Follow Us :              

Taj Yasin Ajak Muslimat NU Bersinergi dengan Program Pemprov Jateng

  01 June 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 335 
Kategori :
Bagikan :


Taj Yasin Ajak Muslimat NU Bersinergi dengan Program Pemprov Jateng

01 June 2022 | 10:00:00 | dibaca : 335
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

PURWOREJO - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen, mengharapkan Muslimat NU Jawa Tengah bisa terus bersinergi dengan pemerintah. Wagub menilai, Muslimat NU bisa mendukung pemerintah pada program peningkatan ekonomi, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

"Ada banyak program Muslimat NU yang bisa disinkronkan dengan program Pemprov Jateng. Ada UMKM yang biasanya melibatkan ibu-ibu, ada dinas yang menangani perempuan dan anak yang sekarang sedang kampanyekan tentang pencegahan perceraian dan kekerasan anak. Ini juga harus ada peran dari Muslimat NU," kata Taj Yasin di acara Harlah ke-76 Muslimat NU dan pelantikan PC Muslimat NU Kabupaten Purworejo, di GOR WR Supratman, Rabu (1/6/2022). 

Wagub mengatakan, peran pengurus dan anggota Muslimat maupun Fatayat NU sebagai organisasi perempuan, sangat penting dalam berbagai sektor kehidupan. Keberadaan Muslimat NU Purworejo maupun daerah lainnya di Jateng, dapat membantu menyosialisasikan berbagai program pembangunan pemprov kepada masyarakat. 

Keterlibatan banyak pihak, termasuk Muslimat NU, menurut Wagub akan mempermudah beragam program yang dicanangkan pemerintah, sampai ke masyarakat dan tepat sasaran. Program sosialisasi pencegahan perceraian dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, juga tidak bisa dengan hanya mengandalkan petugas dari dinas yang bersangkutan. Bantuan keterlibatan berbagai organisasi masyarakat, sangat diperlukan. 

"Kalau sosialisasi hanya melalui dinas-dinas itu kurang, maka harus ada yang membantu. (Karena itu) selain itu (Dinas) juga ada BKOW (Badan Organisasi Kerja Sama Wanita) di daerah-daerah yang bisa disinkronkan dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," katanya. 

Pada bidang pemberdayaan ekonomi,  Muslimat NU banyak berkiprah dalam program peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bahkan menurut Taj Yasin, semua anggota organisasi perempuan NU tersebut, aktif dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk membuat aneka produk makanan, minuman, dan sebagainya. 

"Tadi di acara ini juga ada stand promosi dan bazar kreasi dari warga Muslimat. Ada juga (program) pemberdayaan dan mengajak ibu-ibu aktif di organisasi perintah, maupun di sekolah," jelasnya. 

Dengan pelantikan para Pengurus Cabang Muslimat NU Purworejo ini, diharapkan organisasi ini bisa segera bergerak melaksanakan berbagai program organisasi. Mereka juga semakin semangat dan aktif memunculkan perempuan-perempuan hebat. Perempuan-perempuan yang mampu mendidik anak-anak dengan baik, serta turut andil dalam mencerdaskan generasi bangsa. 

"Di sekeliling Nabi terdapat wanita-wanita hebat, saya berharap Muslimat NU bisa ikut andil mencerdaskan anak-anak bangsa. Apalagi anggotanya adalah ibu-ibu, maka saya berharap anak-anak selain dapat pendidikan di madrasah atau sekolah, juga mendapat pendidikan yang baik dari ibu-ibunya di rumah," harapnya.


Bagikan :

PURWOREJO - Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng), Taj Yasin Maimoen, mengharapkan Muslimat NU Jawa Tengah bisa terus bersinergi dengan pemerintah. Wagub menilai, Muslimat NU bisa mendukung pemerintah pada program peningkatan ekonomi, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. 

"Ada banyak program Muslimat NU yang bisa disinkronkan dengan program Pemprov Jateng. Ada UMKM yang biasanya melibatkan ibu-ibu, ada dinas yang menangani perempuan dan anak yang sekarang sedang kampanyekan tentang pencegahan perceraian dan kekerasan anak. Ini juga harus ada peran dari Muslimat NU," kata Taj Yasin di acara Harlah ke-76 Muslimat NU dan pelantikan PC Muslimat NU Kabupaten Purworejo, di GOR WR Supratman, Rabu (1/6/2022). 

Wagub mengatakan, peran pengurus dan anggota Muslimat maupun Fatayat NU sebagai organisasi perempuan, sangat penting dalam berbagai sektor kehidupan. Keberadaan Muslimat NU Purworejo maupun daerah lainnya di Jateng, dapat membantu menyosialisasikan berbagai program pembangunan pemprov kepada masyarakat. 

Keterlibatan banyak pihak, termasuk Muslimat NU, menurut Wagub akan mempermudah beragam program yang dicanangkan pemerintah, sampai ke masyarakat dan tepat sasaran. Program sosialisasi pencegahan perceraian dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, juga tidak bisa dengan hanya mengandalkan petugas dari dinas yang bersangkutan. Bantuan keterlibatan berbagai organisasi masyarakat, sangat diperlukan. 

"Kalau sosialisasi hanya melalui dinas-dinas itu kurang, maka harus ada yang membantu. (Karena itu) selain itu (Dinas) juga ada BKOW (Badan Organisasi Kerja Sama Wanita) di daerah-daerah yang bisa disinkronkan dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak," katanya. 

Pada bidang pemberdayaan ekonomi,  Muslimat NU banyak berkiprah dalam program peningkatan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bahkan menurut Taj Yasin, semua anggota organisasi perempuan NU tersebut, aktif dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk membuat aneka produk makanan, minuman, dan sebagainya. 

"Tadi di acara ini juga ada stand promosi dan bazar kreasi dari warga Muslimat. Ada juga (program) pemberdayaan dan mengajak ibu-ibu aktif di organisasi perintah, maupun di sekolah," jelasnya. 

Dengan pelantikan para Pengurus Cabang Muslimat NU Purworejo ini, diharapkan organisasi ini bisa segera bergerak melaksanakan berbagai program organisasi. Mereka juga semakin semangat dan aktif memunculkan perempuan-perempuan hebat. Perempuan-perempuan yang mampu mendidik anak-anak dengan baik, serta turut andil dalam mencerdaskan generasi bangsa. 

"Di sekeliling Nabi terdapat wanita-wanita hebat, saya berharap Muslimat NU bisa ikut andil mencerdaskan anak-anak bangsa. Apalagi anggotanya adalah ibu-ibu, maka saya berharap anak-anak selain dapat pendidikan di madrasah atau sekolah, juga mendapat pendidikan yang baik dari ibu-ibunya di rumah," harapnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu