Follow Us :              

Lantik Penjabat Bupati Pati, Gubernur Kembali Ingatkan Integritas dan Antikorupsi

  22 August 2022  |   20:00:00  |   dibaca : 197 
Kategori :
Bagikan :


Lantik Penjabat Bupati Pati, Gubernur Kembali Ingatkan Integritas dan Antikorupsi

22 August 2022 | 20:00:00 | dibaca : 197
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melantik Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng Henggar Budi Anggoro menjadi penjabat Bupati Pati. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (22/8/2022) malam. Ganjar Berpesan agar Henggar segera bekerja dan menuntaskan tugas yang masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Pati. 

Henggar dilantik menggantikan Bupati Pati Haryanto yang habis masa jabatannya per tanggal 22 Agustus 2022. Pelantikan itu juga tindak lanjut dari Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (SK Mendagri) nomor 131.22-5117 tahun 2022 terkait penunjukan Penjabat Bupati yang telah terbit dan ditandatangani pada 12 Agustus 2022.  

"Diseleksi di (pemerintah) pusat terus kemudian ditentukan dari calon-calon yang ada. Sebenarnya administrasi sudah selesai. Tapi saya pesankan ada PR, betapa pentingnya daerah mensupport kebijakan yang ada di nasional dan dengan situasi yang sekarang tidak menentu ini, maka inisiatif dan peran daerah menjadi penting," terang Gubernur usai pelantikan. 

Ada beberapa hal yang ditegaskan saat melantik Henggar Budi Anggoro. Selain tentang inovasi dan kreasi dalam menangani problem inflasi di daerah, integritas juga harus dipegang teguh. 

"Saya selalu ceritakan dan titipkan itu. Saya tidak akan pernah bosan bicara soal antikorupsi dan layanan yang baik. Kalau ini bisa kita dorong mulai dari bawah insyaallah pemerintahannya akan sangat baik. Bisa melayani dengan tulus, transparan, akuntabel. Itu musti diajarkan terus-menerus," tegasnya. 

Penjabat Bupati Pati juga wajib lapor kepada Gubernur dan Wakil Gubernur tiap tiga bulan. Wajib lapor itu sebagai bentuk kontrol karena Penjabat Bupati dikirim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan merupakan pegawai Pemprov.  

"Ini ada positifnya karena dikirim dari provinsi, pegawai provinsi, maka saya dengan Wagub lebih gampang (kontrol). Kalau ada apa-apa saya "jewer". Biasanya itu sangatlah efisien, maka beberapa yang kita tugaskan itu langsung jalan cepat." 

Ganjar berharap Pejabat Bupati Pati yang baru bisa langsung bekerja termasuk komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh-tokoh yang ada di Pati, termasuk dengan DPRD. Tujuannya tentu agar terjalin harmoni.  

"Menjelang 2024, di sana juga akan ada Pilkada. Semua sudah pasang kuda-kuda juga maka pastikan netral, pastikan bisa mengelola itu dengan baik, pastikan harmoni itu terjadi," pungkas Gubernur.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, melantik Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng Henggar Budi Anggoro menjadi penjabat Bupati Pati. Pelantikan dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (22/8/2022) malam. Ganjar Berpesan agar Henggar segera bekerja dan menuntaskan tugas yang masih menjadi pekerjaan rumah di Kabupaten Pati. 

Henggar dilantik menggantikan Bupati Pati Haryanto yang habis masa jabatannya per tanggal 22 Agustus 2022. Pelantikan itu juga tindak lanjut dari Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (SK Mendagri) nomor 131.22-5117 tahun 2022 terkait penunjukan Penjabat Bupati yang telah terbit dan ditandatangani pada 12 Agustus 2022.  

"Diseleksi di (pemerintah) pusat terus kemudian ditentukan dari calon-calon yang ada. Sebenarnya administrasi sudah selesai. Tapi saya pesankan ada PR, betapa pentingnya daerah mensupport kebijakan yang ada di nasional dan dengan situasi yang sekarang tidak menentu ini, maka inisiatif dan peran daerah menjadi penting," terang Gubernur usai pelantikan. 

Ada beberapa hal yang ditegaskan saat melantik Henggar Budi Anggoro. Selain tentang inovasi dan kreasi dalam menangani problem inflasi di daerah, integritas juga harus dipegang teguh. 

"Saya selalu ceritakan dan titipkan itu. Saya tidak akan pernah bosan bicara soal antikorupsi dan layanan yang baik. Kalau ini bisa kita dorong mulai dari bawah insyaallah pemerintahannya akan sangat baik. Bisa melayani dengan tulus, transparan, akuntabel. Itu musti diajarkan terus-menerus," tegasnya. 

Penjabat Bupati Pati juga wajib lapor kepada Gubernur dan Wakil Gubernur tiap tiga bulan. Wajib lapor itu sebagai bentuk kontrol karena Penjabat Bupati dikirim dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan merupakan pegawai Pemprov.  

"Ini ada positifnya karena dikirim dari provinsi, pegawai provinsi, maka saya dengan Wagub lebih gampang (kontrol). Kalau ada apa-apa saya "jewer". Biasanya itu sangatlah efisien, maka beberapa yang kita tugaskan itu langsung jalan cepat." 

Ganjar berharap Pejabat Bupati Pati yang baru bisa langsung bekerja termasuk komunikasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh-tokoh yang ada di Pati, termasuk dengan DPRD. Tujuannya tentu agar terjalin harmoni.  

"Menjelang 2024, di sana juga akan ada Pilkada. Semua sudah pasang kuda-kuda juga maka pastikan netral, pastikan bisa mengelola itu dengan baik, pastikan harmoni itu terjadi," pungkas Gubernur.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu