Follow Us :              

Gubernur Ingatkan Mahasiswa Unisula, Pentingnya Persiapkan Diri Hadapi Perubahan Dunia

  06 September 2022  |   15:00:00  |   dibaca : 134 
Kategori :
Bagikan :


Gubernur Ingatkan Mahasiswa Unisula, Pentingnya Persiapkan Diri Hadapi Perubahan Dunia

06 September 2022 | 15:00:00 | dibaca : 134
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan motivasi dan berdialog dengan ribuan mahasiswa baru Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang, Selasa (6/9/2022). Pada cara Pekan Ta'aruf Unisula 2022 yang dihadiri mahasiswa dari berbagai jurusan tersebut, mahasiswa santer bertanya tentang kenaikan BBM. 

"Tapi satu yang saya suka di antara isu BBM yang diperdebatkan dan dipertentangkan, kebanyakan mahasiswa yang melihat aksi (demo) kawan-kawannya. Yang menarik lagi, "Eh kemarin ada mahasiswa yang naik panggung teriak keras-keras, maaf bahasanya isinya tidak baik. Menurutmu gimana?" "Tidak sopan Pak"," ujar Gubernur menirukan dialognya dengan para mahasiswa. 

Pada para mahasiswa Gubernur mengatakan, mahasiswa seharusnya tahu situasi dunia saat ini. Mulai dari kondisi ekonomi, pangan hingga energi secara luas. "Kondisi situasi dunia tidak bagus, mahasiswa harus tahu. Kondisi ekonomi tidak bagus, mahasiswa harus tahu. Tidak hanya BBM tapi termasuk pangan, termasuk energi dalam arti luas," paparnya. 

Sebagai bekal menghadapi kondisi Indonesia ke depan, mahasiswa diminta menyiapkan diri. "Dan kita kasih view Indonesia ke depan seperti apa dan dunia seperti apa. Dan mereka menyiapkan diri agar menjadi mahasiswa kreatif, adaptif dan mereka tidak mengecewakan orangtuanya," jelasnya. 

Agar bisa mengantisipasi dan bersikap tepat pada suatu kondisi, Gubernur mengimbau agar mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan informasi yang cukup. Sikap mahasiswa  semestinya menjadi cerminan sisi intelektual, spiritual, serta emosional. 

"Maka nilai idelogis kita sampaikan kepada mereka, di tengah situasi dunia yang seperti ini. Bung Karno benar,  kita mesti berdikari dalam bidang ekonomi termasuk dalam pangan. Maka anak-anak tadi juga menyampaikan kekuatan pangan nasional yang sebenarnya itu bisa jadi lahan garapan agar kita makin mandiri, itu keren." 

Gubernur mengaku terkesan dengan pemikiran kritis mahasiswa dalam acara tersebut.  "Saya juga terkesan satu mahasiswa baru (fakultas) hukum yang menyampaikan kririk pedasnya pada penegak hukum. Saya kira itu bagian cara mengasah intelektualitas untuk dia bisa berpikir kritis, analitis, sistematis, tapi sopan," ungkapnya. 

Ia berharap, Unisula dapat memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa untuk membekali mereka dalam mengambil sikap kelak. "Bagaimana cara mencegah korupsi, ini keren. Dan mahasiswa sudah terbuka dari sekarang. Saya yakin Unisula juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk ekspansif (berkembang). Tidak akan direpresi, tapi (justru) dididik juga antikorupsi," tandasnya.


Bagikan :

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan motivasi dan berdialog dengan ribuan mahasiswa baru Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang, Selasa (6/9/2022). Pada cara Pekan Ta'aruf Unisula 2022 yang dihadiri mahasiswa dari berbagai jurusan tersebut, mahasiswa santer bertanya tentang kenaikan BBM. 

"Tapi satu yang saya suka di antara isu BBM yang diperdebatkan dan dipertentangkan, kebanyakan mahasiswa yang melihat aksi (demo) kawan-kawannya. Yang menarik lagi, "Eh kemarin ada mahasiswa yang naik panggung teriak keras-keras, maaf bahasanya isinya tidak baik. Menurutmu gimana?" "Tidak sopan Pak"," ujar Gubernur menirukan dialognya dengan para mahasiswa. 

Pada para mahasiswa Gubernur mengatakan, mahasiswa seharusnya tahu situasi dunia saat ini. Mulai dari kondisi ekonomi, pangan hingga energi secara luas. "Kondisi situasi dunia tidak bagus, mahasiswa harus tahu. Kondisi ekonomi tidak bagus, mahasiswa harus tahu. Tidak hanya BBM tapi termasuk pangan, termasuk energi dalam arti luas," paparnya. 

Sebagai bekal menghadapi kondisi Indonesia ke depan, mahasiswa diminta menyiapkan diri. "Dan kita kasih view Indonesia ke depan seperti apa dan dunia seperti apa. Dan mereka menyiapkan diri agar menjadi mahasiswa kreatif, adaptif dan mereka tidak mengecewakan orangtuanya," jelasnya. 

Agar bisa mengantisipasi dan bersikap tepat pada suatu kondisi, Gubernur mengimbau agar mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan informasi yang cukup. Sikap mahasiswa  semestinya menjadi cerminan sisi intelektual, spiritual, serta emosional. 

"Maka nilai idelogis kita sampaikan kepada mereka, di tengah situasi dunia yang seperti ini. Bung Karno benar,  kita mesti berdikari dalam bidang ekonomi termasuk dalam pangan. Maka anak-anak tadi juga menyampaikan kekuatan pangan nasional yang sebenarnya itu bisa jadi lahan garapan agar kita makin mandiri, itu keren." 

Gubernur mengaku terkesan dengan pemikiran kritis mahasiswa dalam acara tersebut.  "Saya juga terkesan satu mahasiswa baru (fakultas) hukum yang menyampaikan kririk pedasnya pada penegak hukum. Saya kira itu bagian cara mengasah intelektualitas untuk dia bisa berpikir kritis, analitis, sistematis, tapi sopan," ungkapnya. 

Ia berharap, Unisula dapat memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa untuk membekali mereka dalam mengambil sikap kelak. "Bagaimana cara mencegah korupsi, ini keren. Dan mahasiswa sudah terbuka dari sekarang. Saya yakin Unisula juga memberikan ruang kepada mahasiswa untuk ekspansif (berkembang). Tidak akan direpresi, tapi (justru) dididik juga antikorupsi," tandasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu