Follow Us :              

Sekda Ajak Para Arsitek Wujudkan Bangunan Go Green

  29 August 2022  |   16:00:00  |   dibaca : 333 
Kategori :
Bagikan :


Sekda Ajak Para Arsitek Wujudkan Bangunan Go Green

29 August 2022 | 16:00:00 | dibaca : 333
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SEMARANG - Pembuatan bangunan seringkali dianggap mengancam kelestarian lingkungan. Maka dari itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno, mengajak Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk mengusung konsep pembangunan hijau, atau go green, sebagai kiblatnya. 

Hal itu disampaikan Sekda saat menghadiri Pekan Arsitek Indonesia wilayah Jateng, Senin (29/08/2022) di Klentheng Sam Poo Kong. Sekda bahkan menegaskan,  bahwa pembangunan go green saat ini sudah menjadi fokus dunia, tidak hanya Indonesia. Karenanya, Pekan Arsitek Indonesia diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi konsep pembangunan hijau di Jateng.

"Jadi mohon bantuan dari teman-teman arsitek ini juga untuk ikut berkontribusi bagaimana pengendalian pembangunan di Jateng. Kita juga bicara masalah tata ruang yang ada, terus juga bicara bagaimana kita, di era go green, tentu saja bagaimana teman-teman bisa mendesain bangunan-bangunan yang ramah lingkungan, yang hemat energi, yang berkontribusi untuk kita menuju go green," ungkapnya. 

Selain mengajak mengusung konsep go green, pihaknya juga meminta para arsitek untuk lebih memilih bahan - bahan bangunan buatan dalam negeri. Kontribusi itu akan mendukung program pemerintah, yang kini tengah gencar mensosialisasikan pemanfaatan produk lokal. 

Terkait penyelengaraan pekan IAI, Ketua IAI Jateng AR Sugiarto menyampaikan, acara ini diselenggarakannya selama sepekan (29 Agustus - 3 September 2022). Salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan profesi arsitek kepada masyarakat. Para arsitek ingin memberikan kontribusi terbaiknya kepada masyarakat. 

"Dengan UU No 6 tahun 2017 dan PP No 15 tahun 2021, memberikan amanah kepada kami untuk bisa memberikan pelayanan kepada  masyarakat melalui arsitek-arsitek yang profesional. Dan kami dalam rangka ini menyiapkan arsitek-arsitek yang profesional. Dan semoga dengan digelarnya pekan IAI, masyarakat mulai mengenal profesi arsitek dan nantinya ke depan kami bisa melayani masyarakat dengan profesional juga," paparnya.


Bagikan :

SEMARANG - Pembuatan bangunan seringkali dianggap mengancam kelestarian lingkungan. Maka dari itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah (Sekda Jateng), Sumarno, mengajak Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk mengusung konsep pembangunan hijau, atau go green, sebagai kiblatnya. 

Hal itu disampaikan Sekda saat menghadiri Pekan Arsitek Indonesia wilayah Jateng, Senin (29/08/2022) di Klentheng Sam Poo Kong. Sekda bahkan menegaskan,  bahwa pembangunan go green saat ini sudah menjadi fokus dunia, tidak hanya Indonesia. Karenanya, Pekan Arsitek Indonesia diharapkan bisa memberikan kontribusi nyata bagi konsep pembangunan hijau di Jateng.

"Jadi mohon bantuan dari teman-teman arsitek ini juga untuk ikut berkontribusi bagaimana pengendalian pembangunan di Jateng. Kita juga bicara masalah tata ruang yang ada, terus juga bicara bagaimana kita, di era go green, tentu saja bagaimana teman-teman bisa mendesain bangunan-bangunan yang ramah lingkungan, yang hemat energi, yang berkontribusi untuk kita menuju go green," ungkapnya. 

Selain mengajak mengusung konsep go green, pihaknya juga meminta para arsitek untuk lebih memilih bahan - bahan bangunan buatan dalam negeri. Kontribusi itu akan mendukung program pemerintah, yang kini tengah gencar mensosialisasikan pemanfaatan produk lokal. 

Terkait penyelengaraan pekan IAI, Ketua IAI Jateng AR Sugiarto menyampaikan, acara ini diselenggarakannya selama sepekan (29 Agustus - 3 September 2022). Salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan profesi arsitek kepada masyarakat. Para arsitek ingin memberikan kontribusi terbaiknya kepada masyarakat. 

"Dengan UU No 6 tahun 2017 dan PP No 15 tahun 2021, memberikan amanah kepada kami untuk bisa memberikan pelayanan kepada  masyarakat melalui arsitek-arsitek yang profesional. Dan kami dalam rangka ini menyiapkan arsitek-arsitek yang profesional. Dan semoga dengan digelarnya pekan IAI, masyarakat mulai mengenal profesi arsitek dan nantinya ke depan kami bisa melayani masyarakat dengan profesional juga," paparnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu