit induk distribusi Jawa Tengah dan DIY, mengatakan pihaknya sudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara terkait rencana tersebut. Saat ini pihaknya akan melakukan pelengkapan persyaratan dan hal-hal teknis lainnya. 

"Secara teknis akan kami laksanakan. Rencana kita, tiga bulan lagi kita akan bisa mengambil alih untuk kelistrikan di pulau-pulau itu," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu