Follow Us :              

Buka Porsadin VI Jawa Tengah, Gubernur: Akan Jadi Ajang Pencarian Bakat yang Bagus

  03 November 2022  |   19:00:00  |   dibaca : 57 
Kategori :
Bagikan :


Buka Porsadin VI Jawa Tengah, Gubernur: Akan Jadi Ajang Pencarian Bakat yang Bagus

03 November 2022 | 19:00:00 | dibaca : 57
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

KUDUS - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) VI tingkat Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Kudus, Kamis (3/11/2022) malam. Gubernur berharap dari perhelatan itu menjadi ajang  unjuk bakat dan prestasi para siswa Madrasah Diniyah untuk disiapkan dalam event yang lebih besar. 

"Kita harapkan ini menjadi ajang untuk kita bisa tahu anak-anak kita para santri yang tidak hanya pintar mengaji karena dia punya talenta-talenta yang lain. Mudah-mudahan bakat seninya dan olahraganya kelihatan di sini," katanya usai membuka Porsadin VI tingkat Jawa Tengah. 

Anak-anak yang berprestasi dan memiliki bakat dan potensi besar dalam bidang olahraga dan seni itu kemudian harus dicatat. Mereka harus dikembangkan dan disiapkan agar kelak dapat menjadi wakil dari Jawa Tengah maupun Indonesia di ajang seni atau olahraga tingkat nasional dan internasional. 

"Maka saya minta para ustadz dan ustadzahnya, para pendamping, guru, dan para pengasuhnya untuk mencatat, mereka yang punya bakat-bakat hebat itu, kembangkan. Nanti keluarkan ke arena-arena yang terbuka, ikutkan PON. Kalau memang dia bagus, ikutkan Sea Games, Asian Games, sampai olimpiade. Sehingga mereka akan bisa optimal betul," ungkapnya. 

Pelaksanaan Porsadin VI tersebar di berbagai tempat seperti pendopo kabupaten, GOR Wergu, SMA Al-Ma’ruf Kudus dan beberapa tempat lainnya. Selama perhelatan juga ada pameran UMKM di halaman pendopo Kabupaten Kudus. Perhelatan ini diharapkan akan mendorong para santri untuk jauh lebih semangat menujukkan bakat dan potensi milik mereka, yang mungkin selama ini belum banyak diketahui. 

"Tentu saja situasi ini akan bisa mendorong anak-anak atau para santri jauh lebih bersemangat, dan mereka bisa "unjuk gigi". Kalau untuk mengaji itu urusanku, tapi untuk olahraga silakan tanding sama aku. Keren itu. Itu akan menjadi ajang pencarian bakat yang bagus," katanya. 

Porsadin VI tingkat Jawa Tengah ini termasuk perhelatan yang digelar paling meriah jika dibandingkan dengan event yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Event dua tahunan ini diikuti kontingen dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mereka merupakan perwakilan dari cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah dari masing-masing daerah. 

Porsadin VI Jawa Tengah digelar pada tanggal 3-5 November. Cabang olahraga yang dilombakan antara lain tenis meja, bulu tangkis, catur dan lari. Sementara bidang seni melombakan MTQ, pidato, cerdas cermat diniyah, Tahfidz juz Amma, MQK Safinatun Najah, Murottal wa Imla’, kaligrafi, puisi islami, serta pidato bahasa Arab dan Indonesia.


Bagikan :

KUDUS - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membuka Pekan Olahraga dan Seni Diniyah (Porsadin) VI tingkat Jawa Tengah di Alun-alun Kabupaten Kudus, Kamis (3/11/2022) malam. Gubernur berharap dari perhelatan itu menjadi ajang  unjuk bakat dan prestasi para siswa Madrasah Diniyah untuk disiapkan dalam event yang lebih besar. 

"Kita harapkan ini menjadi ajang untuk kita bisa tahu anak-anak kita para santri yang tidak hanya pintar mengaji karena dia punya talenta-talenta yang lain. Mudah-mudahan bakat seninya dan olahraganya kelihatan di sini," katanya usai membuka Porsadin VI tingkat Jawa Tengah. 

Anak-anak yang berprestasi dan memiliki bakat dan potensi besar dalam bidang olahraga dan seni itu kemudian harus dicatat. Mereka harus dikembangkan dan disiapkan agar kelak dapat menjadi wakil dari Jawa Tengah maupun Indonesia di ajang seni atau olahraga tingkat nasional dan internasional. 

"Maka saya minta para ustadz dan ustadzahnya, para pendamping, guru, dan para pengasuhnya untuk mencatat, mereka yang punya bakat-bakat hebat itu, kembangkan. Nanti keluarkan ke arena-arena yang terbuka, ikutkan PON. Kalau memang dia bagus, ikutkan Sea Games, Asian Games, sampai olimpiade. Sehingga mereka akan bisa optimal betul," ungkapnya. 

Pelaksanaan Porsadin VI tersebar di berbagai tempat seperti pendopo kabupaten, GOR Wergu, SMA Al-Ma’ruf Kudus dan beberapa tempat lainnya. Selama perhelatan juga ada pameran UMKM di halaman pendopo Kabupaten Kudus. Perhelatan ini diharapkan akan mendorong para santri untuk jauh lebih semangat menujukkan bakat dan potensi milik mereka, yang mungkin selama ini belum banyak diketahui. 

"Tentu saja situasi ini akan bisa mendorong anak-anak atau para santri jauh lebih bersemangat, dan mereka bisa "unjuk gigi". Kalau untuk mengaji itu urusanku, tapi untuk olahraga silakan tanding sama aku. Keren itu. Itu akan menjadi ajang pencarian bakat yang bagus," katanya. 

Porsadin VI tingkat Jawa Tengah ini termasuk perhelatan yang digelar paling meriah jika dibandingkan dengan event yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Event dua tahunan ini diikuti kontingen dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Mereka merupakan perwakilan dari cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah dari masing-masing daerah. 

Porsadin VI Jawa Tengah digelar pada tanggal 3-5 November. Cabang olahraga yang dilombakan antara lain tenis meja, bulu tangkis, catur dan lari. Sementara bidang seni melombakan MTQ, pidato, cerdas cermat diniyah, Tahfidz juz Amma, MQK Safinatun Najah, Murottal wa Imla’, kaligrafi, puisi islami, serta pidato bahasa Arab dan Indonesia.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu