Foto : Adit (Humas Jateng)
Foto : Adit (Humas Jateng)
SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi keanekaragaman budaya, agama, dan etnis yang tumbuh di Kauman, Kota Semarang. Menurutnya, kerukunan umat beragama yang terjalin di wilayah tersebut bisa dijadikan contoh di daerah lain.
Hal itu disampaikannya dalam acara Peresmian Asrama Nyai Hj Asomah Turmudzi dan Majelis Ta'lim Riyadi Solichah di Pesantren Raudlatul Quran, Kampung Pompa, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Selasa, 13 Januari 2026.
Wagub menilai, Kampung Kauman memiliki identitas yang unik. Selain itu, kehidupan perekonomian dan pendidikan di daerah tersebut juga berjalan beriringan. Bahkan, Kampung Kauman mampu menjadi contoh kerukunan masyarakat yang hidup berdampingan dengan berbagai etnis.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan pendidikan Al-Quran di daerah Kauman.
"Saya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat berterima kasih kepada para tokoh, yang sudah mendukung perkembangan pesantren Raudlatul Quran ini," katanya.
Pada kesempatan itu, Wagub juga menyerahkan tali asih (bisyarah) kepada 23 santri penghafal Al-Qur’an. Pemberian tali asih merupakan salah satu program yang diprioritaskan oleh Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wagub, Taj Yasin Maimoen, untuk para penghafal kitab suci di wilayahnya.
SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengapresiasi keanekaragaman budaya, agama, dan etnis yang tumbuh di Kauman, Kota Semarang. Menurutnya, kerukunan umat beragama yang terjalin di wilayah tersebut bisa dijadikan contoh di daerah lain.
Hal itu disampaikannya dalam acara Peresmian Asrama Nyai Hj Asomah Turmudzi dan Majelis Ta'lim Riyadi Solichah di Pesantren Raudlatul Quran, Kampung Pompa, Kelurahan Kauman, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Selasa, 13 Januari 2026.
Wagub menilai, Kampung Kauman memiliki identitas yang unik. Selain itu, kehidupan perekonomian dan pendidikan di daerah tersebut juga berjalan beriringan. Bahkan, Kampung Kauman mampu menjadi contoh kerukunan masyarakat yang hidup berdampingan dengan berbagai etnis.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi terhadap pengembangan pendidikan Al-Quran di daerah Kauman.
"Saya mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat berterima kasih kepada para tokoh, yang sudah mendukung perkembangan pesantren Raudlatul Quran ini," katanya.
Pada kesempatan itu, Wagub juga menyerahkan tali asih (bisyarah) kepada 23 santri penghafal Al-Qur’an. Pemberian tali asih merupakan salah satu program yang diprioritaskan oleh Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., dan Wagub, Taj Yasin Maimoen, untuk para penghafal kitab suci di wilayahnya.
Berita Terbaru