Follow Us :              

Tingkatkan Penyaluran Kredit ke UMKM, Pj Gubernur Dorong BPR Jadi Kepanjangan Tangan Bank Jateng

  13 November 2023  |   19:00:00  |   dibaca : 434 
Kategori :
Bagikan :


Tingkatkan Penyaluran Kredit ke UMKM, Pj Gubernur Dorong BPR Jadi Kepanjangan Tangan Bank Jateng

13 November 2023 | 19:00:00 | dibaca : 434
Kategori :
Bagikan :

Foto : Sigit (Humas Jateng)

Daftarkan diri anda terlebih dahulu

Foto : Sigit (Humas Jateng)

MAGELANG – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang sebelumnya bernama Bank Perkreditan Rakyat, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan di daerah.

Posisinya yang berada dekat dengan masyarakat di lingkup kecamatan atau perdesaan menjadi sebuah keuntungan tersendiri. Sebab, BPR dapat bersentuhan langsung dengan para pelaku usaha di lingkup tersebut.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., mengatakan, pembangunan dan peningkatan perekonomian daerah, tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, tentunya perlu bersinergi dengan pihak-pihak swasta. Salah satunya dengan menggandeng BPR dalam upaya meningkatkan penyaluran kredit, khususnya bagi pelaku UMKM.

"Saat ini, peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, di wilayah Jawa Tengah, telah diarahkan untuk didukung secara proaktif oleh perbankan,” katanya saat menghadiri Penandatanganan Kerja Sama Bank Jateng dan BPR tentang Pemanfaatan Produk, Layanan dan Teknologi di Plataran Heritage, Magelang, Senin (13/11/2023) malam.  

Upaya tersebut, lanjut Pj Gubernur, tentunya bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sektor UMKM di daerah masing-masing. 

Pj Gubernur pun menyambut baik sinergi Bank Jateng dan BPR yang diwujudkan dalam Penandatanganan Kerja Sama tentang Pemanfaatan Produk, Layanan dan Teknologi tersebut.

“Terkait sinergitas, (Pemprov) ini melakukan komunikasi, kerja sama dengan kelompok lain, sehingga kita bisa saling melengkapi atau dilengkapi untuk mencapai tujuan, tentunya yang lebih besar,” ucapnya.

Diketahui dalam kerja sama tersebut, terdapat 274 BPR yang terlibat guna mewujudkan tantangan di era financial technology atau teknologi keuangan di masa kini.

“Ini suatu hal yang sangat positif, dan tentunya bisa dikembangkan kembali. Kami harapkan, BPR ini menjadi kepanjangan tangan (dari) Bank Jateng," katanya. 

Seiring dengan kerja sama yang telah terjalin, Pj Gubernur berpesan agar profesionalitas dan kualitas perbankan terus ditingkatkan. Beberapa cara yang dapat dilakukan, yakni dengan meningkatkan kinerja, kemampuan Sumber Daya Manusia, dan layanan kepada masyarakat. Selain itu, juga memperluas jaringan dan memperbaiki sistem pengawasan perbankan.


Bagikan :

MAGELANG – Bank Perekonomian Rakyat (BPR) yang sebelumnya bernama Bank Perkreditan Rakyat, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keuangan di daerah.

Posisinya yang berada dekat dengan masyarakat di lingkup kecamatan atau perdesaan menjadi sebuah keuntungan tersendiri. Sebab, BPR dapat bersentuhan langsung dengan para pelaku usaha di lingkup tersebut.

Pj Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Nana Sudjana A.S., M.M., mengatakan, pembangunan dan peningkatan perekonomian daerah, tidak bisa dilakukan sendiri. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, tentunya perlu bersinergi dengan pihak-pihak swasta. Salah satunya dengan menggandeng BPR dalam upaya meningkatkan penyaluran kredit, khususnya bagi pelaku UMKM.

"Saat ini, peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, di wilayah Jawa Tengah, telah diarahkan untuk didukung secara proaktif oleh perbankan,” katanya saat menghadiri Penandatanganan Kerja Sama Bank Jateng dan BPR tentang Pemanfaatan Produk, Layanan dan Teknologi di Plataran Heritage, Magelang, Senin (13/11/2023) malam.  

Upaya tersebut, lanjut Pj Gubernur, tentunya bertujuan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sektor UMKM di daerah masing-masing. 

Pj Gubernur pun menyambut baik sinergi Bank Jateng dan BPR yang diwujudkan dalam Penandatanganan Kerja Sama tentang Pemanfaatan Produk, Layanan dan Teknologi tersebut.

“Terkait sinergitas, (Pemprov) ini melakukan komunikasi, kerja sama dengan kelompok lain, sehingga kita bisa saling melengkapi atau dilengkapi untuk mencapai tujuan, tentunya yang lebih besar,” ucapnya.

Diketahui dalam kerja sama tersebut, terdapat 274 BPR yang terlibat guna mewujudkan tantangan di era financial technology atau teknologi keuangan di masa kini.

“Ini suatu hal yang sangat positif, dan tentunya bisa dikembangkan kembali. Kami harapkan, BPR ini menjadi kepanjangan tangan (dari) Bank Jateng," katanya. 

Seiring dengan kerja sama yang telah terjalin, Pj Gubernur berpesan agar profesionalitas dan kualitas perbankan terus ditingkatkan. Beberapa cara yang dapat dilakukan, yakni dengan meningkatkan kinerja, kemampuan Sumber Daya Manusia, dan layanan kepada masyarakat. Selain itu, juga memperluas jaringan dan memperbaiki sistem pengawasan perbankan.


Bagikan :
Daftarkan diri anda terlebih dahulu