Follow Us :              

Event Olahraga Dukung Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

  13 August 2022  |   07:00:00  |   dibaca : 413 
Kategori :
Bagikan :


Event Olahraga Dukung Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

13 August 2022 | 07:00:00 | dibaca : 413
Kategori :
Bagikan :

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Bintoro (Humas Jateng)

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendukung berbagai kegiatan olahraga yang diselenggarakan di wilayahnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno menyebutkan, event olahraga juga menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Event ini mampu menarik datangnya masyarakat dari luar provinsi dan berbelanja di Jateng. 

"Kami matur nuwun (terima kasih) PKBB (Paguyuban Keluarga Besar Brimob) menyelenggarakan kegiatan ini, karena ada teman-teman dari luar Jateng ikut berpartisipasi. Karena berbicara pertumbuhan ekonomi di Jateng, salah satunya di-support dari konsumsi," kata Sekda saat memberi sambutan pemberangkatan peserta Bambang Soeprapto Cycling Tour (BSCT) Semarang-Purwokerto, di Mako Sat Brimob Polda Jateng, Sabtu (13/8/2022). 

Sekda menambahkan, saat ini berbagai daerah terus menggalakkan kegiatan olahraga, baik olahraga sepeda, lari, maupun lainnya. Menurutnya, olahraga tidak sekadar kegiatan yang menyehatkan, melainkan juga terkait dengan sportourism, wisata, investasi, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. 

Ketua Umum PKBB, Imam Sudjarwo menjelaskan, penyelenggaraan BSCT Semarang-Purwokerto dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan RI dan HUT PKBB Polri. Acara yang dikemas dengan olahraga bersepeda itu, sekaligus untuk napak tilas perjuangan Pasukan Polisi Istimewa yang sekarang lebih dikenal Brigade Mobil atau Brimob dari Semarang-Purwokerto. 

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk _nguri-nguri_ (lestarikan) sejarah atau napak tilas perjuangan tokoh Polisi Istimewa Ajun Komisaris Polisi II Bambang Soeprapto yang berjuang dari Semarang ke daerah Purwokerto. Selain itu, tidak kalah penting dari tujuan kegiatan ini adalah kita memperkenalkan potensi-potensi daerah Jateng," kata Imam. 

Sekitar seratusan peserta BSCT yang berasal dari berbagai daerah tersebut nantinya akan diperkenalkan dengan berbagai potensi wisata yang menarik di sepanjang rute Semarang-Purwokerto. Selain pariwisata, mereka juga akan melihat potensi industri di Batang, potensi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan sebagainya. 

BSCT Semarang-Purwokerto sepanjang 250 kilometer berlangsung selama dua hari. Hari pertama (Sabtu, 13/8) Semarang-Pemalang akan menempuh jarak 150 KM dengan rute Kendal, Batang, dan Pekalongan. Para peserta yang berasal dari berbagai komunitas sepeda dan masyarakat umum akan melintasi Kawasan Industri Batang, perkampungan penduduk, serta menyusuri Pantai Ujung Negoro. 

Sedangkan hari kedua,  peserta akan menempuh perjalanan Pemalang-Purwokerto berjarak 100 kilometer dengan finish di Menara Pandang Teratai Purwokerto. Rute kedua peserta akan melintasi rute Randudongkal, Moga, Belik, Bobotsari Purbalingga dengan medan pegunungan yang sejuk, indah, dan menantang.


Bagikan :

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mendukung berbagai kegiatan olahraga yang diselenggarakan di wilayahnya. Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng, Sumarno menyebutkan, event olahraga juga menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Event ini mampu menarik datangnya masyarakat dari luar provinsi dan berbelanja di Jateng. 

"Kami matur nuwun (terima kasih) PKBB (Paguyuban Keluarga Besar Brimob) menyelenggarakan kegiatan ini, karena ada teman-teman dari luar Jateng ikut berpartisipasi. Karena berbicara pertumbuhan ekonomi di Jateng, salah satunya di-support dari konsumsi," kata Sekda saat memberi sambutan pemberangkatan peserta Bambang Soeprapto Cycling Tour (BSCT) Semarang-Purwokerto, di Mako Sat Brimob Polda Jateng, Sabtu (13/8/2022). 

Sekda menambahkan, saat ini berbagai daerah terus menggalakkan kegiatan olahraga, baik olahraga sepeda, lari, maupun lainnya. Menurutnya, olahraga tidak sekadar kegiatan yang menyehatkan, melainkan juga terkait dengan sportourism, wisata, investasi, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. 

Ketua Umum PKBB, Imam Sudjarwo menjelaskan, penyelenggaraan BSCT Semarang-Purwokerto dalam rangka memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan RI dan HUT PKBB Polri. Acara yang dikemas dengan olahraga bersepeda itu, sekaligus untuk napak tilas perjuangan Pasukan Polisi Istimewa yang sekarang lebih dikenal Brigade Mobil atau Brimob dari Semarang-Purwokerto. 

"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk _nguri-nguri_ (lestarikan) sejarah atau napak tilas perjuangan tokoh Polisi Istimewa Ajun Komisaris Polisi II Bambang Soeprapto yang berjuang dari Semarang ke daerah Purwokerto. Selain itu, tidak kalah penting dari tujuan kegiatan ini adalah kita memperkenalkan potensi-potensi daerah Jateng," kata Imam. 

Sekitar seratusan peserta BSCT yang berasal dari berbagai daerah tersebut nantinya akan diperkenalkan dengan berbagai potensi wisata yang menarik di sepanjang rute Semarang-Purwokerto. Selain pariwisata, mereka juga akan melihat potensi industri di Batang, potensi produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan sebagainya. 

BSCT Semarang-Purwokerto sepanjang 250 kilometer berlangsung selama dua hari. Hari pertama (Sabtu, 13/8) Semarang-Pemalang akan menempuh jarak 150 KM dengan rute Kendal, Batang, dan Pekalongan. Para peserta yang berasal dari berbagai komunitas sepeda dan masyarakat umum akan melintasi Kawasan Industri Batang, perkampungan penduduk, serta menyusuri Pantai Ujung Negoro. 

Sedangkan hari kedua,  peserta akan menempuh perjalanan Pemalang-Purwokerto berjarak 100 kilometer dengan finish di Menara Pandang Teratai Purwokerto. Rute kedua peserta akan melintasi rute Randudongkal, Moga, Belik, Bobotsari Purbalingga dengan medan pegunungan yang sejuk, indah, dan menantang.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu