Follow Us :              

Dukung Koperasi Inkindo, Pemprov Jateng Siap Bantu Akses Permodalan

  12 October 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 157 
Kategori :
Bagikan :


Dukung Koperasi Inkindo, Pemprov Jateng Siap Bantu Akses Permodalan

12 October 2022 | 09:00:00 | dibaca : 157
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SEMARANG - Berupaya membangun kemandirian dan kesejahteraan anggotanya, Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) akan membentuk koperasi. Langkah ini disambut positif oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senantiasa mendorong terbentuknya koperasi yang berkembang dan maju. 

"Kalau masalah koperasi kami juga support,  karena kita juga punya program mengembangkan koperasi," terang Sekda usai membuka Rakerprov Inkindo Jawa Tengah, Rabu (12/10/2022) di Hotel Patrajasa. 

Keberadaan koperasi nantinya akan memudahkan anggota Inkindo untuk mendapat modal bagi anggotanya. Tetapi apabila anggota Inkindo nantinya juga butuh pembiayaan dari Bank Jateng, pihaknya siap membantu. Sekda berpandangan, memberikan kredit dengan jaminan Surat Perintah Kerja (SPK) yang merupakan dokumen berisi perintah pada pihak tertentu untuk melakukan pekerjaan tertentu, termasuk prudent. 

"Memang kemarin kita bicara sebenarnya kalau pinjaman dengan jaminan SPK atau kontrak, itu sebenarnya dari sisi risiko, prudent-nya, sangat prudent sebetulnya. Sepanjang kontrak-kontrak tadi pembayarannya melalui Bank Jateng. Nanti kami juga akan coba komunikasikan dengan Bank Jateng," jelasnya. 

Untuk menguji kebenaran surat kontrak yang dijadikan jaminan, imbuhnya, perbankan bisa mengkonfirmasi langsung kepada pengguna anggaran. Sehingga, memenuhi unsur prudent. Terlebih lagi jika pembayaran kontrak kerjanya melalui Bank Jateng. Bank bisa langsung memotong angsuran pembiayaan, ketika pekerjaannya sudah dibayar. 

Ketua DPD Inkindo Jawa Tengah Thomason Lutfie menyampaikan, saat ini Inkindo Jawa Tengah memiliki 460 anggota. Hampir 90% anggota Inkindo merupakan perusahaan konsultan skala kecil. Maka dari itu, untuk mensejahterahkan anggotanya dan membangun kemandirian, Inkindo kemudian bertekad membentuk koperasi. Tujuan utamanya adalah memudahkan anggotanya untuk mendapatkan akses pembiayaan, sehingga usahanya bisa berjalan dengan baik. 

"Saya mengajukan usulan. Mungkin ini tidak menjadi favorit, tapi menjadi unggulan. Kita akan buka koperasi tanpa agunan dan tanpa bunga, agar anggota berdaya dan tidurnya nyenyak," kata Thomas.


Bagikan :

SEMARANG - Berupaya membangun kemandirian dan kesejahteraan anggotanya, Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) akan membentuk koperasi. Langkah ini disambut positif oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah senantiasa mendorong terbentuknya koperasi yang berkembang dan maju. 

"Kalau masalah koperasi kami juga support,  karena kita juga punya program mengembangkan koperasi," terang Sekda usai membuka Rakerprov Inkindo Jawa Tengah, Rabu (12/10/2022) di Hotel Patrajasa. 

Keberadaan koperasi nantinya akan memudahkan anggota Inkindo untuk mendapat modal bagi anggotanya. Tetapi apabila anggota Inkindo nantinya juga butuh pembiayaan dari Bank Jateng, pihaknya siap membantu. Sekda berpandangan, memberikan kredit dengan jaminan Surat Perintah Kerja (SPK) yang merupakan dokumen berisi perintah pada pihak tertentu untuk melakukan pekerjaan tertentu, termasuk prudent. 

"Memang kemarin kita bicara sebenarnya kalau pinjaman dengan jaminan SPK atau kontrak, itu sebenarnya dari sisi risiko, prudent-nya, sangat prudent sebetulnya. Sepanjang kontrak-kontrak tadi pembayarannya melalui Bank Jateng. Nanti kami juga akan coba komunikasikan dengan Bank Jateng," jelasnya. 

Untuk menguji kebenaran surat kontrak yang dijadikan jaminan, imbuhnya, perbankan bisa mengkonfirmasi langsung kepada pengguna anggaran. Sehingga, memenuhi unsur prudent. Terlebih lagi jika pembayaran kontrak kerjanya melalui Bank Jateng. Bank bisa langsung memotong angsuran pembiayaan, ketika pekerjaannya sudah dibayar. 

Ketua DPD Inkindo Jawa Tengah Thomason Lutfie menyampaikan, saat ini Inkindo Jawa Tengah memiliki 460 anggota. Hampir 90% anggota Inkindo merupakan perusahaan konsultan skala kecil. Maka dari itu, untuk mensejahterahkan anggotanya dan membangun kemandirian, Inkindo kemudian bertekad membentuk koperasi. Tujuan utamanya adalah memudahkan anggotanya untuk mendapatkan akses pembiayaan, sehingga usahanya bisa berjalan dengan baik. 

"Saya mengajukan usulan. Mungkin ini tidak menjadi favorit, tapi menjadi unggulan. Kita akan buka koperasi tanpa agunan dan tanpa bunga, agar anggota berdaya dan tidurnya nyenyak," kata Thomas.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu