Follow Us :              

Sering Terabaikan, Sekda Ingatkan Peran Penting Arsip Sebagai Acuan Kebijakan

  26 October 2022  |   09:00:00  |   dibaca : 120 
Kategori :
Bagikan :


Sering Terabaikan, Sekda Ingatkan Peran Penting Arsip Sebagai Acuan Kebijakan

26 October 2022 | 09:00:00 | dibaca : 120
Kategori :
Bagikan :

Foto : Ebron (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Ebron (Humas Jateng)

KAB. SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/ kota yang meraih nilai sangat memuaskan dalam pengawasan kearsipan internal dan eksternal. Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, pada acara Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip. 

Penghargaan pengawasan kearsipan internal diberikan kepada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) terbaik. Peringkat pertama diraih oleh Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Di ranking berikutnya berturut-turut diduduki oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan RSUD Margono Soekarjo. 

Sementara penghargaan pengawasan kearsipan eksternal, diberikan kepada pemerintah kabupaten/ kota. Tiga terbaiknya, berurutan dari peringkat pertama hingga ketiga adalah Kabupaten Kebumen, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan. 

Sekda mengapresiasi OPD dan pemerintah kabupaten/ kota yang telah serius mengelola arsipnya. Menurutnya, pengelolaan arsip sampai saat ini masih sering diabaikan. Padahal, kegiatan mengarsipkan adalah bagian dari tanggungjawab melaksanakan amanah pekerjaan. 

"Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip, kita menyadarkan kembali bahwa kita ini tidak hanya menjalankan amanah untuk melaksanakan kegiatan. Tapi kita punya amanah yang lain, yang selama ini kita lupakan. Teman-teman di keuangan pasti paham betul, problem administrasi itu di keuangan. Pelaksanaan kegiatan sering mengabaikan administrasi. Ini arsip, tidak hanya pertanggungjawaban keuangan. Semua hal," papar Sekda usai penyerahan penghargaan di Hotel Griya Persada Bandungan, Rabu (26/10/2022). 

Sekda menegaskan, arsip punya peran sangat penting karena menjadi salah satu sumber data pemerintah. Tanpa pengelolaan arsip yang baik, pemerintah akan kesulitan untuk melakukan analisa dan mengambil kebijakan dengan tepat. Apalagi, SDM di pemerintahan seringkali terjadi pergeseran. 

"Ada geser karena mutasi, karena jabatan, karena promosi, geser karena memang pensiun. Sehingga, apa yang kita lakukan harus didokumentasikan secara kearsipan. Supaya penerus-penerus kita bisa memperoleh (arsip) dengan mudah. Ini sangat penting karena apa? Banyak kebijakan yang kita ambil mendasarkan data-data tahun lalu," jelasnya.


Bagikan :

KAB. SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan penghargaan kepada organisasi perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/ kota yang meraih nilai sangat memuaskan dalam pengawasan kearsipan internal dan eksternal. Penghargaan diserahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, pada acara Rapat Koordinasi Pengawasan Kearsipan dan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip. 

Penghargaan pengawasan kearsipan internal diberikan kepada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) terbaik. Peringkat pertama diraih oleh Rumah Sakit Jiwa Daerah Surakarta. Di ranking berikutnya berturut-turut diduduki oleh Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan RSUD Margono Soekarjo. 

Sementara penghargaan pengawasan kearsipan eksternal, diberikan kepada pemerintah kabupaten/ kota. Tiga terbaiknya, berurutan dari peringkat pertama hingga ketiga adalah Kabupaten Kebumen, Kabupaten Pekalongan dan Kota Pekalongan. 

Sekda mengapresiasi OPD dan pemerintah kabupaten/ kota yang telah serius mengelola arsipnya. Menurutnya, pengelolaan arsip sampai saat ini masih sering diabaikan. Padahal, kegiatan mengarsipkan adalah bagian dari tanggungjawab melaksanakan amanah pekerjaan. 

"Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip, kita menyadarkan kembali bahwa kita ini tidak hanya menjalankan amanah untuk melaksanakan kegiatan. Tapi kita punya amanah yang lain, yang selama ini kita lupakan. Teman-teman di keuangan pasti paham betul, problem administrasi itu di keuangan. Pelaksanaan kegiatan sering mengabaikan administrasi. Ini arsip, tidak hanya pertanggungjawaban keuangan. Semua hal," papar Sekda usai penyerahan penghargaan di Hotel Griya Persada Bandungan, Rabu (26/10/2022). 

Sekda menegaskan, arsip punya peran sangat penting karena menjadi salah satu sumber data pemerintah. Tanpa pengelolaan arsip yang baik, pemerintah akan kesulitan untuk melakukan analisa dan mengambil kebijakan dengan tepat. Apalagi, SDM di pemerintahan seringkali terjadi pergeseran. 

"Ada geser karena mutasi, karena jabatan, karena promosi, geser karena memang pensiun. Sehingga, apa yang kita lakukan harus didokumentasikan secara kearsipan. Supaya penerus-penerus kita bisa memperoleh (arsip) dengan mudah. Ini sangat penting karena apa? Banyak kebijakan yang kita ambil mendasarkan data-data tahun lalu," jelasnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu