Follow Us :              

MinyakKita Langka di Pasaran, Gubernur Minta Perketat Pengawasan Distribusi

  15 February 2023  |   12:00:00  |   dibaca : 520 
Kategori :
Bagikan :


MinyakKita Langka di Pasaran, Gubernur Minta Perketat Pengawasan Distribusi

15 February 2023 | 12:00:00 | dibaca : 520
Kategori :
Bagikan :

Foto : Vivi (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Vivi (Humas Jateng)

GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memperketat distribusi minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita. Ganjar berharap cara ini bisa mencegah terjadinya kelangkaan dan penyalahgunaan minyak goreng bersubsidi. 

"Kami perketat. Maka saya minta datanya kemarin kabupaten mana, akan digelontorkan berapa, kapan," kata Gubernur di Desa Keyongan, Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (15/2/2023). Informasi tersebut perlu diberikan, karena di sejumlah pasar di Kota Semarang, didapati MinyaKita masih sulit ditemukan. Padahal distribusi stoknya terus berjalan dari pemerintah pusat.

"Tadi saya cek di beberapa tempat sudah ada, tapi rasa-rasanya masih kurang. Maka penting untuk digelontorkan lagi minyak subsidi dengan merek MinyaKita itu agar masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 14 ribu," katanya.

Turut dikatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar minyak goreng bersubsidi bisa kembali beredar dipasar Jawa Tengah dengan harga murah agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Guna memastikan keberadaan minyak goreng bersubsidi ini, Gubernur juga telah menginstruksikan jajaran bupati dan walikota untuk terus mengecek ketersediaan stok MinyaKita setiap hari.

"Ini cara kami, koordinasi dengan pusat dan saya akan cek terus setiap hari, termasuk kawan-kawan bupati," katanya.

Upaya Pemerintah Jawa Tengah menangani distribusi minyak goreng bersubsidi merk Minyakkita ini, dalam rangka menurunkan angka inflasi. Karena, setelah distribusi tertangani dengan baik, maka kestabilan bahkan penurunan harga minyak di pasaran dapat dilaksanakan. Berkat usaha keras itu, kini angka inflasi di Jateng terus turun di kisaran 5,63 persen per Desember 2022.


Bagikan :

GROBOGAN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memperketat distribusi minyak goreng bersubsidi merek MinyaKita. Ganjar berharap cara ini bisa mencegah terjadinya kelangkaan dan penyalahgunaan minyak goreng bersubsidi. 

"Kami perketat. Maka saya minta datanya kemarin kabupaten mana, akan digelontorkan berapa, kapan," kata Gubernur di Desa Keyongan, Gabus, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (15/2/2023). Informasi tersebut perlu diberikan, karena di sejumlah pasar di Kota Semarang, didapati MinyaKita masih sulit ditemukan. Padahal distribusi stoknya terus berjalan dari pemerintah pusat.

"Tadi saya cek di beberapa tempat sudah ada, tapi rasa-rasanya masih kurang. Maka penting untuk digelontorkan lagi minyak subsidi dengan merek MinyaKita itu agar masyarakat bisa membeli dengan harga Rp 14 ribu," katanya.

Turut dikatakan, pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat agar minyak goreng bersubsidi bisa kembali beredar dipasar Jawa Tengah dengan harga murah agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Guna memastikan keberadaan minyak goreng bersubsidi ini, Gubernur juga telah menginstruksikan jajaran bupati dan walikota untuk terus mengecek ketersediaan stok MinyaKita setiap hari.

"Ini cara kami, koordinasi dengan pusat dan saya akan cek terus setiap hari, termasuk kawan-kawan bupati," katanya.

Upaya Pemerintah Jawa Tengah menangani distribusi minyak goreng bersubsidi merk Minyakkita ini, dalam rangka menurunkan angka inflasi. Karena, setelah distribusi tertangani dengan baik, maka kestabilan bahkan penurunan harga minyak di pasaran dapat dilaksanakan. Berkat usaha keras itu, kini angka inflasi di Jateng terus turun di kisaran 5,63 persen per Desember 2022.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu