Follow Us :              

Jawa Tengah Lima Kali Raih Predikat Provinsi Terbaik Keterbukaan Informasi Publik

  14 December 2022  |   10:00:00  |   dibaca : 334 
Kategori :
Bagikan :


Jawa Tengah Lima Kali Raih Predikat Provinsi Terbaik Keterbukaan Informasi Publik

14 December 2022 | 10:00:00 | dibaca : 334
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

BANTEN - Gubernur Ganjar Pranowo kembali berhasil membawa Jawa Tengah sebagai pemerintah provinsi terbaik dalam keterbukaan informasi publik. Anugerah dari Komisi Informasi Pusat itu langsung diterima Gubernur, di Hotel Atria Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (14/12). Kemarin, Selasa (13/12) Gubernur juga menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah pembina HAM terbaik dari Wakil Presiden. 

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini diraih Jawa Tengah untuk yang kelima kalinya di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo. Penganugerahan di tahun 2022 ini, diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. 

Pada penganugerahan ke lima ini, Gubenur mengungkap rahasianya sehingga mampu meraih nilai nyaris sempurna itu. Menurutnya karena komitmen memperbaiki diri dan mempublikasikan informasi di luar indikator Komisi Informasi. 

“Kami mencoba memberikan informasi yang tidak masuk dikriteria, dan itu kekinian. Apa itu? Medsos,” tegasnya. 

Hal itu pun sesuai dengan yang disampaikan Menko Polhukkam Mahfud MD dalam sambutannya. Bahwa  media sosial menjadi modal badan publik memulai mengelola keterbukaan informasi dengan baik. 

“Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Orang boleh nutupin seperti apapun, tapi kalau video sudah ditempel (posting) ke objeknya maka semua akan jadi terbuka. Tidak usah risih kalau kita bersih,” tegasnya. 

Turut disampaikan, capaian Pemprov Jawa Tengah ini tidak bisa terjadi tanpa kerja keras para ASN-nya. Gubernur mengatakan, penganugerahan ini adalah bukti dari komitmen mereka tersebut. 

“Alhamdulillah hari ini mencapai puncaknya. Lima kali berturut-turut, menurut saya ini pertunjukkan komitmen dari kawan-kawan di Pemprov Jawa Tengah untuk membuka informasi seluas-luasnya,” tandasnya. 

Sejak 2018, Gubernur membawa Jawa Tengah selalu menjadi juara pertama dan provinsi terbaik nasional keterbukaan informasi publik. Kemudian tahun 2019, Jawa Tengah kembali mendapat predikat sebagai provinsi paling informatif. Tradisi baik sebagai provinsi informatif itu dilanjutkan pada tahun 2020 dan tahun 2021.


Bagikan :

BANTEN - Gubernur Ganjar Pranowo kembali berhasil membawa Jawa Tengah sebagai pemerintah provinsi terbaik dalam keterbukaan informasi publik. Anugerah dari Komisi Informasi Pusat itu langsung diterima Gubernur, di Hotel Atria Serpong, Tangerang, Banten, Rabu (14/12). Kemarin, Selasa (13/12) Gubernur juga menerima penghargaan sebagai Pemerintah Daerah pembina HAM terbaik dari Wakil Presiden. 

Anugerah Keterbukaan Informasi Publik ini diraih Jawa Tengah untuk yang kelima kalinya di bawah kepemimpinan Ganjar Pranowo. Penganugerahan di tahun 2022 ini, diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. 

Pada penganugerahan ke lima ini, Gubenur mengungkap rahasianya sehingga mampu meraih nilai nyaris sempurna itu. Menurutnya karena komitmen memperbaiki diri dan mempublikasikan informasi di luar indikator Komisi Informasi. 

“Kami mencoba memberikan informasi yang tidak masuk dikriteria, dan itu kekinian. Apa itu? Medsos,” tegasnya. 

Hal itu pun sesuai dengan yang disampaikan Menko Polhukkam Mahfud MD dalam sambutannya. Bahwa  media sosial menjadi modal badan publik memulai mengelola keterbukaan informasi dengan baik. 

“Tidak boleh ada yang ditutup-tutupi. Orang boleh nutupin seperti apapun, tapi kalau video sudah ditempel (posting) ke objeknya maka semua akan jadi terbuka. Tidak usah risih kalau kita bersih,” tegasnya. 

Turut disampaikan, capaian Pemprov Jawa Tengah ini tidak bisa terjadi tanpa kerja keras para ASN-nya. Gubernur mengatakan, penganugerahan ini adalah bukti dari komitmen mereka tersebut. 

“Alhamdulillah hari ini mencapai puncaknya. Lima kali berturut-turut, menurut saya ini pertunjukkan komitmen dari kawan-kawan di Pemprov Jawa Tengah untuk membuka informasi seluas-luasnya,” tandasnya. 

Sejak 2018, Gubernur membawa Jawa Tengah selalu menjadi juara pertama dan provinsi terbaik nasional keterbukaan informasi publik. Kemudian tahun 2019, Jawa Tengah kembali mendapat predikat sebagai provinsi paling informatif. Tradisi baik sebagai provinsi informatif itu dilanjutkan pada tahun 2020 dan tahun 2021.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu