Follow Us :              

Tim Gabungan Pemprov Jateng Gerak Cepat Tanggulangi Banjir Bandang di Pati

  15 July 2022  |   11:00:00  |   dibaca : 386 
Kategori :
Bagikan :


Tim Gabungan Pemprov Jateng Gerak Cepat Tanggulangi Banjir Bandang di Pati

15 July 2022 | 11:00:00 | dibaca : 386
Kategori :
Bagikan :

Foto : istimewa (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : istimewa (Humas Jateng)

BREBES - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih terus memantau perkembangan bencana banjir di Kabupaten Pati. Sejauh ini warga yang terdampak banjir sudah ditangani oleh tim di lapangan dan ditampung di pengungsian. Ganjar meminta tim untuk secepatnya menuntaskan perbaikan tanggul sungai yang jebol. 

"Beberapa pengungsi untuk di-handle, dan kabupaten sudah siap. Tim sudah diturunkan sama Bupati. Tanggulnya jebol itu. Maka saya minta untuk dilakukan penanganan cepat. Sekarang harus cepat," katanya saat ditemui usai menghadiri acara di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Brebes, Jumat (15/7/2022). 

Gubernur menjelaskan, berdasarkan peta yang ada, ia yakin perbaikan tanggul bisa diselesaikan secara cepat dengan mengirim alat berat ke lokasi. "Tinggal mengirim alat beratnya ke sana. Dari BBWS kemarin sudah turun," ungkapnya. 

Gubernur menerangkan, terkait penanganan kebencanaan, pada prinsipnya Pemerintah Provinsi siap membantu jika memang diperlukan.  "Bagi provinsi, prinsipnya, dikerjakan kabupaten dulu, kalau tidak siap, kita siapkan tim untuk back up. Tapi memang terkait alat berat dan sebagainya kemarin kita sudah komunikasi dan sudah tiga hari ini mereka bekerja. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan cepat termasuk, membereskan pengungsinya," kata Gubenur. 

Gubernur juga menerangkan, saat ini tim yang ia diterjunkan telah bergerak cepat untuk menangani banjir bandang di Kabupaten Pati. Selain mengevakuasi warga ke pengungsian, tim di lapangan juga melakukan pembersihan fasilitas umum dan jalan agar akses perbaikan tanggul yang jebol berjalan lancar. 

Kabid Penanganan Darurat BPBD Jawa Tengah Dikki Rulli Perkasa menyampaikan bahwa upaya penanganan dilakukan secara sinergis. Saat ini penanganan kini dipusatkan ke dua desa terdampak, yaitu Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo karena area terdampak lain sudah tertangani. Sasaran penanganan adalah fasilitas sosial, fasilitas umum, rumah penduduk, dan akses jalan di Desa Bulu Manis Kidul dan Tunjungrejo. 

"Hari ini kita harapkan bisa selesai, jika ada alat berat (masuk) bisa sampai ke sana," ujarnya. 

Penanganan selain dari Kabupaten Pati, juga dibantu oleh lima kabupaten di sekitarnya. Untuk upaya pembersihan dikerahkan total 12 mobil tangki dari Jepara, Demak, Kudus, Grobogan dan Rembang serta dari Kabupaten Pati. 

"Di Desa Tunjungrejo dan Bulumanis Kidul, hari ini sudah bergerak. Pola penanganan untuk segera alat berat, sand bag dari BBWS dan Balai PSDA kita (Pemprov Jateng). Untuk isian pasir dan tanah dari DPU Pati. Untuk rumah terdampak Baznas Pati sudah siap dengan data dukung dari Camat," jelasnya. 

Selain itu Dinas Kesehatan Pati diminta untuk aktif turun ke lapangan dan memberi layanan penyehatan warga. Di antaranya pemeriksaan dan memberikan dukungan vitamin bagi warga terdampak. Dinas Sosial juga turun untuk memastikan logistik selama tiga hari ke depan terpenuhi. 

Penggunaan Belanja Tak Terduga (BTT) saat ini masih dalam kajian karena memerlukan pengumuman tanggap darurat dari Pemkab Pati. Hingga hari ini, BPBD Jateng terus melakukan penguatan kepada BPBD Pati untuk dapat mengatasi bencana tersebut. 

Data Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pati  menyebutkan, di Desa Bulumanis Kidul ada satu titik tanggul sungai yang jebol dengan panjang kurang lebih 25 meter. Akibatnya 6 rumah hanyut dan 11 rumah rusak ringan hingga berat. 

Desa Tunjungrejo, sebanyak 7 rumah warga lenyap tersapu banjir bandang setelah tanggul Sungai Sat jebol, sedangkan 7 rumah lainnya mengalami rusak berat. Meski begitu, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa.


Bagikan :

BREBES - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih terus memantau perkembangan bencana banjir di Kabupaten Pati. Sejauh ini warga yang terdampak banjir sudah ditangani oleh tim di lapangan dan ditampung di pengungsian. Ganjar meminta tim untuk secepatnya menuntaskan perbaikan tanggul sungai yang jebol. 

"Beberapa pengungsi untuk di-handle, dan kabupaten sudah siap. Tim sudah diturunkan sama Bupati. Tanggulnya jebol itu. Maka saya minta untuk dilakukan penanganan cepat. Sekarang harus cepat," katanya saat ditemui usai menghadiri acara di Rest Area Heritage KM 260B, Banjaratma, Brebes, Jumat (15/7/2022). 

Gubernur menjelaskan, berdasarkan peta yang ada, ia yakin perbaikan tanggul bisa diselesaikan secara cepat dengan mengirim alat berat ke lokasi. "Tinggal mengirim alat beratnya ke sana. Dari BBWS kemarin sudah turun," ungkapnya. 

Gubernur menerangkan, terkait penanganan kebencanaan, pada prinsipnya Pemerintah Provinsi siap membantu jika memang diperlukan.  "Bagi provinsi, prinsipnya, dikerjakan kabupaten dulu, kalau tidak siap, kita siapkan tim untuk back up. Tapi memang terkait alat berat dan sebagainya kemarin kita sudah komunikasi dan sudah tiga hari ini mereka bekerja. Mudah-mudahan bisa diselesaikan dengan cepat termasuk, membereskan pengungsinya," kata Gubenur. 

Gubernur juga menerangkan, saat ini tim yang ia diterjunkan telah bergerak cepat untuk menangani banjir bandang di Kabupaten Pati. Selain mengevakuasi warga ke pengungsian, tim di lapangan juga melakukan pembersihan fasilitas umum dan jalan agar akses perbaikan tanggul yang jebol berjalan lancar. 

Kabid Penanganan Darurat BPBD Jawa Tengah Dikki Rulli Perkasa menyampaikan bahwa upaya penanganan dilakukan secara sinergis. Saat ini penanganan kini dipusatkan ke dua desa terdampak, yaitu Bulumanis Kidul dan Tunjungrejo karena area terdampak lain sudah tertangani. Sasaran penanganan adalah fasilitas sosial, fasilitas umum, rumah penduduk, dan akses jalan di Desa Bulu Manis Kidul dan Tunjungrejo. 

"Hari ini kita harapkan bisa selesai, jika ada alat berat (masuk) bisa sampai ke sana," ujarnya. 

Penanganan selain dari Kabupaten Pati, juga dibantu oleh lima kabupaten di sekitarnya. Untuk upaya pembersihan dikerahkan total 12 mobil tangki dari Jepara, Demak, Kudus, Grobogan dan Rembang serta dari Kabupaten Pati. 

"Di Desa Tunjungrejo dan Bulumanis Kidul, hari ini sudah bergerak. Pola penanganan untuk segera alat berat, sand bag dari BBWS dan Balai PSDA kita (Pemprov Jateng). Untuk isian pasir dan tanah dari DPU Pati. Untuk rumah terdampak Baznas Pati sudah siap dengan data dukung dari Camat," jelasnya. 

Selain itu Dinas Kesehatan Pati diminta untuk aktif turun ke lapangan dan memberi layanan penyehatan warga. Di antaranya pemeriksaan dan memberikan dukungan vitamin bagi warga terdampak. Dinas Sosial juga turun untuk memastikan logistik selama tiga hari ke depan terpenuhi. 

Penggunaan Belanja Tak Terduga (BTT) saat ini masih dalam kajian karena memerlukan pengumuman tanggap darurat dari Pemkab Pati. Hingga hari ini, BPBD Jateng terus melakukan penguatan kepada BPBD Pati untuk dapat mengatasi bencana tersebut. 

Data Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pati  menyebutkan, di Desa Bulumanis Kidul ada satu titik tanggul sungai yang jebol dengan panjang kurang lebih 25 meter. Akibatnya 6 rumah hanyut dan 11 rumah rusak ringan hingga berat. 

Desa Tunjungrejo, sebanyak 7 rumah warga lenyap tersapu banjir bandang setelah tanggul Sungai Sat jebol, sedangkan 7 rumah lainnya mengalami rusak berat. Meski begitu, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu