Follow Us :              

Peringati Satu Abad NU, Gubernur dan Presiden Jalan Sehat Bareng Warga

  22 January 2023  |   07:00:00  |   dibaca : 82 
Kategori :
Bagikan :


Peringati Satu Abad NU, Gubernur dan Presiden Jalan Sehat Bareng Warga

22 January 2023 | 07:00:00 | dibaca : 82
Kategori :
Bagikan :

Foto : Slam (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Slam (Humas Jateng)

SURAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Presiden Joko Widodo mengikuti Jalan Sehat dalam rangka perayaan Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Surakarta, Minggu (22/1/2023). Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf, tokoh nasional hingga jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

Lebih dari 35 ribu peserta mengikuti jalan sehat untuk menyambut satu abad NU. Mereka menempuh jarak sekitar 3 kilometer, dengan start dari halaman Pura Mangkunegaran. Gubernur dengan mengenakan kaus warna merah dan topi putih tampak memilih berjalan membaur bersama peserta umum. 

"Menjelang satu abad usia Nahdlatul Ulama hari ini perayaannya meriah, karena kemarin didahului dengan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni). Sehingga hari ini membahagiakan sekali, kira-kira ada 35 ribu orang yang hadir," ujar Gubernur.

Kegiatan kali ini, menurut Gubernur, menjadi momentum kebahagiaan bersama. Kesempatan bagi Presiden dan sejumlah tokoh nasional untuk dapat menyapa langsung masyarakat. "Menyenangkan sekali tadi,  sehingga Pak Presiden juga bisa menyapa masyarakat. Mbak Puan juga hadir, para menteri juga hadir. Menyenangkan hari ini," tuturnya. 

Lebih dari itu, Gubernur menilai event jalan sehat kali ini juga mampu menggeliatkan sektor ekonomi masyarakat. "Hotel penuh, UMKM juga laku. Ada geliat kegembiraan dan ekonomi. Ini rangkaian acara yang menarik, karena bertepatan juga ada Imlek," ujarnya.

Perayaan Harlah Seabad Nahdlatul Ulama (NU) yang meriah tidak lepas dari penghormatan atas upaya NU dalam membidani kelahiran Indonesia dan merawat NKRI. “Kita menyambut gembira (harlah). Pasti akan banyak kontribusi dan ide-ide besar yang akan muncul. Dan tentu NU akan selalu merawat NKRI bersama dengan ormas yang lain," terang Gubernur.


Bagikan :

SURAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Presiden Joko Widodo mengikuti Jalan Sehat dalam rangka perayaan Menuju Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Surakarta, Minggu (22/1/2023). Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPR RI Puan Maharani, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Ketua PBNU KH Yahya Cholil Staquf, tokoh nasional hingga jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

Lebih dari 35 ribu peserta mengikuti jalan sehat untuk menyambut satu abad NU. Mereka menempuh jarak sekitar 3 kilometer, dengan start dari halaman Pura Mangkunegaran. Gubernur dengan mengenakan kaus warna merah dan topi putih tampak memilih berjalan membaur bersama peserta umum. 

"Menjelang satu abad usia Nahdlatul Ulama hari ini perayaannya meriah, karena kemarin didahului dengan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni). Sehingga hari ini membahagiakan sekali, kira-kira ada 35 ribu orang yang hadir," ujar Gubernur.

Kegiatan kali ini, menurut Gubernur, menjadi momentum kebahagiaan bersama. Kesempatan bagi Presiden dan sejumlah tokoh nasional untuk dapat menyapa langsung masyarakat. "Menyenangkan sekali tadi,  sehingga Pak Presiden juga bisa menyapa masyarakat. Mbak Puan juga hadir, para menteri juga hadir. Menyenangkan hari ini," tuturnya. 

Lebih dari itu, Gubernur menilai event jalan sehat kali ini juga mampu menggeliatkan sektor ekonomi masyarakat. "Hotel penuh, UMKM juga laku. Ada geliat kegembiraan dan ekonomi. Ini rangkaian acara yang menarik, karena bertepatan juga ada Imlek," ujarnya.

Perayaan Harlah Seabad Nahdlatul Ulama (NU) yang meriah tidak lepas dari penghormatan atas upaya NU dalam membidani kelahiran Indonesia dan merawat NKRI. “Kita menyambut gembira (harlah). Pasti akan banyak kontribusi dan ide-ide besar yang akan muncul. Dan tentu NU akan selalu merawat NKRI bersama dengan ormas yang lain," terang Gubernur.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu