Follow Us :              

Buka Pameran Damalung Blueprint, Taj Yasin Bangga Anak Muda Lestarikan Budaya

  14 January 2023  |   10:00:00  |   dibaca : 96 
Kategori :
Bagikan :


Buka Pameran Damalung Blueprint, Taj Yasin Bangga Anak Muda Lestarikan Budaya

14 January 2023 | 10:00:00 | dibaca : 96
Kategori :
Bagikan :

Foto : Rinto (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Rinto (Humas Jateng)

SALATIGA - Upaya pelestarian kebudayaan yang dilakukan kelompok seni Tridhatu mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Pameran karya dan data yang digelar bertajuk "Damalung Blueprint" oleh Tridhatu, dibuka secara langsung oleh orang nomor dua di Jateng ini.

Pameran yang digelar di 1915 Arts Koffie Huis Salatiga itu berisi karya lukisan, instalasi, serta data riset naskah kuno yang dilakukan oleh Tridhatu beserta tim riset. Wagub Taj Yasin, menyampaikan apresiasinya terhadap anak-anak muda yang mau berupaya melestarikan budaya warisan nenek moyang tersebut. 

"Nah ini yang harus kita bukukan, untuk menjadi sebuah kisah, cerita tersendiri bahwa negara kita ini bukan hanya kaya akan buminya akan tetapi juga kebudayaannya," kata Taj Yasin usai acara, Sabtu (14/01/2023). 

Kegiatan semacam ini, imbuh Taj Yasin, dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk melakukan hal serupa. Diharapkan, semakin banyak juga masyarakat yang mengerti soal nilai budaya sebagai sebuah kekayaan. 

Wagub berpendapat, apabila semakin banyak anak muda melakukan dan menginformasikan ke masyarakat, rasa cinta terhadap bangsa Indonesia akan semakin kental.  

"Ini yang kami apresiasi, semoga apa yang saat ini ditampilkan bisa menginspirasi kita semua bagaimana kebudayaan itu ada," imbuhnya. 

Lebih jauh, wagub menilai dengan adanya acara seperti ini, maka berpotensi menjadi dukungan pariwisata di Jateng. Menurutnya, jejak kebudayaan yang ada di Jawa Tengah sangat banyak dan beragam. Sehingga, lanjutnya, apabila dikemas dan dikelola secara tepat bisa memiliki segmen wisata tersendiri. Artinya, hal itu menambah pintu masuk wisata ke Jateng. 

"Dan kalau ini kita munculkan, bersama sama kita tampilkan kita informasikan ke masyarakat luas, saya yakin wisatawan mancanegara akan tertarik, karena mereka itu biasa lebih kepada cerita, lebih kepada kisah. Yang mereka butuhkan tidak hanya satu dua hari tapi beberapa minggu, dan berdampak pada perekonomian masyarakat," paparnya.


Bagikan :

SALATIGA - Upaya pelestarian kebudayaan yang dilakukan kelompok seni Tridhatu mendapat apresiasi dari Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. Pameran karya dan data yang digelar bertajuk "Damalung Blueprint" oleh Tridhatu, dibuka secara langsung oleh orang nomor dua di Jateng ini.

Pameran yang digelar di 1915 Arts Koffie Huis Salatiga itu berisi karya lukisan, instalasi, serta data riset naskah kuno yang dilakukan oleh Tridhatu beserta tim riset. Wagub Taj Yasin, menyampaikan apresiasinya terhadap anak-anak muda yang mau berupaya melestarikan budaya warisan nenek moyang tersebut. 

"Nah ini yang harus kita bukukan, untuk menjadi sebuah kisah, cerita tersendiri bahwa negara kita ini bukan hanya kaya akan buminya akan tetapi juga kebudayaannya," kata Taj Yasin usai acara, Sabtu (14/01/2023). 

Kegiatan semacam ini, imbuh Taj Yasin, dapat menginspirasi lebih banyak anak muda untuk melakukan hal serupa. Diharapkan, semakin banyak juga masyarakat yang mengerti soal nilai budaya sebagai sebuah kekayaan. 

Wagub berpendapat, apabila semakin banyak anak muda melakukan dan menginformasikan ke masyarakat, rasa cinta terhadap bangsa Indonesia akan semakin kental.  

"Ini yang kami apresiasi, semoga apa yang saat ini ditampilkan bisa menginspirasi kita semua bagaimana kebudayaan itu ada," imbuhnya. 

Lebih jauh, wagub menilai dengan adanya acara seperti ini, maka berpotensi menjadi dukungan pariwisata di Jateng. Menurutnya, jejak kebudayaan yang ada di Jawa Tengah sangat banyak dan beragam. Sehingga, lanjutnya, apabila dikemas dan dikelola secara tepat bisa memiliki segmen wisata tersendiri. Artinya, hal itu menambah pintu masuk wisata ke Jateng. 

"Dan kalau ini kita munculkan, bersama sama kita tampilkan kita informasikan ke masyarakat luas, saya yakin wisatawan mancanegara akan tertarik, karena mereka itu biasa lebih kepada cerita, lebih kepada kisah. Yang mereka butuhkan tidak hanya satu dua hari tapi beberapa minggu, dan berdampak pada perekonomian masyarakat," paparnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu