Follow Us :              

Kontribusi BMPD diharapkan Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jateng

  22 January 2022  |   19:00:00  |   dibaca : 270 
Kategori :
Bagikan :


Kontribusi BMPD diharapkan Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jateng

22 January 2022 | 19:00:00 | dibaca : 270
Kategori :
Bagikan :

Foto : Handy (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Handy (Humas Jateng)

MAGELANG -  Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah  Sumarno berharap Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) di wilayahnya terus berkontribusi memajukan  perekonomian di Jawa Tenggah. Terlebih pada masa pandemi Covid-19, peran dan dukungan BMPD sangat dibutuhkan. 

"Kalau berbicara pertumbuhan ekonomi dari sektor pemerintah tidak begitu besar, kontribusinya mungkin hanya 15 persen dan yang besar adalah dari sektor swasta. Sehingga kami sangat berharap dukungan dari bapak-ibu (anggota BMPD) bagaimana berkontribusi kepada Jateng," kata Sumarno saat memberi sambutan acara pisah sambut anggota BMPD Jawa Tengah di Ballroom Hotel Plataran Heritage Magelang, Sabtu (22/1/2022) malam.  

Meskipun masih dalam kondisi pandemi dan ancaman penyebaran varian Omicron, ia meminta semua pihak tetap fokus mendorong pertumbuhan ekonomi. Termasuk kontribusi BMPD. Tanpa ada keterlibatan pihak swasta maka pertumbuhan ekonomi sulit terwujud. 

Sekda Jateng berharap, BMPD kedepan menjadi besar dan maju. Sehingga, semakin bisa berperan dalam mengakselerasi dan berkembang ekonomi Jawa Tengah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. 

"Selamat datang di Jateng,  mohon bantuannya untuk membawa Jateng menjadi lebih maju dan sejahtera. Terkait pertumbuhan ekonomi, alhamdulillah Jateng sudah tumbuh positif meskipun masih di bawah beberapa provinsi di Pulau Jawa," katanya. 

Sekretaris Jenderal BMPD Jawa Tengah Andry Prasmuko mengatakan, para anggota organisasi mereka terdiri dari para kepala perbankan di Jawa Tengah. Mereka memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian daerah karena menjadi pihak yang berperan mengambil keputusan terkait kredit  perbankan. 

Selain keputusan kredit, mereka menentukan dalam kebijakan penghimpunan dana untuk kegiatan sosial dan sebagainya. Pada pertemuan tersebut Sekjen BMPD Jawa Tengah kembali mengungkapkan komitmen lembaganya untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi guna bersama-sama membangun dan memajukan ekonomi Jawa Tengah.   

"Ini ada para kepala perbankan di Semarang, ini kesempatan Pak Sekda memberikan arahan, ajakan atau apapun dalam rangka meningkatkan peran serta anggota BMPD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jateng," tandasnya. 


Bagikan :

MAGELANG -  Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah  Sumarno berharap Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) di wilayahnya terus berkontribusi memajukan  perekonomian di Jawa Tenggah. Terlebih pada masa pandemi Covid-19, peran dan dukungan BMPD sangat dibutuhkan. 

"Kalau berbicara pertumbuhan ekonomi dari sektor pemerintah tidak begitu besar, kontribusinya mungkin hanya 15 persen dan yang besar adalah dari sektor swasta. Sehingga kami sangat berharap dukungan dari bapak-ibu (anggota BMPD) bagaimana berkontribusi kepada Jateng," kata Sumarno saat memberi sambutan acara pisah sambut anggota BMPD Jawa Tengah di Ballroom Hotel Plataran Heritage Magelang, Sabtu (22/1/2022) malam.  

Meskipun masih dalam kondisi pandemi dan ancaman penyebaran varian Omicron, ia meminta semua pihak tetap fokus mendorong pertumbuhan ekonomi. Termasuk kontribusi BMPD. Tanpa ada keterlibatan pihak swasta maka pertumbuhan ekonomi sulit terwujud. 

Sekda Jateng berharap, BMPD kedepan menjadi besar dan maju. Sehingga, semakin bisa berperan dalam mengakselerasi dan berkembang ekonomi Jawa Tengah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen. 

"Selamat datang di Jateng,  mohon bantuannya untuk membawa Jateng menjadi lebih maju dan sejahtera. Terkait pertumbuhan ekonomi, alhamdulillah Jateng sudah tumbuh positif meskipun masih di bawah beberapa provinsi di Pulau Jawa," katanya. 

Sekretaris Jenderal BMPD Jawa Tengah Andry Prasmuko mengatakan, para anggota organisasi mereka terdiri dari para kepala perbankan di Jawa Tengah. Mereka memiliki peran penting dalam mendorong perekonomian daerah karena menjadi pihak yang berperan mengambil keputusan terkait kredit  perbankan. 

Selain keputusan kredit, mereka menentukan dalam kebijakan penghimpunan dana untuk kegiatan sosial dan sebagainya. Pada pertemuan tersebut Sekjen BMPD Jawa Tengah kembali mengungkapkan komitmen lembaganya untuk terus bersinergi dengan pemerintah provinsi guna bersama-sama membangun dan memajukan ekonomi Jawa Tengah.   

"Ini ada para kepala perbankan di Semarang, ini kesempatan Pak Sekda memberikan arahan, ajakan atau apapun dalam rangka meningkatkan peran serta anggota BMPD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Jateng," tandasnya. 


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu