Follow Us :              

Sekda Pesankan Integritas pada Istri ASN

  16 May 2023  |   09:00:00  |   dibaca : 430 
Kategori :
Bagikan :


Sekda Pesankan Integritas pada Istri ASN

16 May 2023 | 09:00:00 | dibaca : 430
Kategori :
Bagikan :

Foto : Ebron (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Ebron (Humas Jateng)

SEMARANG - Seorang istri Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib bertanya kepada suaminya jika membawa penghasilan di luar kewajaran sebagai seorang ASN. Jangan sampai suami membawa penghasilan yang sebetulnya tidak menjadi haknya.

"Minta tolong dibantu, kalau panjenengan semua sebagai seorang istri, kalau suami membawa rezeki yang banyak di luar yang dibawa setiap bulan, njenengan wajib bertanya, ini dari mana," tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno, saat menghadiri Halal bi Halal Dharma Wanita Persatuan Jawa Tengah, Selasa (16/05/2023)

Seorang ASN harus berintegritas, tidak melakukan tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme. Karena itu Sekda meminta agar keluarga ASN membiasakan untuk hidup selalu merasa cukup dan tidak membandingkan dengan kecukupan orang lain. 

"Cukup tidak cukup, kita sendiri yang merasakan. Kita jangan mengukur kecukupan itu dengan kecukupan orang lain. Panjenengan (Anda) semua bisa melihat, bagi kita orang itu berlebih, tapi masih mengambil yang bukan haknya," jelasnya.

Sekda pun menganalogikan kekhawatiran makan rezeki haram dengan kekhawatiran menelan air saat berwudhu. Seseorang yang berwudhu biasanya meludah sampai beberapa kali karena khawatir air masuk ke kerongkongan. Padahal, air yang tertelan tidak merugikan. Maka seharusnya, ketika makan dari rezeki yang tidak halal, harus jauh lebih khawatir.  

"Air ini tidak merugikan negara, tidak merugikan orang lain. Kita hati-hatinya kaya gitu. Dan tentu saja ini bisa kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bahwa kita tidak akan memasukkan ke kerongkongan kita, terhadap makanan atau rezeki yang tidak halal," tutupnya.


Bagikan :

SEMARANG - Seorang istri Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib bertanya kepada suaminya jika membawa penghasilan di luar kewajaran sebagai seorang ASN. Jangan sampai suami membawa penghasilan yang sebetulnya tidak menjadi haknya.

"Minta tolong dibantu, kalau panjenengan semua sebagai seorang istri, kalau suami membawa rezeki yang banyak di luar yang dibawa setiap bulan, njenengan wajib bertanya, ini dari mana," tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno, saat menghadiri Halal bi Halal Dharma Wanita Persatuan Jawa Tengah, Selasa (16/05/2023)

Seorang ASN harus berintegritas, tidak melakukan tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme. Karena itu Sekda meminta agar keluarga ASN membiasakan untuk hidup selalu merasa cukup dan tidak membandingkan dengan kecukupan orang lain. 

"Cukup tidak cukup, kita sendiri yang merasakan. Kita jangan mengukur kecukupan itu dengan kecukupan orang lain. Panjenengan (Anda) semua bisa melihat, bagi kita orang itu berlebih, tapi masih mengambil yang bukan haknya," jelasnya.

Sekda pun menganalogikan kekhawatiran makan rezeki haram dengan kekhawatiran menelan air saat berwudhu. Seseorang yang berwudhu biasanya meludah sampai beberapa kali karena khawatir air masuk ke kerongkongan. Padahal, air yang tertelan tidak merugikan. Maka seharusnya, ketika makan dari rezeki yang tidak halal, harus jauh lebih khawatir.  

"Air ini tidak merugikan negara, tidak merugikan orang lain. Kita hati-hatinya kaya gitu. Dan tentu saja ini bisa kita implementasikan dalam kehidupan kita sehari-hari, bahwa kita tidak akan memasukkan ke kerongkongan kita, terhadap makanan atau rezeki yang tidak halal," tutupnya.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu